MDInsight: Skala Prioritas Investasi Ibu Bekerja

Dana kesehatan, pendidikan, membeli rumah, pensiun, liburan. Kira-kira mana yang menempati urutan pertama sampai terakhir skala prioritas para mommies? Siapa tahu, bisa jadi referensi mommies, mengatur keuangan keluarga.

Topik keuangan selalu menarik untuk dibicarakan, dalam ranah apapun. Mau itu masih single, sudah menikah, terlebih sudah punya anak. Status orangtua akan mengondisikan kita merancang masa depan keluarga, salah satunya untuk si kecil. Dan sudah rahasia umum, pos terpenting ada di soal dana. Masalahnya, nggak mungkin hanya anak saja dong, yang dipikirin? Masa iya, nggak liburan keluarga? Mau punya rumah idaman, belum lagi kalau pasangan dan anak sakit. Semua itu butuh yang namanya investasi, nggak mungkin mengandalkan orang lain, apalagi mengharapakan keajaiban hujan uang *__*

Baca juga:

Pintar Atur Keuangan Keluarga, Pangkal Disayang Suami

3 Cara Ampuh Mengelola Gaji Bulanan

MDInsight: Skala Prioritas Investasi Ibu Bekerja - Mommies Daily

Nah, beberapa waktu lalu kami mengadakan survey terhadap 1.200 responden ibu-ibu millennial yang bekerja, yaitu mereka yang lahir di awal 70-an sampai akhir tahun 1990. Status bekerja di sini, tak terbatas bekerja kantoran, tapi juga bisa mempunya usaha sendiri. Dari para mommies ini, kami mendapatkan insight yang menarik soal skala prioritas invetasi ibu bekerja, mau tahu nggak bagaimana urutannya?

1. Dana pendidikan

Orangtua zaman sekarang kayaknya bisa mendadak panas dingin, deh kalau mendengar perkiraan biaya sekolah anak-anak, hahaha. Untuk masuk SD saja, dibutuhkan dana belasan hingga puluhan juta. Makanya nggak heran, sih, dana pendidikan menempati urutan pertama. Lalu kalau saya menyelami alasan teman-teman saya yang notabene ibu millennial, adalah semakin terbuka arus informasi mengenai A-Z menyoal pendidikan anak. Mereka punya banyak sumber pembanding, antara metode pendidikan antar sekolah tertentu. Otomatis kesadaran memberikan sarana pendidikan sebaik mungkin ke kecil, juga makin tinggi. Kalau saya pernah bilang ke pak suami “Saya pribadi nggak masalah menurunkan standar hidup. Tapi kalau soal pendidikan Jordy, saya tidak bisa tawar menawar, harus yang terbaik.”

Baca juga:

Ini Dia, Biaya Masuk SD Swasta di Tangerang dan Bekasi Tahun 2017-2018

Biaya Beberapa SD di Jakarta, Depok dan Bogor

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

2. Dana kesehatan

Makin zaman maju, mommies engeh nggak, makin banyak juga penyakit yang bermunculan? Kayaknya ada aja, ya, kita mendengar si A sakit ini, si B sakit itu. Kabar seperti ini, untuk saya pribadi cukup membuat degdegan. Ditambah gaya hidup, pola makan yang bisa dibilang nggak 100% sehat. Sudah jaga makan, tapi pas di jalanan kena asap polusi, terpapar asap rokok dari teman dan seterusnya. Situasi ini membuat para ibu memilih tindakan preventif, paling banyak sih berupa asuransi kesehatan pribadi, maupun ikutan program pemerintah seperti BPJS kesehatan.

Baca juga:

Kenapa HARUS Ikut BPJS Kesehatan? Ini Dia 5 Alasannya!

3. Dana membeli rumah/renovasi/membeli rumah yang lebih besar

Walau rumah sekarang harganya udah selangit, tapi saya perhatikan para pasangan orangtua tetap punya tekad bulat untuk menyediakan dana membeli rumah. Ada yang membeli untuk investasi, ada pula yang sudah lama memiliki rumah, tapi mau direnovasi agar menjadi rumah idaman.

Baca juga: Mau Membeli Rumah? Lakukan Cara Cermat Ini Lebih Dulu

4. Dana pensiun

Usia produktif manusia kan ada batasnya. Inilah yang menjadi salah satu alasan, keluarga masa kini berbondong-bondong menyiapakan dana pensiun mereka. Terlebih kini Bank juga mempunyai aneka produk keuangan yang dapat mewujudkan hari tua yang tetap berkualitas. Mau kan, pas nanti udah nggak kerja, anak udah pada nikah, mommies dan pasangan tetap bisa jalan-jalan dan menikmati hidup? Minimal, nggak menyusahkan hidup anak.

Baca juga:

Kiat Mempersiapkan Dana Pensiun untuk Stay At Home Mom, Working Mom dan Single Working Mom

5. Dana liburan

Sudah lelah bekerja, anak sehari-hari sekolah. Mosok iya, nggak ada ritual liburan? Setidaknya setahun sekali, deh. Nggak harus keluar negeri juga kan? Intinya disesuaikan dengan budget keuangan keluarga saja. Kegiatan liburan makin dimudahkan dengan hadirnya tiket murah dari berbagai maskapai penerbangan. Jadi, nggak apa dong mempunyai tabungan khusus untuk dana liburan keluarga, supaya sebagai orangtua tetap waras. Dan anak-anak bisa belajar banyak hal baru lewat liburan.

Baca juga:

6 Alasan Mommies Harus Traveling Bersama si Kecil di Tahun Pertamanya

Ketika (Harus) Liburan Mendadak, Perhatikan 4 Hal Ini Dulu

Mulai sekarang nggak ada lagi dong istilah menunda investasi untuk ke lima pos di atas?


Post Comment