Do’s and Dont’s Merawat Tali Pusat

Perawatan tali pusat merupakan hal yang penting, sehingga harus diperhatikan secara detail. Berikut beberapa tipsnya.

merawat tali pusat

Siapa yang pernah bingung saat membersihkan tali pusat anak yang baru bayi lahir? Atau malah saat ini sedang mencari informasi mencari cara mudah membersihkan tali pusat? Meskipun masa-masa kebingungan seperti ini sudah saya lewati beberapa tahun lalu, tapi saya masih ingat dengan pengalamannya. Kata pertama yang saya ingat adalah takut! Iya, takut kalau saya salah langkah malah bisa mengakibatkan infeksi pada tali pusat anak saya, Bumi. Waktu itu saya masih banyak belajar mengetahui hal apa saja yang dialami bayi baru lahir. 

Beruntung, saya masih tinggal satu atap dengan orangtua. Mama saya adalah orang pertama yang paling sigap membantu. Biar bagaimana,  pengalaman punya tiga anak dan dua cucu pasti membuatnya hapal cara merawat tali pusat. Sebagai ibu baru yang belum punya pengalaman, saya memang selalu hati-hati setiap mengambil langkah, termasuk urusan membersihkan tali pusat ini. Semua informasi saya tampung, mulai dari membaca berbagai berita, membaca blog,mendengar pengalaman orang, membaca forum Mommies Daily, dan tentunya bertanya langsung pada dokter.

Umumnya, tali pusat ini memang akan lepas dengan sendirinya ketika anak kita  berusia 7 sampai dengan 14 hari. Meskipun ada penelitian yang menyebutkan kalau cara terbaik dalam perawatan tali pusat pada bayi baru lahir tidak perlu melakukan apa-apa, tapi kalau dibiarkan tanpa diberi apa-apa juga berisiko terkena infeksi.

Saya ingat sekali, pernah membaca sebuah blog yang  menceritakan pengalaman seorang ibu yang kebingungan karena tali pusat anaknya infeksi. Ternyata, infeksi pada tali pusat ini ditandai dengan kondisi pangkal tali pusat yang kemerahan bahkan bernanah. Akibatnya akan timbul bau yang tidak  sedap. Duuh… bisa kebayang, ya, gimana kondisi anak yang mengalaminya? Pasti akan rewel terutama ketika tali pusatnya tersentuh tangan.

Untuk mencegah kondisi seperti ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Selain berdasarkan pengalaman, informasi ini tentu saja saya dapatkan dari dokter anak saya, dr.Sandra Rompas SpA coba share, ya, siapa tahu bermanfaat buat Mommies.

  1. Langkah pertama yang saya lakukan adalah tentu saja memastikan kondisi tangan saya bersih. Jadi pastikan untuk cuci tangan sebelum melakukan perawatan tali pusat.
  2. Selanjutnya, ketika memandikan Bumi, otomatis tali pusat akan jadi basah. Nah, pastikan saja tali pusat ini dalam kondisi kering atau tidak lembap. Cara mengeringkannya hanya tinggal diseka secara perlahan. Pastikan juga tidak ada kandungan air yang tersisa, ya. Apalagi ada sabun dan bedak yang sampai menyumbat pangkal tali pusat.
  3. Kalau dulu ketika pulang dari rumah sakit, saya mendapatkan ‘oleh-oleh’ satu botol alkohol untuk membersihkan tali pusat untuk menghindari terjadinya infeksi. Tapi ternyata cara ini sudah tidak dianjurkan. Jadi, nggak perlu lagi memberikan alkohol, ya. Dokter anak saya juga mengatakan tidak perlu memberikan salep apalagi obat merah.
  4. Selanjutnya jangan menutup tali pusat dengan gurita. Cara ini memang sudah  tidak dianjurkan oleh dokter karena gurita rupanya justru dapat menghambat perkembangan organ tubuh bayi, terutama mengganggu saluran pernapasannya. Oleh karena  itu setelah dibersihkan, bisa menggunakan kassa steril tanpa perlu diplester karena justru bisa menimbulkan iritasi.

Seperti yang sudah saya singgung di atas, kalau saat membersihkan tali pusat si kecil sering menangis, harus dicurigai karena bisa saja jadi salah satu indikasi anak kesakitan akibat tali pusat mengalami infeksi. Biasanya infeksi ini ini terjadi apabila tali pusat tampak kemerahan, timbul nanah, bahkan berbau. Oh, ya, cara perawatan tali pusat seperti ini  tidak bisa diterapkan pada kelahiran dengan cara lotus birth, ya.

Mudah-mudahan bermanfaat, Mommies!


Post Comment