Cara Terbaik Menata Isi Kulkas

Supaya bahan makanan yang sudah dibeli tetap segar dan tahan lama, coba deh, perhatikan bagaimana cara kita menata isi kulkas. Sudah benar belum? 

Coba ibu-ibu, perhatikan dulu isi kulkasnya. Sudah rapi atau malah semrawut? Sama seperti lemari baju, isi kulkas itu perlu ditata dengan rapi. Kalau penataan sampai salah, pertumbuhan bakteri itu bisa mudah sekali berkembang. Memang mau bahan makanannya jadi cepat busuk? Nggak kemakan atau malah berisiko membuat kita keracunan?

Biar gimana kita juag perlu ingat kalu kontaminasi makanan itu bisa terjadi pada saat penyimpanan makanan yang salah. Jadi nggak memang nggak cuma saat mengolahnya saja perlu perhatian khusus. Bagaimana bahan makanan disimpan di kulas juga perlu diperhatikan, apalagi kalau ada makanan yang sudah matang dan makanan mentah digabung. Wah, kedua jenis makanan ini paling mudah terkontaminasi.

Open fridge full of fresh fruits and vegetables, healthy food background, organic nutrition, health

Meskipun di rumah saya kadang sering menumpuk makanan di kulkas, tapi bukan berarti penyimpanannya jadi asal-asalan, dong. Setidaknya dalam satu minggu, kami selalu rutin memberisihkan dan menata ulang kulkas.

Ada beberapa poin yang perlu diperhatikan dalam menata dan membersihkan kulkas.

Memisahkan makanan matang dan mentah

Seperti yang sudah sempat saya singgung, bahwa penempatan makanan matang dan mentah memang perlu ekstra hati-hati.  Misalnya, nih, kalau di rumah ada pudding atau makanan yang sudah jadi, memang tidak boleh digabung dengan makanan mentah yang baru ingin diolah. Hal ini penting dilakukan untuk mengurangi potensi  pencemaran mikroba di dalam kulkas.

Mengunakan rak kulkas yang sesuai

Seperti yang kita ketahui, kulkas itu kan terdiri dari beberapa komponen, selain freezer, ada chiller di bagian bawah freezer, lalu refigenerator, lalu chiller di bawah. Nah, untuk menyimpan bahan makanan baik yang sudah jadi ataupun masih mentah, tentu saja harus disesuaikan.

Contohnya, nih, kalau mau menyimpan daging, ayam atau anaka seafood, tentu saja wajib di freezer.  Rak atas di bawah freezer punya  suhu paling konsisten, sementara rak-rak yang lebih rendah memiliki suhu terdingin. Misalnya, nih, rak paling bawah merupakan tempat yang pas untuk menyimpan buah dan sayuran. Untuk menyimpan bumbu-bumbi makanan atau jus, simpan saja di bagian rak di pintu kulkas, di mana area ini sebenarnya area terpanas dari kulkas.

Gunakan wadah atau container dan berikan label

Supaya lebih rapi, ada baiknya manfaatkan wadah atau container untuk bahan makanan yang sudah kita beli. Khususnya saat menyimpan makanan yang sudah jadi. Supaya baunya nggak ke mana-mana, jangan lupa ditempatkan dalam wadah yang kedap udara.  Baiknya, sih, kalau memang ingin menyimpan sisa makanan jangan sampai berhari-hari, ya.

Pisahkan antara buah dan sayuran

Berbeda dengan buah-buahan yang tidak memerlukan kelembapan tinggi, sayur justru membutuhkan ruang yang memiliki kelembapan yang tinggi.  Penyimpanan sayur yang salah juga bisa membuatnya cepat membusuk, untuk itu bungkus sayur dengan kertas koran untuk membantu menyerap air supaya nggak mudah busuk. Menyimpan sayur idealnya dalam kondisi yang kering. Tanpa perlu dicuci lebih dulu, termasuk jangan memotong tangkai sayuran sehingga bisa membuat bakteri mudah masuk dan menyebabkan sayur busuk.

Sedangkan untuk buah-buahan jangan lupa memisahkan buah apel dengan buah yang lainnya, soalnya buah yang memproduksi gas etilen lebih banyak dibanding buah lain ini malah membantu proses pematangan buah, sehigga mempercepat mempercepat proses pembusukan. Untuk buah pisang juga tidak perlu disimpan di dalam kulkas ya, karena pisang yang disimpan di kulkas akan mengubah rasa dan aromanya. Untuk buah potongan, saat disimpan jangan lupa menggunakan plastic wrap.

 


Post Comment