5 Cara Cegah Si Kecil Stress Saat Pindah Rumah

Pindahan rumah ternyata cukup melelahkan dan bikin stress, ya. Supaya anak bisa lebih enjoy dengan proses pindahan rumah, saya dan suami pun mencoba melakukan beberapa hal lebih dulu. Apa saja?

Penantian panjang saya dan suami akhirnya tahun ini bisa terwujud. Iya, rumah second yang kami beli setelah menikah akhirnya bisa direnovasi juga. Padalal seingat saya, renovasi rumah sudah jadi resolusi beberapa tahun lalu. Berhubung dana renovasi baru terkumpul, resolusi ini baru bisa kesampaian tahun 2017. Akhir tahun lalu saya sekeluarga pun sudah mulai mencicil untuk pindahan.

Banyak orang yang bilang, kalau pindahan rumah itu bikin stress. Bahkan ada survey yang menyebutkan kalau tingkat stress pindahan rumah mendekati stress saat menghadapi perceraian. Hahahaa…. Mungkin, stress pindahahan rumah dikarenakan tabungan sudah terkuras habis, ya? Setidaknya ini yang saya rasakan, sih :D

pindah rumah mommiesdaily

Nah, kalau orang dewasa saja bisa stress… bagaimana dengan anak-anak? Saya sendiri sempat khawatir kalau Bumi merasa nggak nyaman dengan lingkungan baru tempat kami akan tinggal. Tapi syukurnya, sih, sejauh ini anak saya terlihat happy dan selalu antusias kalau ngomongin rumah barunya.

Supaya anak saya nggak ngerasa stress, saya dan suami berusaha melakukan beberapa hal lebih dulu.  Di antaranya adalah….

Survei  lingkungan rumah baru

Sebelum rumah kami direnovasi, Bumi selalu bilang kalau dia nggak mau pindah. Katanya, “Rumahnya kok, seram dan kotor sih, bu? Aku nggak mau tinggal di sini, ah.” Hahaha, jangan kan Bumi, saya dan bapaknya juga akan mikir panjang dulu kalau pindah dengan kondisi rumah yang belum direnovasi. Supaya Bumi lebih terbiasa dengan lingkungan barunya, saya pun akhirnya saat ‘ngelongok’ rumah, saya pun sering mengajak Bumi untuk survei, jalan-jalan di lingkungan rumah kami. Harapannya cara ini bisa menumbuhkan rasa minat, Bumi pun jadi bisa kenalan dengan teman-teman barunya.

Rumah baru, banyak hal yang baru

Setuju nggak kalau sebenarnya anak-anak senang mengeksplorasi segala hal yang baru? Supaya anak merasa lebih semangat mau pindahan, saya sering bercerita ke Bumi kalau di rumah barunya akan banyak hal-hal baru yang bisa dia dapatkan, salah satunya tentu saja teman baru.

Dongeng soal rumah baru

Salah satu upaya saya dan suami supaya momen pindahan rumah jadi nggak terasa berat buat Bumi adalah lewat bercerita. Jadi sebelum kami pindah, sebisa mungkin sering membahas betapa menyenangkannya pindahan rumah di setiap obrolan. Biar lebih ngena, sesekali juga perlu kteatif mendongeng  soal betapa serunya saat pindah rumah.

Melibatkan saat membongkar dan mengepak barang

Jauh sebelum pindahan, saya dan suami sudah mulai mencicil membongkar barang-barang kemudian mengepak barang di dalam kardus dan box. Kegiatan ini tentu saja juga melibatkan anak. Jadi Bumi kami minta untuk membereskan barang-barangnta sendiri dan mengepaknya. Kemudian, dia pun memberikan label khusus pada barang=barang yang ia miliki, baik itu mainan, koleksi buku dan baju-bajunya.

Menata rumah bersama-sama

Saat nyicil pindahan rumah, saya dan suami pun berusaha untuk selalu melibatkan Bumi, termasuk saat membersihkan rumah dan menata rumah bersama. Percaya, deh, ketika ditanya atau diminta pendapatnya saat menyusun tata letak di rumah baru, anak-anak akan merasa suaranya dihargai. Selain itu, biar semangat saya pun membiarkan Bumi ikut merancang kamarnya sendiri. Saat membeli furniture untuk kamar, termasuk pemilihan cat tembok, tirai, seperai, dan perlengkapan lain, tidak ada salahnya untuk menyesuaikan dengan selera mereka.

 


Post Comment