Aturan Main Melamar di Dua Posisi Sekaligus dalam Satu Perusahaan

Di antara mommies ada yang berniat melamar dua posisi sekaligus dalam satu perusahaan? Jika iya, sebelum mengirim CV, ikuti aturan mainnya berikut ini, yuk.

Mengirim lamaran menjadi langkah awal dari proses bergabungnya kandidat kepada satu perusahaan. Pas lihat-lihat posisi yang available di perusahaan itu, mungkin saja ada dua posisi yang berbeda dan “nyangkut” di hati mommies. Nah bagaimana aturan main yang berlaku apabila ingin melamar kedua posisi tersebut?

Aturan Main Melamar di Dua Posisi Sekaligus dalam Satu Perusahaan - Mommies DailyImage: www.chemistreesolutions.co.uk

Setiap posisi tentunya memiliki keunikan yang membedakannya dengan posisi lain dalam perusahaan. Mekipun mungkin dua posisi berada dalam satu departemen yang sama, namun proses kerja dan persyaratannya sangat mungkin berbeda. Misalnya, dalam industri perbankan, posisi customer service menuntut ketrampilan yang berbeda dengan posisi teller meskipun keduanya tergolong sebagai posisi frontliner.

Baca juga: 4 Hal yang Akan Membuat CV Anda Dilirik HRD

Apabila mommies berminat terhadap dua posisi yang berbeda dalam satu perusahaan maka ada baiknya mommies mengirimkan lamaran secara terpisah untuk masing-masing posisi tersebut. Hal ini adalah hal yang biasa terjadi dalam dunia rekrutmen. Meskipun mungkin lebih praktis dan ekonomis untuk mengirim satu lamaran yang mengekspresikan ketertarikan mommies terhadap dua posisi. namun hal ini sebaiknya tidak dilakukan. Mengapa demikian?

Baca juga: 10 Best Font for Your Resume

Alasan pertama adalah mengirimkan lamaran terpisah untuk setiap posisi akan memudahkan recruiter menindaklanjuti lamaran mommies. Mencantumkan minat terhadap dua posisi berbeda dalam satu lamaran mengesankan seolah-olah Mommies kurang memiliki minat yang spesifik. Misalnya kata-kata “Saya berminat untuk melamar posisi teller atau customer service” memberi kesan ketidakjelasan minat mommies. Meskipun hal ini dapat sepenuhnya dimengerti, namun beberapa recruiter perlu mengklasifikasi setiap lamaran yang masuk berdasarkan posisi yang dilamar sebelum kemudian mengundang sang pelamar untuk datang.

Alasan kedua adalah mungkin saja dua posisi tersebut berada di dua departemen yang berbeda, dimana atasan dari posisi ini juga berbeda. Sang calon atasan tentu juga akan membaca lamaran mommies. Nah,  apabila didalamnya tercantum ketertarikan mommies terhadap dua posisi maka hal ini bisa saja membuat sang manager meragukan niat mommies terhadap posisi yang dilamar. Apalagi jika dua posisi yang dilamar menunjukkan sifat dasar yang berbeda. Misalnya, satu posisi di bidang riset dan posisi lainnnya di bidang penjualan. Oleh karena itu satu lamaran sebaiknya menunjukkan ketertarikan mommies terhadap satu bidang yang khusus.

Baca juga: 4 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Melakukan Wawancara Kerja

*Artikel ini ditulis oleh Billy Latuputty, konsultan EXPERD.


Post Comment