Mertua Cemburuan? Hadapi dengan Cara-cara Halus Berikut ini

Ditulis oleh: Ficky Yusrini

Selalu salah di mata mertua? Belum tentu kesalahan ada di kita. Bisa jadi, Mama mertua sedang cemburu pada kita.

Tinggal tidak satu kota dengan mertua adalah anugerah. Setidaknya, saya bisa JJA (Jaga Jarak Aman), sehingga hubungan kami relatif tanpa konflik berarti. Mungkin akan lain ceritanya jika saya tinggal satu kota, atau malah satu rumah. Hal ini dirasakan oleh sahabat saya, Vinda yang mertuanya hanya berjarak satu jam dari rumah tinggalnya.

Ia pernah curhat, ia merasa selalu dimusuhi mertua. Setiap akhir pekan, ia mendapat tugas ‘wajib militer’ untuk menginap di rumah mertua. “Setiap kali saya menginap, saya merasa selalu diomongin di belakang. Kok enggak pernah masak? Di kamar terus ngapain aja sih? Dari tadi tidur aja. Dan banyak deh, omongan yang enggak ngenakin. Kadang, mama mertua dan kakak ipar sengaja ngomongin saya dengan suara keras,” cerita Vinda, yang merasa tidak melakukan kesalahan apa pun.

Puncaknya, suatu kali, mertua dan keluarga suami mengadakan rapat keluarga yang memanggil dia dan suami. Mereka ditanya, “Kapan kalian akan bercerai?” Pertanyaan itu jelas-jelas membuat Vinda shock berat. “Memang, sih, saya dan suami pernah bertengkar hebat waktu sedang berada di rumah mertua. Tetapi, masa iya, sampai ditanya soal cerai?”

Vinda mengakui, selama tiga tahun pernikahannya, ada banyak masalah yang mereka hadapi. Ia sering mengeluhkan sikap suaminya yang dinilainya kurang bekerja keras dan terlalu lembek dalam menghadapi masalah. Vinda menganggap itu karena sejak dulu suaminya terlalu dimanjakan oleh ibunya. Curhat ke kakak ipar, bukannya menyelesaikan masalah, malah jadi tambah runyam. Sebab, semua curhatannya sampai ke telinga mertua.

“Mertua selalu mengkritik apa pun yang saya lakukan. Mertua selalu ikut campur. Ia tidak suka, kalau melihat suami memasak untuk saya atau suami mengurus cucian. Padahal, kami kan punya pembagian tugas di rumah,” tutur Vinda.

Baca juga:

Jika Mertua Hobi Melarang Ini dan Itu

Mertua Cemburuan? Hadapi dengan Cara-cara Halus Berikut ini - Mommies Daily

‘Jaga jarak aman’ bukanlah saran yang tepat untuk Vinda. Semakin ia menjaga jarak, kemarahan mertuanya semakin tak berujung. Saya pun meminta saran dari beberapa teman, untuk membantu kasus Vinda. Begini masukan dari mereka:

1. “Ngobrol saja dengan suami. Ungkapkan pada suami tentang ketidaknyamanan yang dirasakan dengan sikap mertua. Bukan untuk mengadu domba, atau melihat dengan siapa suami lebih berpihak. Tetapi setidaknya suami tahu duduk perkara yang terjadi.”

2. “Berikan perhatian pada mertua. Bawain masakan, ajak jalan-jalan, atau sering-sering ditelepon pasti akan membuat hatinya senang.” Bisa jadi, keberadaan anak-anak yang jarang berkunjung ke rumah, membuat mertua merasa kesepian dan ketakutan akan kehilangan anak.

Baca juga:

Lakukan Hal-hal Ini Terhadap Mertua

3. “Mendorong suami untuk tetap dekat dengan ibunya. Hal terpenting bagi seorang ibu adalah cinta anaknya. Begitu dia merasa bahwa putranya akan selalu mencintainya seperti dulu, dia akan mulai menerima pasangan pilihan anaknya.”

4. “Hindari konflik. Semakin kita ngotot merasa tak bersalah, malahan sikap permusuhan dari mertua akan semakin besar. Selama masih bisa dituruti, turuti saja permintaan mertua.”

5. “Libatkan mertua dalam urusan keluarga. Misalnya, sesekali kita curhat tentang masalah kita, minta pendapat pada mertua untuk urusan memilih kado untuk kerabat, dan sebagainya.”

Jadi bagaimana dengan mommies yang lain?

Baca juga:

Sumber Perdebatan Antara Menantu Perempuan dengan Mertua


Post Comment