Now Reading
Tips Mengatur Waktu Tidur di Bulan Puasa Untuk Ibu Bekerja

Tips Mengatur Waktu Tidur di Bulan Puasa Untuk Ibu Bekerja

RachelKaloh
kebiasaan yang menurunkan sistem kekebalan tubuh

Berikut tips mengatur waktu tidur di bulan puasa untuk ibu bekerja  agar pekerjaan dan urusan rumah tangga nggak bikin kurang tidur.

Selamat memasuki bulan ramadan! Artinya, waktu kerja, persiapan sahur, masak untuk buka puasa dan waktu untuk istirahat, kembali perlu disesuaikan. Perlu diingat, tidur itu sama pentingnya dengan menjaga asupan saat berpuasa. Menurut praktisi kesehatan tidur, dr Andreas Prasadja, RSPGT, kemampuan otak seperti konsentrasi, ketelitian, stabilitas emosional, kemampuan ambil keputusan, hanya dibangun saat kita tidur. Sebaliknya, kecerobohan bisa meningkat tajam ketika seseorang kurang tidur.

Dari situs resmi nadhatul ulama, disebutkan bahwa aktivitas tidur memiliki peran penting dalam menjaga kondisi, kebugaran dan ketahanan tubuh saat puasa, terutama sekarang ini, di mana kita masih perlu menjaga tubuh dari virus Covid-19. Pakar Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI), dr Syahrizal Syarif menjelaskan bahwa tidur mempengaruhi imunitas tubuh. “Jika kurang tidur, itu akan menurunkan kekebalan atau imunitas. Dan itu sangat tidak baik di tengah wabah Covid-19 seperti sekarang,” ujarnya. Jadi, bagaimana supaya pekerjaan maupun urusan rumah tangga selama bulan puasa tetap bisa kita lakukan secara selaras dan seimbang, tanpa harus mengalami kurang tidur?

Simak tips mengatur waktu tidur di bulan puasa agar tubuh tetap terjaga daya tahannya.

Menjaga waktu tidur

Seseorang sebaiknya mendapatkan waktu tidur yakni 7-8 jam per hari. Namun, selama bulan puasa, pola tidur biasanya menjadi kurang sedikit teratur. Menurut dr Syahrizal Syarif, tidur hingga 7 jam per hari tidak harus berurutan sekaligus. “Misalnya di malam hari hanya bisa tidur 4 jam, 3 jam lagi bisa dilanjutkan di siang hari,” jelasnya. 

Mengatur pola makan saat sahur dan berbuka

Pastikan Mommies sekeluarga menerapkan pola makan sehat, baik ketika sahur maupun berbuka, agar kondisi tubuh tetap fit. Mengatur pola makan menjadi kunci penting agar tubuh tetap sehat menjalani ibadah puasa. Pada waktu sahur, usahakan untuk tetap minum agar cairan tubuh terpenuhi. Mommies bisa memilih camilan seperti buah-buahan untuk dikonsumsi sebelum masuk ke menu sahur berupa makanan utama (makanan lengkap berisi karbohidrat, protein, serat dan sayur). Misalnya, jam 3 untuk camilan, jam 4 untuk makanan utama. Kemudian, ketika berbuka, pilih menu seperti air putih, es buah atau gorengan. Di jam 7 malam, usahakan tetap makan makanan utama (menu lengkap). Setelah tarawih, silakan kembali ngemil. Yang jelas, jangan sampai skip sahur dan makan malam, ya!

Coba tidur lebih awal

Buat yang punya kebiasaan tidur larut malam, cobalah untuk tidur lebih awal, karena Mommies juga harus bangun lebih pagi buat menyiapkan sahur, kan? Jam tidur yang baik yang dibentuk selama Ramadan bisa membantu Mommies membuat kebiasaan baru yang bisa berlanjut di bulan-bulan berikutnya. Sehabis sholat subuh, sebaiknya tidak tidur lagi karena malah akan membuat tubuh terasa lemas setelahnya. Mommies bisa mengisinya dengan kegiatan olahraga ringan maupun aktivitas lain yang membangunkan energi.

Power nap di siang hari

Saat istirahat kerja atau setelah beribadah Dhuhur, Mommies bisa sempatkan untuk tidur siang singkat. Dengan waktu yang singkat tersebut, tubuh bisa mendapatkan segala manfaat tidur. Pikiran kembali jernih, teliti, emosi positif dan metabolisme terjaga. Gunakan peralatan pendukung seperti penutup mata atau earphone untuk pasang lagu yang bisa membantu Mommies merasa relaks. Power nap sendiri biasanya hanya butuh waktu sekitar 20 menit, tidak perlu lama-lama. 

Sederhanakan rutinitas

Ibu bekerja yang masih WFH pun tidak sedikit yang merasa lebih challenging dalam hal mengatur waktu. Rutinitas di rumah, di luar pekerjaan saja bisa dibilang sudah cukup padat. Tidak ada salahnya bila selama bulan puasa, Mommies terapkan rutinitas yang lebih sederhana. Mungkin frekuensi mencuci dan menyeterika baju tidak perlu dilakukan setiap hari, misalnya cukup 3x dalam seminggu. Bila dirasa lelah untuk beres-beres dapur di malam hari, maka tidak perlu memaksakan diri. Lakukan dini sambil menyiapkan sahur. Lelah masak berkali-kali? Pesan saja via online. Itu pun juga bisa dijadikan menu sahur! Dengan rutinitas yang lebih sederhana, mood kita akan jauh lebih mudah buat terjaga seharian. 

Baca juga: Rekomendasi Menu Sahur dan Buka Puasa 30 Hari Lengkap dengan Resep

Selamat menjalankan ibadah di bulan suci ramadan, berkah buat kita semua di tahun ini.

View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top