10 Makanan Terbaik dan Terburuk Untuk MPASI

Ditulis oleh: Lariza Puteri

ASI ekslusif sudah selesai, saatnya MPASI. Ini dia bahan makanan terbaik dan terburuk untuk MPASI.

Dari puluhan jenis makanan untuk MPASI, pilihan pertama saya untuk MPASI Gia dulu adalah labu kuning. Keputusan ini, tak semulus tulisan ini. Bimbang, banyak nanya, dan banyak baca. Sampai akhirnya saya menemukan kesimpulan, bahan makanan terbaik untuk MPASI adalah bahan makanan yang gampang didapat, tidak menimbulkan alergi (terutama untuk MPASI pertama kali), dan mudah diolah. Lebih lengkap, berikut makanan terbaik dan terburuk untuk MPASI (versi saya):

Baca juga: Jangan Telat Mengenalkan Ragam Tekstur MPASI pada si Kecil!

Makanan terbaik:

1. Beras

10 Makanan Terbaik dan Terburuk Untuk MPASI - Mommies Daily

Beras sebagai sumber energi untuk tumbuh kembang dan menunjang aktivitas harian Gia. WHO merekomendasikan untuk memberikan sumber makanan pokok lokal sejak pertama kali MPASI. Oleh karena beras merupakan sumber karbohidrat yang paling mudah didapat dan mudah juga diolah, maka bahan makanan ini menjadi andalan saya.

2. Avokad

10 Makanan Terbaik dan Terburuk Untuk MPASI - Mommies Daily

Avokad bisa menjadi sumber lemak yang bagus untuk bayi. Selain itu, avokad juga mengandung banyak vitamin. Saya biasa memberikan avokad sebagai camilan, bahkan sampai sekarang ketika anak-anak sudah besar.

3. Wortel

10 Makanan Terbaik dan Terburuk Untuk MPASI - Mommies Daily

Wortel kaya akan beta karoten yang bagus untuk kesehatan mata juga termasuk sayuran yang mudah dicerna. Saya juga memberikan wortel kukus sebagai finger food saat anak sudah masuk usia 7 bulan.

4. Labu

10 Makanan Terbaik dan Terburuk Untuk MPASI - Mommies Daily

Selama ini banyak ibu-ibu (termasuk saya) yang mengidolakan labu kuning sebagai bahan MPASI. Padahal sebetulnya, labu siam juga bisa kita berikan. Dua jenis labu ini sangat mudah ditemui. Teksturnya yang lembut juga memudahkan saya mengolahnya menjadi MPASI.

5. Ikan lele

10 Makanan Terbaik dan Terburuk Untuk MPASI - Mommies Daily

Pertama kali memberikan ikan lele untuk MPASI, banyak yang protes. Takut kena durilah, dibilang ikan yang joroklah dan lain sebagainya. Padahal ikan lele punya kandungan protein yang cukup tinggi. Selain itu, lele juga bisa dijadikan sumber lemak, kalsium, vitamin B kompleks, vitamin A, dan vitamin C. Hanya saja kita memang harus memerhatikan betul-betul saat memasaknya.

Makanan terburuk:

1. Madu

10 Makanan Terbaik dan Terburuk Untuk MPASI - Mommies Daily

Madu memang baik untuk kesehatan, tapi bisa bahaya bila diberikan pada bayi di bawah usia 1 tahun. Madu mengandung zat yang bisa menyebabkan infeksi pada bayi.

2. Kacang

10 Makanan Terbaik dan Terburuk Untuk MPASI - Mommies Daily

Kacang memang kaya serat dan bisa jadi sumber protein nabati. Tapi, jangan pernah memberikan kacang dalam bentuk utuh ke bayi. Bayi bisa saja tersedak dan gagal napas. Saya biasanya memberikan kacang-kacangan dalam bentuk tahu atau tempe.

3. Jus buah

10 Makanan Terbaik dan Terburuk Untuk MPASI - Mommies Daily

 

Jus buah memang mengandung banyak kandungan gizi, namun jangan diberikan pada bayi di bawah usia 1 tahun. Pemberian jus buah dapat membuat bayi kenyang sehingga tidak mau makan lagi. Padahal kandungan jus buah hanya air, gula, dan serat. Sementara bayi butuh asupan protein dan zat besi. Makanya saya lebih memilih memberikan buah dalam bentuk puree.

4. Ikan tuna

10 Makanan Terbaik dan Terburuk Untuk MPASI - Mommies Daily

Tuna merupakan jenis ikan laut yang mengandung merkuri. Jadi sebaiknya tunda dulu pemberian ikan tuna. Selain itu, ikan laut juga bisa berpotensi menimbulkan alergi. Kalaupun ingin memberikan ikan, saya lebih memilih ikan air tawar seperti ikan lele tadi.

5. Telur

10 Makanan Terbaik dan Terburuk Untuk MPASI - Mommies Daily

Telur termasuk salah satu bahan makanan pencetus alergi. Jadi sebaiknya jangan berikan telur sebagai MPASI pertama bayi. Saya baru berani memberikan kuning telur saat Gia berusia 8 bulan, sedangkan putih telur baru diberikan saat Gia berumur setahun.

Baca juga: MPASI Perdana, Mulai dengan Buah atau Sayur, Dulu, ya?


Post Comment