Embrace Your Life, Motto yang Membuat Bianca Febriani Mampu Menjalani Hidup Pasca Bercerai

Just embrace your life adalah motto hidup Bianca Febriani ketika menjalani perceraian. Bagaimana dia membantu dirinya sendiri dan anak-anak untuk melewati masa ini?

Sebagai seorang ibu bekerja di perusahaan retail Kanmo Group, Bianca Febriani (39 tahun) sempat menjalani kehidupan pernikahan selama sembilan tahun. Namun, ketika pernikahannya harus berakhir, Bianca terbukti mampu melewati ini semua, tak hanya untuk dirinya sendiri, namun juga untuk dua putra-putrinya: Damian (11 tahun) dan Alexandra (10 tahun).

Baca juga:

Nasihat Tentang Pernikahan Untuk Kedua Anak Saya dari Seorang Mama yang Bercerai

Berikut hasil obrolan saya dengan Bianca yang ternyata memiliki dua prinsip dalam hidupnya. Apa lagi prinsip yang lain selaian embrace her life?

 Hidup pasca bercerai - Mommies Daily

1. Berapa lama menikah sampai akhirnya harus bercerai?

Kira-kira sembilan tahun deh.

2. Apa kekhawatiran terbesar saat akan bercerai?

Khawatir anak-anak tidak bisa menerima dengan baik perpisahan orangtuanya, walaupun sebenarnya saat perceraian itu terjadi, usia anak-anak juga masih kecil ya.

3. Apa yang membuat kamu pada akhirnya mampu baik-baik saja dengan perceraian ini?

Bersyukur banget karena saya memiliki support system yang sangat luar biasa. Mulai dari orang tua, kakak, sahabat dan teman dekat, mereka semua selalu ada kapanpun saya butuh mereka.

Hidup Pasca Bercerai - Mommies daily

4. Hal tersulit yang dirasakan sebagai single mom?

So far paling sulit ketika harus mengajarkan matematika ke anak-anak saya …. Harap maklum, karena saya anak IPS. Ahahahahahaha nggak deng becanda. Hmm apa ya, entahlah, mungkin karena saat ini saya memiliki dua prinsip hidup yang menurut saya cukup atau bahkan sangat membantu sih untuk menerima kenyataan hidup yang saya jalani.

Pertama: Que sera-sera, whatever will be will be dan kedua just embrace your life. Maka ketika ada kesulitan yang hadir di dalam hidup saya, saya jalani aja dulu semuanya, karena saya percaya pada akhirnya akan diberikan jalan keluar kok sama Tuhan.

5. Bagaimana menjaga hubungan dengan mantan suami?

Alhamdullillah so far so good. Anak-anak biasanya ketemu bapaknya satu sampai dua kali dalam sebulan. Mereka juga hampir setiap hari berbicara via telepon.

6. Tips atau survival guide untuk single mom lain?

– Jangan berlarut-larut atau tenggelam dalam kesedihan.
- Always think, this is just a phase in life.
– Jangan malu untuk cerita atau curhat ke orang lain yang memang kita percaya. Jangan semua disimpan sendiri.
– Atau bisa juga ikutan forum untuk single mom, ini membantu juga untuk kita bisa saling berbagi dan dapat support.
– Pergi me time bersama teman-teman.
– Cari rutinitas baru (ikut yoga kek, zumba, les bikin keramik, apa aja selama muatanya positif.)
– Kalau ada rejeki lebih, travelling bersama anak-anak.

Itu semua sih yang membuat saya bisa bertahan dengan status single dan menjalani hidup pasca bercerai.

Baca juga:

Bercerai Lalu Bahagia, Bagaimana Caranya?

7. Bagaimana menjelaskan ke anak-anak dan apa yang membuat anak-anak akhirnya menerima dengan baik?

Karena anak-anak masih kecil pada saat perceraian terjadi, kami menjelaskan dengan bahasa yang mudah mereka mengerti. Intinya, walaupun kedua orang tuanya sudah berpisah, mereka tetap anak Ayah dan Ibu. Nggak ada yang berubah. Mereka tetap bisa bertemu ayahnya kapan pun mereka mau. Alhamdullilah sampai sekarang baik-baik aja.

Well, mencari kegiatan yang membuat kita bisa merasa bahagia memang nggak salah kok, karena ketika kita bahagia, maka kita bisa lebih siap menghadapi semua masalah dan paling penting, anak-anak memang butuh orangtua yang bahagia, bukan?

Baca juga:

Membesarkan Anak Tanpa Figur Ayah


Post Comment