Ingin Mengunjungi Kakek dan Nenek di Masa Pandemi? Tanya 5 Hal Ini Ke Diri Sendiri Dulu

Ingin mengunjungi kakek dan nenek di masa pandemi? Coba deh, tanyakan 5 hal ini dulu sebelum memutuskan untuk datang.

Seperti yang kita tahu, Covid-19 lebih membahayakan untuk para lansia dan mereka yang memiliki komorbid, nah, artinya mengunjungi kakek dan nenek di masa pandemi pun memiliki tambahan aturan. Tanyakan beberapa hal berikut ini kepada diri sendiri sebelum mengunjungi mereka, jangan sampai kunjungan kasih sayang berubah jadi malapetaka.

Apakah kakek atau nenek memiliki komorbid seperti penyakit jantung, paru-paru, atau diabetes yang memang sudah lama mereka derita?

Perlu dicatat, walaupun ada ditemukan kasus Covid yang diderita anak dan menyebabkan kematian, namun bagi kebanyakan anak, gejala Covid-19 cenderung tidak terlalu jelas, paling-paling batuk dan bersin, layaknya flu biasa. Dan meskipun seringkali diingatkan, anak-anak cenderung kurang higienis, dan lebih banyak lupa untuk menjaga kebersihan. Akibatnya perpindahan virus dari anak-anak ke orang dewasa dan orang tua sungguh sangat mudah.

Sekiranya paparan seperti apa yang kita dan anak-anak dapatkan dalam 2 minggu sebelum berkunjung ke rumah kakek nenek?

Semakin banyak aktivitas di luar rumah, dan semakin banyak bertemu dengan banyak orang, maka semakin besar pula risiko kita menularkan Covid-19 saat mengunjungi orangtua.

Mengunjungi Kakek dan Nenek di Masa Pandemi - Mommies Daily

Photo by Matthew Bennett on Unsplash

Baca juga:

Mengatasi Perbedaan Pola Asuh dengan Mertua

Adakah anggota keluarga yang memiliki salah satu gejala dalam waktu 14 hari ini?

Walau hanya satu atau dua gejala yang ditunjukkan, ada baiknya kita menunda mengunjungi kakek dan nenek di masa pandemi ini.

Berapa lama rencananya kita dan anak-anak akan mengunjungi kakek-nenek di masa pandemi ini?

Semakin lama berada di rumah kakek nenek, maka semakin besar pula potensi kontaminasi.

Jenis interaksi seperti apa yang akan dilakukan nanti?

Sebisa mungkin hindari interaksi yang rawan perpindahan virus. Memang agak sulit, ya, menghindarinya. Terutama bila kakek dan nenek mengutamakan kesopanan di atas segalanya. Contohnya saja, untuk menunjukkan tanda kesopanan, kita dan anak-anak diwajibkan untuk mencium tangan orang yang lebih tua. Padahal jenis interaksi tersebutlah yang paling rawan kontaminasi Covid-19. Hal ini memang sebaiknya didiskusikan terlebih dahulu sebelum berkunjung, ya.

Kondisi ini memang menjadikan kita sebagai anak serba salah. Membatasi kunjungan padahal demi menjaga kesehatan orangtua yang sudah lansia, seringkali dianggap aksi durhaka. Tetap mengunjungi dan mengabaikan protokol kesehatan, dianggap aksi yang membawa malapetaka.

Menurut saya, memang sebaiknya aturan berkunjung ke rumah para lansia ini harus didiskusikan terlebih dahulu, sih, terutama dengan yang bersangkutan. Meski seringkali malah memunculkan kesalahpahaman, jelaskan saja bahwa ini demi kebaikan bersama.

Baca juga:

Sumber Perdebatan Antara Menantu Perempuan dengan Ibu Mertua

5 Alasan Mengapa Penting Berdamai dengan Mertua


Post Comment