banner-detik
SEX & RELATIONSHIP

Trend Sleep Divorce yang Ternyata Memiliki Manfaat

author

Fannya Gita Alamanda24 Jul 2022

Trend Sleep Divorce yang Ternyata Memiliki Manfaat

Sleep Divorce dianggap sebagai solusi bagi para pasangan yang memiliki masalah tidur seranjang dengan pasangannya.

Ini adalah kondisi ketika seseorang memilih untuk tidur terpisah dari pasangannya supaya dia bisa tidur nyenyak dan menikmati istirahat berkualitas, jelas Carolyn Dean, MD, penulis dan pendiri RnA ReSet. Ini bisa berarti tidur di tempat tidur terpisah tapi di kamar yang sama atau di ranjang dan kamar terpisah.

Banyak pasangan memilih sleep divorce selain untuk meningkatkan kualitas tidur, juga untuk mengurangi konflik, serta tetap memiliki ruang sendiri.

Walau sering dianggap sebagai tanda hubungan yang tidak sehat atau bermasalah, tetapi buat beberapa pasangan, bisa menjadi sebaliknya. Kesepakatan sleep divorce dapat bersifat jangka panjang atau sementara, tergantung situasinya. Misalnya, beberapa pasangan selalu tidur bersama tetapi sepakat tidur terpisah jika sang istri hamil atau salah satu jatuh sakit.

Photo by Kinga Cichewicz on Unsplash

Penyebab terjadinya Sleep Divorcer

  • Mendengkur dan masalah pernapasan lainnya, seperti sleep apnea (gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan seseorang terhenti sementara selama beberapa kali saat sedang tidur)
  • Memonopoli bantal dan selimut
  • Posisi tidur yang makan banyak tempat
  • Menendang-nendang dan berputar-putar karena gelisah
  • Nonton TV sampai larut malam atau main media sosial
  • Waktu tidur yang berbeda
  • Susah tidur, gampang terbangun
  • Pasangan suka tidur dengan lampu menyala, Anda senang gelap-gelapan
  • Pasangan tidur lebih nyenyak di matras empuk, tetapi Anda senang di kasur keras

Alasan lain yang jarang dibicarakan beberapa pasangan adalah kurangnya hasrat seksual. Ketika salah satu pasangan tidak menginginkan keintiman fisik dan takut pasangan mereka minta berhubungan seks bahkan sekadar bercumbu, mereka memilih tidur di ruang yang berbeda untuk menghindari permintaan bercinta.

Baca juga: Apa yang Harus dilakukan Saat Suami Mendengkur dan Anda Tidak Bisa Tidur?

Keuntungan melakukan sleep divorce

Photo by Vladislav Muslakov on Unsplash

  • Kualitas tidur lebih baik

Berbagi tempat tidur dengan pasangan bisa memengaruhi kualitas tidur Anda tapi ini memang tidak berlaku untuk semua orang karena bagi sebagian orang, mereka justru merasakan sebaliknya. Pasangan yang terus bergerak dapat membuat Anda sulit tidur nyenyak sehingga memengaruhi kualitas tidur. Dengan tidur di ranjang terpisah, pasangan dapat menikmati jam tidur yang berkualitas.

  • Ruang pribadi

Beberapa orang senang memiliki ruang pribadi mereka sendiri untuk merenung dan berpikir. Waktu untuk diri mereka sendiri. Menurut Michale Moran, LCSW, CST, psilkoterapis berlisensi dan terapis seks, “Tetap punya waktu untuk sendirian meski sudah menikah sebenarnya sangat sehat.”

  • Lebih sedikit konflik

Beberapa penelitian menunjukkan pasangan suami istri dengan kebiasaan tidur yang berbeda bak langit dan bumi cenderung menyebabkan konflik dalam hubungan mereka. Sebuah studi tahun 2016 mengungkapkan bahwa masalah hubungan dan masalah tidur kerap terjadi secara bersamaan, menyebabkan pasangan banyak terlibat percekcokan. Untuk pasangan model begini, tidur di tempat tidur terpisah dapat menghindari potensi konflik.

  • Rutinitas yang lebih fleksibel

Saat pasangan tidur di ranjang yang berbeda, masing-masing bisa memiliki rutinitas waktu tidur sendiri-sendiri dan tidak perlu khawatir mengganggu istirahat pasangannya. Anda bisa tetap terjaga berjam-jam tanpa khawatir membuat pasangan ikut terbangun, memungkinkan masing-masing lebih mandiri dan mudah mengatur jadwal harian.

  • Gairah seksual lebih mudah tersulut

Pendidik seks dan terapis pernikahan Lexx Brown-James, Ph.D., LMFT, menjelaskan bahwa pasangan yang tidur di ranjang berbeda jangan selalu diterjemahan memiliki pernikahan bermasalah. Sebaliknya, kondisi ini malah memungkinan pasangan suami istri punya lebih banyak waktu bersama karena saling merindukan, termasuk rindu sentuhan fisik yang memang mereka butuhkan.

Harap diingat bahwa kondisi ini bukan untuk semua orang. Karena faktanya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa seseorang malah bisa tidur lebih nyenyak saat ditemani pasangannya (atau minimal aroma tubuhnya). Tapi jika faktanya berbagi tempat tidur mulai mengganggu kualitas tidur Anda, mungkin sleep divorce perlu dipertimbangkan. Namun bicarakan dulu dengan pasangan dan jangan ambil keputusan sepihak.

Share Article

author

Fannya Gita Alamanda

-


COMMENTS