Ariyo Wahab, “Pasangan itu seperti puzzle, semua harus saling terpasang agar menjadi gambar yang utuh.”

Mengarungi 15 tahun pernikahan, membuat Ariyo Wahab (43) dan Milasari Wardhani (44), tahu dengan persis formula membahagikan pasangan. Ada yang penasaran, mau tahu caranya?

Kalau lagi lihat sosok Ariyo Wahab di televisi, kesan saya ke pria jebolan Universitas Trisakti, Fakultas Hukum Internasional ini, bawaannya asik banget! Apalagi pas lagi tampil sebagai vokalis di The Dance Company. Kayaknya nggak menggambarkan, kalau ternyata Ariyo sudah punya anak 3 ya, hahaha.

Ariyo Wahab - Mommies Daily

Dengan pasangannya Mila Wardhani, usia pernikahan mereka sudah 15 tahun. Dan selama ini, sepanjang pemantauan saya. Hampir nggak ada kabar miring, ya. Pas saya ulik lebih jauh dengan Mas Ariyo, ternyata formulanya cukup sederhana. Salah satunya, prinsip Mas Ariyo, “Pasangan seperti  puzzle, semua harus saling terpasang agar menjadi gambar yang utuh.” Hmmm, menarik, ya, mommies?

Nah, walau tergolong ayah yang cool menurut ketiga anak mereka. Seperti layaknya orangtua lainnya, Ariyo bersama istri, juga menerapkan sejumlah peraturan terhadap ketiga putrinya Kyra (15), Jaimie (11), dan Sabine (10).

Yuk, langsung saja simak obrolan saya dengan Ariyo Wahab, siapa tahu ada inspirasi yang bisa mommies petik.

Mas Ariyo, kegiatan terbaru mas di bidang tarik suara apa nih, yang sedang digarap? Yang sendiri dan dengan The Dance Company?

Sebentar lagi saya akan mengeluarkan single pertama buat album solo saya, “Ariyo Wahab”. Album yang akan saya dedikasikan untuk istri saya yang selama ini sudah menjadi teman baik saya. Ini akan menjadi album solo saya yang kedua setelah tahun 2003. Kalo TDC kami sudah mengeluarkan 2 single yaitu Dance with you dan Foto untuk album ke 3 kami yang berjudul “Keliling Dunia.”

Di antara kesibukan di bidang seni. Bagaimana mas Ariyo, menjaga quality time dengan anak dan pasangan?

Alhamdulillah saya diberkahi keluarga mengerti pekerjaan saya. Dan merekapun bangga dengan apa yang saya kerjakan selama ini. Support mereka sangat besar. Jadi nggak terlalu masalah buat atur waktu dengan keluarga.

Mengingat Mas Ariyo dikaruniai 3 anak perempuan. Apa tantangannya? Dan bagaimana mas dan istri menghadapinya? 

Tantangannya seru. Karena KJS (Kyra, Jaimie, Sabine) memiliki karakter yang berbeda. Cara penanganan dan penyampaiannya juga agak berbeda. Yang penting adalah bagaimana saya dan istri lebih mendalami dan mengenal lebih dekat ke anak-anak dan membuat pengertian yang bisa mereka tangkap dengan mudah dan benar. Contoh: Kyra lewat seni dan Jaimie lewat science. Dan yg paling penting dari semuanya adalah saya dan Mila harus KOMPAK sebagai tim. Biar bagaimanapun orang tua yang paling mengerti anak sendiri.

Apa saja kekhawatiran membesarkan tiga anak perempuan, mas? Dan bagaimana mas dan pasangan mengantisipasinya?

Kekhawatiran mungkin ada, pergaulan dan media sosial zaman sekarang. Tapi saya sangat percaya sama KJS. Sampai sejauh ini perkembangan mereka sangat baik dan sesuai dengan yang kita inginkan. Sikap, pengertian, peduli, cinta yang mereka tunjukkan sangat hebat. Akhlak adalah yang paling penting buat menjaga diri ketika mereka berada dimanapun, kita juga sering mengingatkan kepada KJS, jangan lupa berdoa dan selalu ingat Allah dimanapun mereka berada.
Ariyo Wahab - Mommies Daily

Kalau mereka ingin bermain boleh-boleh saja asal kami orangtuanya tahu mereka pergi kemana, dengan siapa dan sampai jam berapa. Nggak boleh sering-sering. Mereka harus ikut aturan orangtua dan harus disiplin. Kyra sudah punya akun IG tapi private. JS bermain gadget hanya boleh di weekend. Kami masih memakai sistem dan mainan oldschool, ngobrol bareng keluarga di meja makan, kamar dan main ludo, bekel dan lain-lain.

Saya “intip” di akun IG mas Ariyo, hubungan mas dengan istri tampak seru, dan cenderung humoris. Apa memang konsepnya seperti itu? Atau seperti apa mas?

