banner-detik
PARENTING & KIDS

Tips Parenting Orang Tua Taylor Swift: Tidak Memberikan Tekanan pada Anak

author

Katharina Menge14 Jul 2023

Tips Parenting Orang Tua Taylor Swift: Tidak Memberikan Tekanan pada Anak

Taylor Swift tumbuh menjadi wanita tangguh dan hebat tentu karena pola asuh dari kedua orang tuanya. Yuk, intip bagaimana dia dibesarkan!

Semua orang di dunia pasti mengenal sosok Taylor Swift. Penyanyi dan penulis lagu yang satu ini punya pengaruh besar di dunia, tidak hanya pada industri musik tapi juga kehidupan banyak penggemarnya, yang menemukan kebahagiaan lewat karya-karyanya.

Namun masih banyak orang yang belum tahu bahwa di balik sosok seorang Taylor Swift, ada dua orang hebat yang membuatnya bersinar, yaitu kedua orang tuanya, Scott dan Andrea Swift. Mereka adalah dua orang yang punya andil besar mendukung bakat menyanyi Taylor yang sudah terlihat sejak usia tiga tahun dan kini jadi karier yang paling bersinar.

Banyak orang juga bertanya-tanya bagaimana sosok Taylor Swift dibesarkan sehingga bisa menjadi perempuan tangguh dan hebat seperti sekarang. Penasaran, kan?

Sumber foto: The List

BACA JUGA: Belajar dari Taylor Swift dan Kim Seon Ho, Ini Pesan untuk Anak Saat Putus Cinta

Tips Parenting Orang Tua Taylor Swift

Mommies Daily pun merangkum deretan gaya pengasuhan yang diterapkan oleh Scott dan Andrea dalam mendidik anak perempuan mereka. Yuk intip. Siapa tahu bisa jadi inspirasi Mommies dan Daddies!

1. Bantu masa depan anak terhindar dari diskriminasi

Tahu bagaimana kerasnya dunia, kedua orang tua Taylor pun tidak ingin anak-anak mereka mengalami diskriminasi, bahkan lewat nama masing-masing. Orang tua Taylor berpikir bahwa memiliki nama androgini dapat membantu mengurangi potensi diskriminasi di dunia usaha.

“Ibuku pikir itu keren bahwa jika kamu punya kartu nama bertuliskan ‘Taylor’ karena kamu tidak akan tahu apakah itu (nama) laki-laki atau perempuan,” ungkap Taylor pada Rolling Stone tahun 2009. Sementara dia diberi nama Taylor, sang adik diberi nama Austin.

2. Tidak memberikan tekanan pada anak

Taylor Swift tahu bahwa keputusan yang diambil orang tuanya untuk menjual rumah mereka di Pennsylvania dan pindah ke Nashville di Tennessee karena ingin mendukungnya mengejar mimpi menjadi seorang penyanyi. Namun orang tuanya berusaha untuk tidak menunjukkan kalau dia adalah alasan dari keputusan tersebut.

Alih-alih pindah ke kota Nashville, Scott dan Andrea memilih untuk membeli rumah di Hendersonville, pinggiran kota sekitar 20 mil di luar Nashville, untuk membantu meminimalkan tekanan yang mungkin dirasakan Taylor tentang kepindahan tersebut. Mereka tidak ingin Taylor terbebani dengan pikiran bahwa dia harus berhasil karena keluarganya sudah berkorban dan merasa bersalah jika dia gagal.

Sumber foto: People

3. Jadi pendukung anak nomor satu

Sang ayah pernah bercerita kalau Taylor sudah senang bernyanyi sejak kecil dan orang tuanya membiarkan dia melakukan apa yang disukainya. Andrea menemani Taylor membagikan sample musiknya ke berbagai radio, sementara Scott selalu menemani Taylor saat tur sejak era Fearless.

Kedua orang tua Taylor memanfaatkan kemampuan yang mereka miliki untuk memaksimalkan potensi sang anak dan membuatnya bersinar. “Orang tuanya sudah mengaktifkan dan menjalankan Myspace dan situs webnya,” ungkap Rick Barker, manager Taylor di tahun 2008.

4. Berusaha selalu ada untuk anak

Selain menemani Taylor untuk mempromosikan lagunya, Andrea juga selalu berusaha ada untuk sang anak. Ketika Taylor dijauhi teman-temannya dan merasa sedih, Andrea langsung mengajaknya pergi jalan-jalan naik mobil ke tempat-tempat yang belum pernah mereka datangi untuk membuatnya lupa dari masalah tersebut.

“Saya ingat ketika dia (Andrea) adalah satu-satunya teman saya ketika berusia 13 tahun dan saya tidak mengerti mengapa teman-teman saya begitu jahat kepada saya. Dia akan mengajak saya bertualang dan kami pergi berkeliling dan ke kota yang belum pernah kami lihat sebelumnya.

“Kalian tidak seharusnya lari dari masalah, tetapi ketika kalian berusia 13 tahun dan teman-teman kalian tidak mau berbicara dengan kalian dan mereka pindah ketika kalian duduk di meja saat makan siang, dan ibumu membiarkanmu lari dari masalah itu, menurutku itu hal yang baik. Ibuku adalah pelarianku dalam banyak hal,” cerita Taylor.

Sumber foto: Eonline

5. Tetap kompak pasca bercerai

Kedua orang tua Taylor Swift bercerai di tahun 2011 silam, tetapi sampai saat ini keduanya terus mendukung karier sang anak dan memiliki hubungan yang baik. Mereka tidak ingin masalah perceraian tersebut tersebar luar dan sangat menjaga kehidupan pribadi mereka sejak saat itu, agar tidak memengaruhi karier sang anak. Scott dan Andrea juga terlihat hadir di Eras Tour untuk mendukung sang anak.

BACA JUGA: Tips Parenting Orang Tua Putri Ariani, Besarkan Anak Spesial yang Berbakat

Cover: Eonline

Share Article

author

Katharina Menge

-


COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan