51 Fakta Seputar ASI dan Menyusui

 Mulai dari jenis-jenis ASI, cara menghangatkan ASIP hingga makanan yang dapat meningkatkan produksi ASI! Ini dia 51 fakta seputar ASI.

51 Fakta Seputar ASI dan Menyusui - Mommies Daily

1. Busui yang mengalami penyakit dengue dapat tetap menyusui, kok! Ibu yang sakit akan memiliki antibody terhadap infeksi dengue, sehingga justru memberikan perlindungan  pada bayi dengan cara menyusui.

2. Jika seorang ibu tidak mengeluarkan ASI-nya, maka tubuh  mengeluarkan Prolactin Inhibiting Factor (PIF) yang akan mengirim sinyal ke otak ibu bahwa ASI tidak dibutuhkan. Dan ini akan mengurangi produksi ASI hingga berhenti total.

3. Jika seorang ibu tidak menyusui, butuh waktu 7 – 10 hari untuk kembali ke level non-lactating.

4. Menyusui dapat mempercepat proses penyembuhan rahim pasca melahirkan.

5. Menyusui dapat mengurangi risiko ibu terkena kanker ovaroum, kanker payudara, obesitas hingga penyakit jantung dan diabetes mellitus tipe 2, serta masih banyak lagi.

6. ASI mengandung semua mineral dan nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi, termasuk mengandung antibodi tertentu yang mampu membangun sistem kekebalan tubuh bayi

7. Ada beberapa karbohidrat yang ditemukan dalam ASI tidak hanya bersifat antibakteri, tetapi juga bisa meningkatkan efektivitas protein antibakteri.

8. Tanda pelekatan payudara sudah tepat ketika menyusui: Saat seluruh area areola ibu masuk ke dalam mulut bayi maka tak ada bagian hitam yang masih terlihat, bibir bayi terlihat dower, tubuh bayi menempel pada tubuh ibu jangan sampai posisi kepala bayi miring menghadap payudara karena ini membuat bayi tak nyaman saat menyusu, tidak ada suara karena bila masih terdengar suara kecapan artinya bayi belum melekat dengan baik dan benar.

9. Hamil sambil menyusui tidak disarankan pada kehamilan berisiko tinggi. Yaitu, bila ibu menderita hipertensi, Diabetes Melitus, ibu yang obesitas, ibu yang hamil lebih dari satu anak, usia ibu hamil terlalu muda (remaja) atau terlalu tua (di atas 35 tahun) dan bila ibu memiliki riwayat keguguran.

10. Di atas usia 4-6 minggu, bayi ASIX mulai jarang BAB-nya, bahkan ada yang sampai 10 hari tidak BAB. Itu normal selama tidak ada keluhan lain, berat badan naik baik, tidak apa-apa.

11. Bayi ASIX akan mengeluarkan mekonium pada 24 jam pertama. Mekonium ini adalah kotoran yang dihasilkan bayi saat masih dalam rahim, berwarna hijau gelap.

12. Bayi ASIX lebih jarang mengalami sembelit atau konstipasi karena nutrisi ASI mudah dicerna dan diserap tubuh serta mengandung zat laksatif yang dapat mengencerkan tinja.

13. Saat menyusui sambil berpuasa, hindari minuman berkafein dan berkarbonasi seperti the, minuman ringan atau minuman bersifat diuretic.

14. Saat menyusui sambil berpuasa usahakan minum air putih dua liter per hari ditambah cairan lain seperti kuah sup, jus buah atau susu.

15. Memerah di malam hari dapat menghasilkan lebih banyak ASI perah, karena produksi hormon prolaktin di waktu ini sangat optimal.

16. Lima sebab yang sering membuat bayi mogok menyusu: Aroma baru yang dia cium, ketika ibu stress maka bayi ikut stress, ada infeksi atau penyakit pada bayi, keberadaan pengasuh baru, reaksi berlebihan pada sang ibu ketika sedang menyusui.

17. Ibu dan bayi yang diberi kesempatan IMD selama minimal 1 jam segera setelah lahir, 8 kali lipat lebih besar kemungkinannya untuk ASI eksklusif 6 bulan.

18. Kolostrum sudah diproduksi sejak trimester kedua kehamilan dan akan siap diminum bayi begitu plasenta terlepas dari rahim saat proses persalinan.

19. Penyebab ASI atau ASIP kita mengandung darah: Luka pada puting, Sindroma Rusty Pipe atau kondisi ketika aliran darah ke payudara meningkat seiring dengan perkembangan jaringan di payudara, pecahnya pembuluh darah kapiler dan tumor jinak.

20. Menyusui dapat menurunkan risiko gangguan perilaku seperti: cemas berlebihan, introvert hingga depresi anxiety.

21. Menyusui minimal 4 bulan dapat menurunkan risiko anak terkena gangguan pemusatan perhatian, agresif dan gangguan sosial terutama pada masa awal remaja.

22. ASI mengandung asam docosahexaenoic (DHA) omega-3 lemak, dengan asam eicosapentaenoic (EPA) lemak yang dapat mengurangi risiko gangguan afektif, termasuk depresi dan bipolar.

23. Jangan lakukan stimulasi puting sebelum melahirkan karena menyebabkan kontraksi, akibat keluarnya hormon oksitosin yang membuat terjadinya kontraksi pada kandungan.

24. ASIP terbaik adalah ASIP yang kondisinya mendekati ASI yang diisap bayi secara langsung. Artinya, yang masih cair. kalau memang terpaksa baru diinginkan.

25. Penyebab produksi ASI tiba-tiba menurun ada dua: Fisik (Masalah hormonal, pengguna pil KB yang mengandung hormon estrogen, konsumsi obat tertentu, pernah menjalani operasi payudara, faktor anatomis, jarang menyusui, pemberian sufor, pemakaian empeng/dot) dan Psikis (stress atau kelelahan).

26. Ada teknik bernama induced lactation yang memungkinkan seorang ibu bisa menyusui anak adopsi.

27. ASI yang pertama kali keluar disebut foremilk dan mengandung banyak laktosa serta lebih encer.

28. ASI yang keluar setelah foremilk, disebut hindmilk yang lebih kental serta berwarna kekuningan.

29. IMD adalah usaha bayi untuk menyusu dalam satu jam pertama setelah kelahiran, tanpa ada batasan ASI keluar atau tidak.

30. Makanan pendukung ASI adalah: sayuran berwarna hijau, oatmeal, salmon, sumber protein seperti ayam, daging, susu dan telur, asparagus serta buah dan sayur berwarna oranye.

51 Fakta Seputar ASI dan Menyusui

31. Pemberian ASI dapat membuat kita berhemat sekitar Rp 2.000.000 setiap bulan.

32. ASI dibagi dalam 3 jenis, yaitu kolostrum yang keluar pada 0-7 hari setelah si ibu melahirkan; susu transisi, yaitu susu hari ke-7 sampai ke-10; dan susu mature.

33. ASI tidak terpengaruh dari ukuran payudara.

34. Pada puncak laktasi, busui membutuhkan tambahan asupan cairan kurang lebih 700-785 mL per hari dibanding wanita yang tidak menyusui.

35. Masalah payudara seputar menyusui: Saluran susu tersumbat, puting datar atau terlalu besar, mastitis, puting lecet dan payudara tidak simetris.

36. 5 Faktor perusak pemberian ASI eksklusif: Belum siap mental, terlalu percaya mitos, kurang support system, donor ASI dan tenaga medis.

37. Menyusui sama sekali tidak membuat struktur payudara berubah dan menjadikan payudara kendor.

38. Busui tidak ada pantangan minum es karena bayi ASI mempunyai sistem kekebalan yang bagus, juga proses metabolisme di Busui tidak memengaruhi kondisi bayi.

39. Prinsip menyusui bayi kembar dua atau tiga adalah: dahulukan bayi yang lebih ringan berat badannya, baru dilanjutkan dengan yang lebih besar.

51 Fakta Seputar ASI dan Menyusui

40. Penggunaan otot-otot oromotor pada bayi yang menyusu dari botol tidak seoptimal bayi yang mendapatkan ASI secara langsung.

41. Cara menghangatkan ASIP

51 Fakta Seputar ASI dan Menyusui - Mommies Daily

42. Mengatur pola makan yang benar saat menyusui: tetapkan kebutuhan kalori, disiplin makan, jangan lakukan diet ketat.

43. Perubahan komposisi ASI dari hari ke hari:

– Kolostrum: Sejak hari kelahiran hingga 5 hari kedepan umumnya cairan yang keluar dari payudara adalah Kolostrum.
– ASI Transisi: Diproduksi sejak hari ke lima hingga hari ke-14 dan saat itu kadar protein mulai berkurang, sebaliknya karbohidrat dan lemak mulai meningkat.
– ASI Matur: Ini adalah ASI yang diproduksi sejak hari ke-14 dan seterusnya. Kandungan karbohidrat dan lemak di dalamnya lebih tinggi. Selanjutnya komposisi mulai konstan.

51 Fakta Seputar ASI dan Menyusui - Mommies Daily

44. Di minggu ke-6 ASI has highest concentration of antibodies.

45. Di usia bayi memasuki 3 bulan ASI penuh memiliki kandungan kalori yang tinggi untuk menunjang tumbuh kembang milestone si kecil.

46. Di bulan ke 6 kandungan omega acid di dalam ASI sangat penting untuk brain development.

47. Di usia bayi 12 bulan ke atas ASI mengandung kalori dan omega acid untuk pertumbuhan otot tubuh serta brain development.

48. Usia bayi 1-2 hari ukuran perutnya hanya sebesar buah Cherry. Maka lambung bayi hanya cukup menampung 5-7 ml ASI dalam satu kali periode menyusu.

49. Usia bayi 2 – 6 hari ukuran perutnya hanya sebesar kacang walnut. Maka lambung bayi hanya cukup menampung 22-27 ml ASI dalam satu kali periode menyusu.

50. Usia bayi di atas 6 hari ukuran perutnya berkembang menjadi sebesar biji Apricot. Maka lambung bayi hanya cukup menampung 45-60 ml ASI dalam satu kali periode menyusu.

51. Usia bayi 6 minggu ke atas ukuran perut bayi menjadi sebesar sebutir telur ayam. Maka lambung bayi bisa menampung 80- 150 ml ASI dalam satu kali periode menyusu.


Post Comment