banner-detik
LIFESTYLE

Dampak Kelebihan dan Kekurangan Kolagen pada Kulit, Apa Saja?

author

Dhevita Wulandari08 Aug 2022

Dampak Kelebihan dan Kekurangan Kolagen pada Kulit, Apa Saja?

Beberapa manfaat kolagen dalam tubuh antara lain mengurangi kerutan dan menghaluskan kulit. Namun apa dampaknya jika kelebihan dan kekurangan kolagen?

Menjadi viral di kalangan masyarakat terutama para beauty enthusiast, mengonsumsi kolagen dipercaya bisa mempertahankan kecantikan kulit. Namun, apa sebenarnya kolagen itu dan bagaimana dampaknya jika kekurangan atau justru dikonsumsi secara berlebihan?

dr. Yohan Samudra, SpGK, AIFOK menjelaskan kolagen memang sudah terdapat di dalam tubuh setiap orang. Hanya saja, semakin bertambah usia maka jumlah kolagen di dalam tubuh akan semakin berkurang.

“Kolagen adalah protein. Jadi 30% dari seluruh protein yang ada di dalam tubuh kita itu adanya kolagen. Makanya terdapat pada kulit, rambut, tendon, tulang rawan, dan tulang itu kolagennya banyak,” jelas dokter Yohan.

Kolagen dibentuk dari asam amino glisin, prolin, dan hidroksiprolin yang bentuknya seperti heliks. Namun karena beragam faktor, seperti paparan sinar matahari, merokok, mengonsumsi alkohol berlebihan, kurang tidur, jarang olahraga, dan makan makanan yang tidak sehat, jumlah kolagen yang ada dalam tubuh akan berkurang.

BACA JUGA: 7 Rekomendasi Produk Mengandung Kolagen untuk Kesehatan dan Kecantikan

Untuk menjaga kolagen dalam tubuh, Mommies bisa mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kolagen. Beberapa makanan berprotein tinggi yang mengandung kolagen antara lain ikan, unggas, daging, telur, susu, kacang-kacangan, dan kedelai. 

Adapun makanan yang mengandung nutrisi seperti seng yang membantu memproduksi kolagen, seperti kerang, kacang-kacangan, biji-bijian, dan vitamin C dari buah-buahan seperti jeruk, berry, sayuran hijau, paprika, dan tomat.

Jika masih kurang, bisa ditambah dengan mengonsumsi minuman kolagen. Minuman kolagen memiliki berbagai manfaat, antara lain menghambat radikal bebas, meningkatkan hidrasi dan elastisitas kulit, mengurangi kerutan, meningkatkan jumlah kolagen dalam tubuh, melindungi fungsi sel dari efek berbahaya sinar UVA, menyehatkan saluran pencernaan, memperbaiki kondisi sarkopenia, radang sendi, mempercepat penyembuhan luka, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Makanan yang perlu dikonsumi untuk memenuhi kebutuhkan kolagen harian pada orang dewasa adalah protein sekitar 1 gram dikali berat badan. Misalnya berat badan adalah 60 kilogram, makan jumlah protein yang dibutuhkan adalah sekitar 60 gram.

Menurut penelitian yang dibaca oleh dokter Yohan, sejauh ini tidak ada dampak negatif jika mengonsumsi kolagen berlebihan. Jika kolagen berlebih, maka protein di dalamnya tetap akan dipakai oleh tubuh. Sehingga lebih bagus kelebihan protein daripada kelebihan lemak dan karbohidrat.

Nah, lalu apa saja dampak yang terjadi jika tubuh kekurangan koalgen? Mommies bisa baca di halaman selanjutnya.

BACA JUGA: 10 Makanan untuk Meningkatkan Produksi Kolagen dalam Tubuh

Cover image: Photo created by lifeforstock on Freepik

Share Article

author

Dhevita Wulandari

-


COMMENTS