Pentingnya Menemui Konselor Pernikahan Meski Hubungan Anda Baik-baik Saja

Sex & Relationship

Fannya Gita Alamanda・03 Aug 2022

detail-thumb

Rutin konsultasi dengan konselor pernikahan bahkan jika perkawinan Anda baik-baik aja ibarat menerapkan pepatah sedia payung sebelum hujan. Bijaksana. Ini alasannya!

Ketika Anda dengar seorang teman mau bertemu konselor pernikahan dan mengikuti konseling pernikahan, reaksi pertama Anda biasanya adalah “Waduh, ada apa nih?” atau “Jangan-jangan mereka mau cerai.”

Memang harus diakui, konselor pernikahan seringkali dihubung-hubungkan dengan pasangan yang punya pernikahan bermasalah dan menjadi upaya terakhir bagi suami istri yang sedang mengalami masa sulit dalam pernikahan mereka.

Tapi, Mommies, faktanya, ada banyak alasan mengapa pasangan yang bahagia pun harus sering menemui konselor pernikahan.

BACA JUGA: Pernikahan Tanpa Seks: Normal atau Nggak Wajar?

Alasan Menemui Konselor Pernikahan

Mau tahu hal baik apa saja yang bisa dilakukan konseling pernikahan untuk perkawinan Anda?

1. Membantu Anda menghadapi badai

Jika terjadi hal buruk seperti ada anggota keluarga yang sakit parah atau pasangan Anda kehilangan pekerjaan, konseling pernikahan telah mempersiapkan Anda untuk menghadapi badai bersama-sama. Anda telah dibekali tips untuk mengatasi masalah, caranya saling mendengarkan, menguatkan, dan saling memberi dukungan.

2. Siap menjalani perubahan hidup

Saat Anda akan melalui momen besar dalam hidup seperti kelahiran bayi, pindah domisili yang cukup jauh, atau perubahan karier, memiliki perspektif tambahan dapat membantu Anda mengatasi perubahan-perubahan besar ini dengan lebih mudah dan santai.

3. Belajar cara memproses perasaan Anda

Jika Anda atau pasangan Anda tidak terbiasa mengekspresikan perasaan atau emosi Anda, konseling pernikahan adalah tempat yang aman untuk belajar bagaimana menjadi lebih terbuka dan komunikatif tentang perasaan Anda.

Terapis akan membimbing Anda agar hal ini dapat memperkuat hubungan Anda dan bahkan menuntun Anda untuk mempelajari banyak hal tentang pasangan Anda yang tidak pernah Anda ketahui sebelumnya.

4. Anda akan paham cara bertengkar dengan adil

Bahkan pasangan yang paling bahagia sesekali bakal bertengkar tentang masalah-masalah kecil. Konseling pernikahan dapat membantu Anda belajar bagaimana bertengkar dengan adil—seperti tidak memaki-maki, mengata-ngatai, mengungkit-ungkit masa lalu, dan tidak melakukan perang dingin.

Mungkin tampaknya sepele, tapi saling memahami latar belakang keluarga masing-masing akan membantu Anda berdua bertengkar tanpa mengabaikan martabat satu sama lain. Cara ini juga akan membantu Anda memecahkan masalah-masalah yang lebih rumit di kemudian hari.

5. Meningkatkan kehidupan seks Anda

Anda mungkin ngerasa nggak punya masalah di kamar tidur, tetapi pergi ke konselor pernikahan tetap dapat membawa dampak positif yaitu meningkatkan gairah dalam hubungan Anda. Setiap pasangan akan melewati fase kering dalam hal seks, jadi secara rutin pergi ke terapis dapat membantu Anda mengatasi masa-masa itu dan tau strategi yang perlu diambil untuk mengatasinya.

6. Memiliki keluarga campuran yang bahagia

Ketika Anda atau pasangan Anda membawa anak-anak dari perkawinan sebelumnya ke pernikahan yang baru, ada banyak hal yang harus diproses untuk memastikan semua orang bahagia, terpenuhi kebutuhan jasmani, rohani, dan emosinya.

Keluarga campuran memiliki tantangan unik mereka sendiri dan terapis dapat membantu Anda mengatasi masalah ini. Apakah Anda adalah ibu tiri atau Anda hanya ingin membuat semua anak rukun, konseling pernikahan punya ‘ramuan ajaib’ untuk menjaga kedamaian di dalam rumah tangga baru Anda.

7. Membantu Anda tidak mengabaikan pasangan demi gawai

Mengabaikan pasangan saat asyik dengan ponsel adalah fenomena yang semakin umum dewasa ini. Kita semua, untuk alasan baik atau buruk, sering terpaku pada ponsel atau tablet atau laptop entah untuk memeriksa email, ngepoin Instagram, dan sekadar motret ini itu. Tetapi tanpa disadari ini dapat merusak hubungan kita jika kita membiarkan penggunaan gawai menjadi tidak terkendali.

Terlalu lengket dengan gawai dapat membuat hubungan pasangan menjadi renggang terutama jika dilakukan saat Anda sedang makan malam bersama keluarga, ngumpul dengan teman-teman, atau sebelum tidur. Konselor pernikahan dapat membantu Anda berdua tetap terhubung dan memberi saran tentang cara (dengan lembut) mengingatkan pasangan Anda untuk menjauhkan gawainya saat kalian sedang berduaan.

8. Anda berdua dibantu memahami batasan yang sehat

Sebelum menikah, pasangan Anda mungkin punya jadwal rutin bertemu ibunya di hari Minggu untuk makan malam, tetapi kondisi ini nggak cocok lagi setelah Anda menikah.

Mungkin juga sudah menjadi kebiasaan waktu Anda masih lajang, saudara perempuan Anda sering menitipkan anak-anaknya di tempat Anda karena kepingin ketemu teman-temannya di akhir pekan, tetapi pasangan Anda mungkin kesal karena waktu buat bersama Anda jadi berkurang.

Konselor pernikahan dapat membantu Anda berdua berkomunikasi secara lebih efektif tentang batasan-batasan dengan teman dan keluarga, dan bagaimana Anda dapat menyediakan waktu berkualitas bersama pasangan dan dengan orang lain yang juga Anda sayangi.

BACA JUGA: Kesepian dalam Pernikahan, Ini Tanda-tandanya

Cover: Pexels