10 Dokter Kandungan Favorit Para Mommies

Sebelum mengandung atau ketika baru dinyatakan hamil, biasanya seorang perempuan akan memilih dokter kandungan yang sesuai hati. Mau tahu, siapa sajakah dokter obgyn favorit pilihan Mommies yang berhasil saya himpun?

Hamil merupakan salah satu kodrat yang diberikan Tuhan kepada perempuan, jika sudah datang waktunya – pasti si calon ibu akan memberikan usaha terbaiknya untuk melindungi jabang bayi tercinta. Misalnya, mencari tahu keluhan apa saja yang harus diwaspadai selama kehamilan, ataupun mengunggah beberapa aplikasi untuk ibu hamil. Tujuannya tak lain memanfaatkan teknologi untuk memantau kehamilan.

10 SPOG Favorit Para Mommies

Image: www.parentmap.com

Ketika saya dinyatakan hamil dua tahun yang lalu, hal pertama yang saya dan pasangan sangat perhatikan adalah soal nutrisi untuk ibu hamil. Jangan sampai kurang, tapi juga diusahakan tidak berlebih. Karena ternyata penting juga memantau berat badan selama kehamilan. Kalau segala asupan nutrisi sudah tercukupi dengan ideal, saya yang notabene ketika hamil masih ngantor masih bisa bekerja dengan nyaman selama proses kehamilan.

Dari semua usaha untuk menjaga bayi tetap sehat, ada satu yang juga tak kalah penting. Yaitu, menentukan dokter obgyn yang akan memantau kehamilan saya dan membantu proses persalinan saya nanti. Bagi Mommies yang sedang mencari dokter obgyn, dan butuh referensi sesama Mommies, simak deh beberapa nama dokter yang direkomendasikan oleh beberapa Mommies di luar sana. Semoga membantu ya :)

1. “Rekomendasi dari saya dr. Hanny Rono Sulistyo SpOG – Melinda Hospital, Bandung karena berpengalaman, cepat tanggap memberikan solusi permasalahan pasien, berhasil membantu saya menentukan calon jenis kelamin baby. Kiat-kiatnya mantap!” -Rudi Resmiyadi, Bandung.

2. “dr. Julius T. Pangayoman, Melinda Hospital, Bandung. Alasannya karena penjelasannya sangat ilmiah untuk setiap tindakan yg diambil (dibanding pengalaman obgyn sebelumnya yang nggak banget, udah antre lama, saran yang dikasih seperti bukan saran dokter). Selain itu dokternya fair kalau ngasih masukan buat suami dan isteri, nggak tergesa-gesa kalau periksa pasien walaupun antreannya banyak, yah worth every penny lah. Terus respon kalau konsul via telepon, SMS dan WhatApp. Dan yg terakhir, pro ASI. -Intan Apriani, Bandung

3. “Dokter kandungan kesayangan saya adalah dr. Benny Marpaung yang praktik di RS Asih., Jakarta. Karena baik, sabar, bersedia disms jam berapa saja dengan pertanyaan se-bodoh apa pun. Dan pro normal banget, sabar menghadapi pasien yg diabetes. Menjaga diet saya, menyarankan saya ke ahli endokrin dan lain-lain. Hasilnya berat badan saya naik 12 kg. sesuai target!” Asmara Wreksono, Jakarta

4. “dr. Hendrik Juarsa S.POG . Praktik di RS. RKZ, Kimia Farma Jl. Darmo, RSIA Lombok Dua-Dua Lontar, RS. Gotong Royong, Surabaya. Dokternya baik, nggak pelit ilmu, menenangkan, menjelaskan sampai ibu puas, USG nya jelas, dan lama. Yang penting Pro normal dan Pro ASI, dan kalau yg SC katanya jahitannya rapi. Nggak bisa pindah ke lain hati lagi deh :D.” D. Aprillia Andhiny, Surabaya.

5. “dr. Ivan Sini, RS Bunda, Jakarta. Menjadi dokter kandungan saya karena selain ganteng, hahaha, juga langganan teman-teman kuliah, asyik banget untuk diajak diskusi, santai banget dan pas lahiran masih ngajak bercanda, juga pas operasi kista.Sayangnya dr. Ivan hanya menangani pasangan yang program, jadwalnya padat merayap.Plus dokter Ivan nggak banyak larangan, usia kandungan sebulan saya sudah boleh dinas.” Tyas Soejoedono, Jakarta

6. “dr. Ridwan SpOG, praktik di Kemang Medical Care, Jakarta. Karena bisa membuat saya tenang selama hamil, nggak kasih obat, selama hamil cuma dikasih folavit seharga 30 ribu dan nggak boleh print USG karena mahal. Disuruh bawa flashdisk aja pindahin data langsung,hahaha. Lalu favorit juga karena saya bisa melahirkan normal dengan riwayat jantung. Dan tentunya pas melahirkan bisa santai sambil becanda padahal udah sakit nggak karuan. Responsif membalasa WA/SMS. Kalau pertanyaan terasa mengkhawatirkan, beliau bisa tiba-tiba telepon, make sure everything is doing fine.” Sazkia Rosseina Gaziscania, Bandung

7. “dr. Aria Wibawa SpOG (K) dia ada di Hermina Jatinegara dan RSCM. Dia pintar banget menurut saya, ya. Secara dari 4 SpOG yang sempat saya datangi, hanya dia yang bisa tahu kalau saya hamil di luar kandungan, dan saya jadi selamat! Selain itu, dia detail banget kalau periksa dan mampu menenangkan. Tapi dia nggak mau kita bawa anak kecil ke dalam ruang praktik. Dan setelah operasi sesar dia juga nggak banyak ngasih obat termasuk penghilang sakit. Karena dia bilang sakit bekas operasi itu normal dan nanti juga akan sembuh.” Fibra T. Amukti, Jakarta.

8. “dr.Diah Rumekti praktek di RS.Adinda dan PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Beliau cara bicaranya lembut, membuat pasien tenang, pro persalinan normal dan pro aASI.” Asty, Yogyakarya

9. “dr. Noroyono Wibowo di RSIA Bunda Menteng. Dokternya ceplas ceplos tapi santai, diagnosa selalu berdasarkan data, berpengalaman banget, kalau periksa selalu detail dan menyeluruh, bagus dibilang bagus jelek dibilang jelek, sering menjadi rujukan untuk kasus kehamilan risiko tinggi karena beliau subspesialis fetomaternal.” Ardhani Robonson Luthfy, Jakarta.

10. “dr. Arju Anita. Praktek di JMC (Jakarta Medical Center) & Hermina Depok. Orangnya asyik, kalau ngasih penjelasan enak banget, sabar menanggapi pertanyaan, pro normal & IMD. Paling penting selalu jawab pertanyaan via WhatsApp.” Istiana Sutanti, Jakarta.

Jika Mommies mau memberikan rekomendasi dokter kandungan favorit Anda, silakan loh. Kami tunggu ceritanya :)


7 Comments - Write a Comment

  1. dr Yuma RS Mitra Kemayoran juga OK. Selain ganteng (hehhehe..), beliau juga ramah dan bisa ditanya apa aja. Ga buru-buru, jadi kalaupun kita kontrolnya lama karena banyak nanya, beliau ttp santai dan ttp ngeladenin kita. beliau juga sepertinya pro asi dan pro normal.

  2. Recommended utk dokter obgyn di Surabaya dokter Hendrik Juarsa.
    Pinter,ramah & detail klo jelasin pas USG.
    Selain itu yg bikin ga takut lg SC pdhl ini uda SC kedua saya jahitannya jg ruapii bgt bila dibandingkan dg SC pertama saya yg bukan di dr. hendrik,beliaunya punya obat anti nyeri yg tokcer cpt bgt nyerinya ilang 3 hr uda ga ngerasain nyeri lg,ga heran beliaunya belajar di Jerman pake cara pengobatan spt itu.
    Jadi buat yg pengen SC mending ke dr. Hendrik Juarsa aja dijamin ga bakal trauma n puas dg jahitannya.

Post Comment