banner-detik
PARENTING & KIDS

Tips Bertahan dan Menikmati Liburan bersama Remaja

author

Mommies Daily17 Jun 2023

Tips Bertahan dan Menikmati Liburan bersama Remaja

Menyiapkan liburan bersama remaja nyatanya nggak semudah yang dibayangkan. Bahkan sama rumitnya saat mereka masih balita.

“Bu, sebentar lagi kan liburan sekolah, nih? Kita ada rencana mau pergi nggak? Liburan, yuk! Kan bosen juga kalau di rumah terus.”

“Uuumh… kan kita baru aja liburan Lebaran. Belum lamakan?”

“Yah, kan beda, Bu. Kemarin berasanya kaya mudik aja.”

Nah, kan. Baru bahas begini aja udah rumit, hahaha. Jadi sudah bisa kebayang, deh, diskusi soal liburan bersama anak remaja memang perlu tarik ulur. Ketika mereka masih balita, sesi liburan otomatis memang di bawah kendali orang tua. Kalau sekarang? Tentu aja nggak bisa.

Liburan bersama remaja, kalau nggak disiapkan dengan matang, bisa-bisa sepanjang liburan bisa bikin anak ngegerundul atau misuh misuh, lebih dari orang tua. Mereka juga akan lebih tertarik menatap layar ponselnya daripada menikmati momen liburan.

Intinya, sih, merencanakan perjalanan liburan dengan anak remaja memang perlu disiapkan dengan matang. Setidaknya, ada beberapa hal yang selalu siapkan supaya liburan bareng si anak remaja jadi menyenangkan. Nggak bikin kepala berasap, hahahaha…

BACA JUGA: 7 Rekomendasi Sunscreen untuk Remaja, Harga Mulai Rp29 Ribu!

Tips Liburan Bersama Remaja

Ini beberapa tips untuk Mommies supaya bisa sukses liburan bersama anak remaja!

1. Nggak usah punya harapan muluk-muluk

Kalau kata orang bijak, harapan merupakan kebencian yang sedang dibangun. Ini juga berlaku saat kita sedang melakukan persiapan liburan bareng anak remaja.

Nggak usah, deh, berharap banyak kalau si anak remaja ini mau menikmati liburan setiap detiknya. Bisa sepenuhnya melupakan gawainya, dan menghabiskan waktu ngobrol dan bercerita dengan kita, orang tuanya.

Jadi, biarkan saja berjalan apa adanya. Cukup berharap kalau si anak remaja ini bisa memahami dan menghormati semua peraturan yang berlaku di negara atau destinasi yang akan dikunjungi.

2. Jangan memaksakan

Setuju nggak sih, anak remaja ini paling nggak suka kalau digurui? Diperintah sehingga mereka merasa tidak punya kendali. Jadi, menurut saya ini salah satu poin yang sangat penting.

Dimulai ketika merencanakan destinasi liburan. Jangan lupa ajak diskusi untuk mendengar keinginan dan harapan mereka. Tanyakan apakah mereka tertarik. Dan bersiaplah untuk jawaban “tidak” yang tegas.

glamping buat liburan

2. Delegasikan anak untuk riset

Merencanakan liburan dengan petualangan seru tentu saja membutuhkan waktu. Nah, coba deh libatkan anak untuk membuat perencanaan perjalanan yang ingin dilakukan. Misalnya, nih, saat ingin liburan ke Bali, coba tawarkan anak untuk mencari tahu aktivitas apa yang ingin dia lakukan selama di Bali. Nggak ada salahnya memberikan rekomendasi atau ide yang yang kita punya. Ini juga berlaku dengan memberinya beberapa pedoman anggaran sehingga anak bisa tau batasan dana yang dimiliki.

3. Liburan bersama anak remaja, ikuti minat mereka

Jika anak remaja memiliki sesuatu yang mereka sukai, nggak ada salahnya kalau liburan diisi dengan aktivitas yang mereka sukai. Yah, meskipun itu bukan sesuatu yang biasanya kita sukai.

Saya cukup paham, tidak semua orang tua bisa memahami dan menyukai minat anak remajanya. Misalnya, nih, si anak senang dan punya minat besar dengan bola, anime atau manga. Nggak ada salahnya jika momen liburan diisi dengan aktivitas yang berkaitan erat dengan minat anak.

Misalnya, nih, saat liburan ke Jepang bisa melakukan kunjungan dan melakukan dengan aktivitas terkait anime dan manga. Hal ini mungkin memang tidak akan mengubah kita menjadi seorang penggemar. Tapi itu mungkin membantu kita bisa lebih menghargai apa yang mereka sukai.

4. Biarkan anak eksplorasi dan memulai sendiri

Mau nggak anak remaja kita punya keberanian dan merasakan banyak petualagan dan pengalaman sendiri? Sebenarnya momen liburan keluarga bisa tempat yang tepat untuk mereka berlatih.

Jika kita berada di area kota atau resor yang aman bagi pelancong remaja untuk berjalan-jalan sendiri, pertimbangkan untuk memberinya waktu luang beberapa jam untuk menjelajah. Tapi jangan lupa untuk diskusikan semuanya dengan matang. Mulai dari perkiraan waktu yang perlu dihabiskan, batasan apa saja yang boleh dan tidak untuk dilakukan, dan apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat.

Saya pernah membaca sebuah artikel yang menuliskan salah satu kiat dari American Society of Travel Agents. Katanya nih, saat liburan dengan remaja, cobalah untuk memberi uang dan biarkan mereka untuk pergi untuk makan malam. Cara ini akan memaksa mereka untuk menemukan jalan mereka untuk bisa berkomunikasi dengan penduduk setempat dan menggunakan uang secara bertanggung jawab. Sementara anak pergi, kita kan bisa menikmati waktu berduaan dengan pasangan. Yah, anggap saja couple time, hahaha.

Umh, ada yang punya kiat lain nggak nih? Hal-hal yang perlu disiapkan saat liburan bersama anak remaja.

BACA JUGA: 5 Kesalahan Saat Liburan Keluarga yang Sering Dilakukan Orang Tua, Pernah Terjadi?

Cover: Freepik

Share Article

author

Mommies Daily

-


COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan