19 Dokter Anak Pro ASI Rekomendasi Member Mommies Daily

Bagi Mommies yang sedang hunting dokter anak pro ASI, mungkin beberapa rekomendasi dari para member Mommies Daily di bawah ini bisa menjadi pilihan.

Urusan mencari dokter kayaknya nggak beda jauh sama mencari jodoh deh (eaaaaaaa). Yah, ini sih memang pendapat saya pribadi. Mengapa saya berpikir begitu? Karena urusan mempercayakan kesehatan tentu nggak bisa diserahkan kepada sembarang orang. Jadi saat mencari dokter untuk saya atau untuk anak-anak, lumayan banyak persyaratan dan coba-cobanya. Saya sempat mencoba empat dokter anak sebelum akhirnya melabuhkan hati pada dua dokter yang sekarang.

Kalau beberapa waktu lalu Thatha pernah membahas mengenai dokter kandungan alias SpOG favorit dan Adis pernah memberikan list dokter anak yang ganteng, kali ini saya mau memberikan daftar dokter anak yang pro ASI rekomendasi para member Mommies Daily. Siapa saja mereka?

dokter anak Pro ASI

1. dr Made Indra Waspada, SpA
“Praktik di Kemang Medical Care dan RS Asri. Dokter Made selalu bertanya ketika konsul, “Bagaimana bu, masih ASI kah? ASI bagus bu, usahakan minimal 2 tahun ya.” Orangnya sangat enak diajak bertukar pikiran mengenai tumbuh kembang anak dan ilmunya update banget.” – IG: Ibumayka.

2. dr Ni Ketut Prami, SpA
“Praktiknya di KMC. Anak pertama (7 tahun) dan anak kedua (2 tahun), dua-duanya periksa ke dr Ami. Dibela-belain jauh ke KMC karena dr Ami enak banget diajak diskusi. Selain pro ASI, beliau juga sangat rasional untuk pemakaian obat-obatan.”   – IG: bheboth

3. dr Susiana T, SpA
“Praktik di RSIA Grand Family. Beliau pro ASI dan sangat care dengan tumbuh kembang serta gizi anak.” – IG: ameliactine

4. dr Diana Amilia, SpA
“Praktik di RSIA Kendangsari Surabaya. Setiap konsul tidak pernah terburu-buru meski banyak yang antre. Ketika banyak orang menyuruh untuk menyapih pada saat usia anak saya dua tahun, beliau tetap menyarankan sapih dengan cinta atau tanpa paksaan.” – IG: v3dyah

5. dr Tony Itjong Dahlan, SpA
“Praktik di RS Santo Borromeus Bandung. Beliau mengatakan pemberian ASI eksklusif pada bayi sangat baik untuk tumbuh kembang dan daya tahan tubuh bayi.” – IG: tobiasleanderhuri

6. dr Hermansyah Irwan, SpA

“Praktik di RS Sari Asih Ciputat. Beliau selalu menyarankan ASI dan pemberian makanan bergizi dalam setiap recovery sakit anak. Tidak menyarankan sufor untuk meningkatkan berat badan, melainkan optimalkan ASI dan makanan tinggi protein. Bahkan saat anak saya dirawat 11 hari karena DBD dan ITP, beliau tetap menyarankan ASI.” – IG: intannajma

7. dr Meta Hanindita, SpA
“Praktik di RS Graha Amerta Surabaya. Saat awal-awal lahiran saya sempat mau tambah sufor karena bayi nggak berhenti nangis. Untungnya dr Meta selalu memberi semangat dan kasih support. Sangat komunikatif dan telaten. Sampai sekarang Aya sudah 16 bulan masih ASI tanpa tambahan formula apapun.” – IG: aya.kusuma

8. dr Erlin Juwita, SpA
“Praktik di RS YPK Menteng. Sangat pro ASI, kalau konsultasi tidak buru-buru. Bisa ngobrol layaknya seorang teman. Rasional banget dengan pemakaian obat-obatan. Kalau nggak perlu obat malah kadang habis konsul langsung disuruh pulang aja. Bisa kontak via WA dengan beliau. Jadi saat-saat urgent bisa tetap komunikasi. TOP deh.” – IG: anthy1708

9. dr Erwin Lukas, SpA
“Praktik di RS Hermina Bekasi Barat dan RS Hermina Grandwisata, Tambun. Selain pro ASI, beliau juga RUM alias rasional banget dengan pemakaian obat-obatan.” – IG: jengpipin

10. dr Victor Erwin Irwandi, SpA

“Praktik di RS Grha Kedoya Jakarta. Sudah tua tapi super baik dan super teliti. Dokternya juga nggak gampang memberikan antibiotik ke anak.” – IG: agnettast

