Anak Rewel Saat Liburan Itu Wajar Kok, Moms!

Lebaran hari kedua, sudah berapa kali anak tantrum dan rewel?

Alasan Mengapa Kita Harus Membiarkan Anak Laki-laki Kita Menangis - Mommies Daily

Kemarin saya cerita soal anak saya yang cranky dan tantrum parah karena ingin balon kan ya. Tadi pagi saya lihat Insta Story teman saya, anaknya juga tantrum seharian karena ingin balon. Padahal anak saya dan anak teman saya itu termasuk anak yang kalem jika di rumah. Jarang sekali tantrum apalagi cranky hanya karena balon.

Tapi karena sedang liburan, rasanya wajar kalau anak jadi ujian kesabaran yang berkali lipat ya. Anak bukan dalam kondisi sehari-hari jadi memang mudah tersinggung, dan itu sangat wajar.

Anak kan memang butuh rutinitas untuk tetap tenang, tapi kalau sedang liburan begini kan rutinitasnya berubah jadi ya wajar banget sih kalau mereka rewel. Because they don’t know what to expect.

Tau-tau disuruh bangun pagi dan nggak ngerti mau ke mana (jelas bukan ke sekolah), tau-tau dipakein baju rapi dan diminta bersalaman dengan banyak orang asing, belum lagi kondisinya sedang mudik. Tidur tidak di rumah sendiri. Semua serba kurang nyaman, semua serba asing.

Aturan pun jadi lebih longgar, screen time jadi lebih banyak agar dia tetap tenang dan tidak mengganggu orang, makan sesempatnya dan bukan makanan yang biasa ia makan. Jam tidur berantakan. Overwhelming sekali kan jadinya.

Kita saja yang orang dewasa rasanya capek ya. Apalagi anak-anak.

Belum lagi banyak yang membela!

Kakek, nenek, om, tante, dengan setia “menyelamatkan” anak ketika ayah dan ibu berusaha mendisiplinkan. Bubar sudah segala aturan. Anak jadi punya tameng dan lupa akan semua aturan di rumah. Merengek sedikit saja dibela, apalagi nangis. Diberilah semua yang diminta.

FYUH. Anak cranky, kita jadi ikutan cranky juga deh. Rewel berjamaah.

Tapi bersyukur ini hanya sementara ya. Liburan ternyata bikin aturan libur juga. Peer besar ketika kembali ke rumah, jadi jangan lupa ingatkan anak bahwa ini hanya liburan ya moms!

Setiap ia mau “melanggar” aturan, saya selalu bilang “boleh karena sedang liburan” atau “nanti minggu depan kamu sekolah, nangis nggak?” berulang kali. Untuk mengingatkan bahwa kondisi ini hanya sementara dan jangan harap bisa dilakukan di rumah ahahahaha.

Jadi ayo kita bergandengan dan bersabar, liburan tinggal setengahnya!


Post Comment