Lakukan 8 Hal Menyenangkan Ini Saat Jauh dari Gadget

Ditulis oleh: Saskia Elizabeth

Kadang kita suka merasa mati gaya kalau sedang tidak memegang gadget. Padahal, kalau kita mau kita bisa lakukan 8 hal menyenangkan ini saat jauh dari gadget.

Weekend sebentar lagi dan bisa menjadi pilihan waktu yang ‘sempurna’ untuk mencoba melakukan kegiatan sesuai judul tulisan saya di atas. Saya nggak tahu dengan mommies yang lain, namun saya pribadi sudah mulai merasa terganggu dengan ketergantungan saya pada gadget. Saat kita merasa khawatir kalau si kecil ketergantungan gadget, pernah nggak kita coba tanya ke diri kita sendiri, “Apakah saya sudah dalam tahap gadget addict?”

Baca juga: Tanda Anak Kecanduan Gadget

Dan, saya sendiri memutuskan untuk berani puasa gadget. Nggak langsung satu hari penuh sih, karena memang agak sulit mengingat saya harus rutin mengecek perbedaan. Jadi saya mencoba di akhir pekan saat kami sekeluarga sudah pasti bersama dan dalam hitungan jam bukan hari. Dimulai dari 6 jam puasa gadget tanpa melirik sedikit pun. Bisa? Bisa! Susah? Hooh! Tapi toch saya berhasil.

Kenapa harus pakai puasa, sih? Tahu nggak mommies, detoks ponsel terbukti membuat saya tidur lebih nyenyak, mata tidak terlalu lelah melihat layar, otot tengkuk tidak pegal karena menunduk terus dan (ini yang paling penting menurut saya)…….. emosi lebih stabil karena tidak terkontaminasi dengan berbagai opini/status/info yang mengganggu pikiran.

Baca juga: 10 Langkah Melakukan Digital Detox

Memangnya apa yang bisa saya lakukan tanpa berdekatan dengan gadget? Eeeeeh, jangan salah! Banyak ternyata hal-hal yang bisa dilakukan dan rasanya ternyata menyenangkan!

saat jauh dari gadget

1. Saya belajar untuk benar-benar merasakan nikmatnya minuman dan makanan yang saya makan. Kalau selama ini saat makan saya suka kebablasan bermain ponsel, saya jadi tidak terlalu peduli dengan rasa. Yang penting masuk mulut, saya kunyah dan saya kenyang. Apa yang saya masukkan ke mulut lewat begitu saja, what’s the point?

2. Ngobrol dan bertatapan langsung dengan sahabat terdekat dan keluarga. Tidak hanya heboh di grup WA, atau membahas sesuatu melaui status sosmed. Duduk bersama, becanda dengan cara old fashion. Datang ke rumah layaknya orang bertamu.

3. Membaca kertas bukan layar. Baca buku/majalah/koran yang sudah lama tidak saya sentuh. Bacaan yang cukup deep, informatif, bermakna dan memotivasi serta memberi inspirasi bagi kita.

4. Memasak. Seru lho! Iseng-iseng selama akhir pekan belanja secukupnya dan masak makanan yang saya sedang inginkan. Mendapat ilmu baru dan dapat menyediakan makanan untuk orang tersayang ini dampaknya luar biasa ternyata.

5. Bermain dengan sensori atau motorik. Bukan hanya anak-anak lho yang perlu kegiatan ini, kita pun sebagai orang dewasa memerlukannya. Jika kita terbiasa menggenggam ponsel dan melakukan olahraga jari, sekarang coba mainkan jari-jari kita secara maksimal dengan bermain pasir di pantai, atau melukis/mewarnai/menggambar. Buatlah sesuatu dari apa yang ada, a little DIY (do it yourself) won’t hurt you.

6. Menulis. Jangan hanya pandai menulis status. Saya mencoba untuk menulis kartu mengucapkan terimakasih yang kemudian saya kirimkan ke beberapa orang-orang terdekat saya. Dan rencana berikutnya? Saya ingin menulis cerita pendek untuk dibacakan pada anak-anak.

7. Declutter your stuff! Selain rajin menghapus percakapan dan foto-foto tidak penting di layar ponsel, saya pun jadi rajin membenahi tempat tinggal kami.

8. Memeluk, memegang tangan, dan mencium orang-orang kesayangan selama dan sesering mungkin. Daripada memberikan pelukan atau ciuman virtual lebih baik beri yang real untuk keluarga tercinta yang selama ini hadir buat kita, kan! Dampaknya sangat luar biasa positif lho!

Jadi, kapan mommies mau memulainya? Kasih tahu saya ya :).


Post Comment