11. dr Elisabeth Yohmi, SpA
“Praktik di Pelayanan Kesehatan St Carolus Jakarta. Pengalaman saat anak pertama tahun 2014, hingga hari ketiga setelah melahirkan ASI belum keluar. Di saat seluruh keluarga sudah heboh nyuruh kasih minum air putih atau sufor, beliau dengan sigap dan penuh pengertian selalu support dengan kata-kata positif. Beliau juga membantu memberi penjelasan ke keluarga dengan tegas say NO to sufor apalagi air putih minimal sampai eksklusif and it works. Setelah masuk hari ketiga ASI sudah keluar dan semakin hari semakin lancar hingga akhirnya menyusui selama 16 bulan. Saat anak kedua, ASI langsung ngucur deras dari menit pertama melahirkan dan tentu saja dokter anaknya tetap dr Elisabeth Yohmi, SpA.” – IG: gracenataliesinambela

“Sangat Pro ASI dan jadi konselor ASI. Sangat komunikatif.” – IG: yulita.v3

12. dr Rastra. SpA
“Praktik di RS Hermina Depok, RS GPI dan RSIA Aulia Jagakarsa. Selalu menyemangati ibu-ibu untuk ASI, RUM dan pro MPASI banget. Orangnya asyik, bisa diajak konsultasi via emal atau WA. Cool and always menenangkan ibu-ibu baru yang galau sama kesehatan bayi dan anak-anaknya.” – IG: inne.ra

13. Prof DR Hj Rulina Suradi
“Praktik di RSB Asih Panglima Polim, Jakarta. Setelah lewat 1 tahun ASI saya sempat seret karena stress dengan pekerjaan. Beliau tidak langsung memberikan saran untuk sufor dan tetap memberi semangat untuk memberikan ASI. Memberikan sugesti positif.” – IG: arlianidewi

“Selalu memberi semangat untuk memberi ASI. Beliau juga dokter laktasi, di saat saya panik karena bayi kuning tetapi beliau tidak langsung mengambil tindakan untuk disinar malah hanya menyarankan saya untuk memberi ASI sesering mungkin dan dijemur. Beliau juga tidak menyarankan air putih sebelum 6 bulan.” – IG: zizoazizah

14. dr Endah Citaresmi SpA
“Praktik di RS KMC Jakarta. Sangat informatif dan bisa diajak diskusi. Sangat membantu terutama ketika menjelaskan ke anggota keluarga tertentu, mengenai tidak hanya pentingnya pemberian ASI namun juga support ke ibu supaya ASI lancar. Berasa benar-benar dapat support dan semangat selama masa menyusui.” – IG: amikartikasari

“Praktik juga di RSAB Harapan Kita. Sangat pro ASI dan pro RUM. Kalau lagi konsultasi, serasa mama-nya kuliah lagi. Banyak share ilmu mengenai kesehatan anak dan nggak bikin panik kalau anak lagi sakit.” – IG: chabiey

15. dr Ayu Partiwi, SpA
“Praktik di RS Bunda, Menteng. Dokter Tiwi baik banget dan komunikatif. Ke dokter Tiwi saat mencari second opinion karena bayi sempat didiagnosa tongue tie. Tapi untungnya tidak perlu diapa-apain dan sekarang anaknya sehat normal. Pro RUM juga.” – IG: amikartikasari

16. dr M Tatang Puspanjono, SpA
“Praktik di RS Pondok Indah. Sangat pro ASI dan sangat komunikatif.” – IG: mentaarii

17. dr Niken SpA
“Praktik di Klinik Alfina dan RSUD Cilegon. Banten. Enak diajak sharing. Selalu cek tumbuh kembang anak, mau memberikan nomor WA jadi bisa konsul kapan saja. Jarang memberikan obat sebelum anaknya sakit banget. Lebih sering menyarankan boost ASI dan dijemur dulu lalu diuap. Kalau mepet baru pakai obat, terakhir baru antibiotik. Lovely banget deh.” – IG: merrymeemerry

18. dr Sander SpA
“Praktik di RS Pondok Indah. Support ASI dan tanggap sama keadaan bayi. Ngeh kalau anakku tongue tie di usia 3 hari dan memberikan rujukan dokter laktasi.” – IG: shnt

19. dr Fransiska Sri Susanti, SpA

“Praktik di RS PMI Bogor dan RS Melania. Dokternyta pro ASI dan pro RUM. Saat umur 4 hari anak demam tinggi dan harus dirawat di NICU, beliau tetap support untuk memberikan ASI.” – IG liaotfiani

Kalau Mommies juga punya dokter anak pro ASI favorit, boleh juga lho kasih tahu di sini.


Post Comment