Banyak yang nanya kalau saya orangnya humoris dan romantis. Saya ngga tahu soal itu. Saya hanya ingin Istri saya bahagia. Dan saya mengerti bagaimana caranya membahagiakan Istri saya. Saya bahagia melihat Istri saya bahagia. Dia pantas mendapatkan itu semua. Kalau konsep, emang dasarnya kami itu konyol dari dulu, hahahaha. Kekonyolan itu kami pelihara sampai sekarang. Sayang kalau dibuang.

Di caption salah satu postingan mas 31 Oktober lalu, tertulis quote ala kamu:

“Fungsi belajar adalah agar kita mengerti. Fungsi kita mempelajari pasangan, agar kita bisa saling mengerti. “

Menurut mas Ariyo, bagaimana cara terbaik mempelajari pasangan. Day to day, supaya bisa saling mengerti?

Kalo versi saya adalah bagaimana kita bisa menerima perbedaan dan kekurangan pasangan. Perbedaan sangat kita butuhkan karena apa yang dia punya, saya nggak punya. Apa yang saya punya, dia nggak punya. Saling mengisi. Saya nggak mau mempermasalahkan perbedaan, karena kami memang sudah pasti beda, nggak mungkin sama. Bentuk hati kami beda, lekukan badan kami beda. Kekurangannya adalah kelebihan saya, kelebihannya mengisi kekurangan saya. Itu semua agar kita terpasang utuh. Namanya juga pasangan. Seperti  puzzle saja. Semua harus saling terpasang agar menjadi gambar yang utuh.

Ariyo Wahab - Mommies Daily

Yang namanya kehidupan rumah tangga, pasti ada aja gesekan, konflik atau berantemnya. Bagaimana cara mas Ariyo, meredam konflik dan mencari solusi terbaik?

Nah, saat itulah masa-masa pembelajaran buat kami. Dengan adanya persoalan, kami jadi ada ide-ide positif buat solusi kebahagiaan bersama dan kami makin ‘mengenal’ pasangan. Semua itu adalah proses untuk jadi lebih baik. Saat ada masalah, bukan soal siapa yang benar atau salah, nggak usah dibesar-besarkan, karena masalah datang dengan sederhana, agar bisa diselesaikan dengan cara yang sederhana dan mudah. Kalo kita bisa melewati itu semua, semua jadi terasa ringan dan bahagia. Allah memberi masalah yang sesuai kemampuan kita. Insya Allah.

Mas sendiri dan pasangan, ingin dipandang sebagai orangtua yang seperti apa, kelak ketiga puteri mas dewasa?

Apa saja selama mereka hormat, sopan dan mendengarkan apa kata orang tuanya. Sampai sekarang, sih, kata mereka, Ayah dan Bundanya COOL! Hahahaha..

3 atau lebih, bekal hidup yang wajib ditanamkan pada ketiga puteri mas Ariyo?

Akhlak, Ilmu, Doa dan Usaha.

Kan anak-anak semua perempuan, kalau main bareng ayahnya, main apa saja ya mas?  

Main ludo! Hahahaha, apa saja sih. Saya selalu mengarahkan anak untuk main mainan zaman dulu. Jangan terlalu ke gadget. Lebih cenderung kegiatan outdoor.

Saya lihat, mas Ariyo dan mbak Mila, punya usaha resto sandwich (Cheese Me Up), sejak kapan dan kenapa pilih sandwich?

Iya Alhamdulillah “Cheese me up” sudah setengah tahun.

Ini murni bisnis berdua dengan istrikah mas? Jika iya, boleh dong, bagi kiatnya, apa aja yang harus perhatikan kalau mau bisnis dengan pasangan?

Kami berdua dan ada partner teman baik kami. Kiatnya? Sebenarnya kami baru pertama kali usaha restoran dan masih belajar banget. Tapi satu yang pasti adalah kami harus punya waktu buat usaha kami ini. Ide-ide segar juga sangat diperlukan buat untuk membangun sebuah resto. Ini murni resep masakan istri semua. Saya percaya sama dia soal masakan. Dan ini adalah bentuk apresiasi saya kepada Mila yang selama ini udah membahagiakan keluarga lewat masakannya.

Bisa digambarkan, bagaimana perasaan mas Ariyo sebagai seorang ayah dan suami?

Alhamdulillah sejak 15 tahun yang lalu saya tidak habis-habisnya bersyukur dan berterimakasih kepada Allah yang telah memberikan Istri dan anak-anak seperti mereka di kehidupan saya. Begitu indah kasih sayang yang mereka berikan. Saya menikmatinya.

Di antara jadwal mas Ariyo yang padat (sebagai seniman, ayah, suami dan tentu pribadi seutuhnya). Bagaimana menjaga diri mas tetap punya “kehidupan”? Punya me time favorit?

Justru dengan mereka saya jadi lebih ‘hidup’. Me time yang saya banget adalah tidur, karena saya ngantuk dan bosan kalo jauh dari mereka, hahahaha

Terima kasih Mas Ariyo sudah bersedia sharing cerita sama MD. Semoga makin cool di mata anak-anak, ya :)

*Images taken from IG @ariyowahab


Post Comment