Cerita Seru Tentang Membangun Karakter Anak

Ditulis oleh: Lariza Puteri

Buku ini memberitahukan Dhia tentang bersyukur. Saya suka sekali!

Buku Untuk Anak - Mommies Daily

Hampir sebulan sekali, saya biasanya membawa Dhia ke toko buku. Yap, saya memang ingin menumbuhkan kebiasaan membaca. Sebetulnya tak melulu harus ke toko buku, sih, terkadang saya juga mengajak Dhia ke perpustakaan kota yang sekarang tempatnya cukup seru dan nyaman. Kalau sudah di sana, Dhia bisa betah berjam-jam. Banyak banget kan perpustakaan anak yang enak sekarang.

Meskipun belum bisa membaca dengan lancar, Dhia menyukai buku yang memiliki gambar. Terkadang saya melihat Dhia menerka-nerka sendiri cerita bukunya dari gambar. Lumayanlah, untuk belajar mengembangkan imajinasi, hihi. Karena bagaimanapun, saat memilih buku bacaan untuk Dhia, saya tetap harus menyesuaikan dengan usianya dong. Namun, saya atau bapaknya Dhia juga sering kok membacakan buku. Ini menjadi tagihan rutin Dhia saat akhir pekan.

Baca juga:

Kiat Memilih Buku Bacaan Untuk Anak Sesuai Usia

Karena tahun ini Dhia masuk Sekolah Dasar, dan kebetulan saya memilih sekolah yang memiliki basis agama Islam, maka pendidikan tentang agama pun menjadi lebih gencar (sebelumnya santai tapi pasti, hehe). Awalnya saya cukup kesulitan mencari buku cerita yang sesuai dengan tujuan saya. Sampai saya menemukan buku, “20 Cerita Asyik Pembangun Karakter Anak Muslim.” Buku ini ditulis oleh dr. Vicka Farah Diba. Latar belakang penulis sebagai dokter anak, membuat cerita terasa lebih kuat.

Buku Untuk Anak - Mommies Daily

Cerita-cerita yang berada di dalam buku ini mengandung hikmah yang memandu keseharian anak. Misalnya seperti mengajarkan bersyukur, percaya diri, tolong menolong, berhemat, dan cara menjaga kesehatan. Yang lebih menyenangkan, buku ini dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik, sehingga Dhia juga tak bosan. Bahkan beberapa dari cerita dalam buku ini, sangat bisa diaplikasikan sesuai dengan realitas anak.

Bagi saya, buku ini bisa menjadi alternatif mengajarkan anak tentang kebaikan, sopan santun sekaligus mengenal agama dengan lebih baik.


Post Comment