5 Area Rumah yang Wajib Dicek Secara Berkala

Ditulis oleh: Saskia Elizabeth

Nggak hanya kesehatan tubuh yang perlu dicek secara berkala, namun juga kesehatan rumah tempat kita tinggal. Ini 5 hal di area rumah yang wajib dicek secara berkala.

Setelah menikah dan punya keluarga kecil, saya baru sadar yang namanya rumah ternyata harus mendapat perhatian secara berkala, lho! Berawal dari, tiba-tiba atap rumah bocor, air tergenang di area mandi karena saluran air mampet, lalu ketika saya minum, di dalam gelas terdapat kotoran, AC kamar yang mulai tidak dingin. OMG! Ternyata saya jorok juga! Kebayang kan kalau tempat kotor berarti semakin banyak bakteri yang berkembang.

Pengawasan berkala juga berguna untuk menjaga keamanan penghuni rumah serta menghindari kerusakan dini dari beberapa peralatan. Saya mau share beberapa hal yang harus mendapat perhatian berkala:

1. AC
Baiknya dibersihkan: filter dibersihkan sebanyak 1x dalam 1-2 bulan. Untuk lebih mudah Anda dapat memanggil teknisi AC terpercaya untuk membersihkan sekaligus merawat sehingga mencegah dari kerusakan mesin.

Dampaknya apabila kotor: tergantung pemakaian, semakin sering Anda menggunakan AC, semakin berat juga mesin bekerja dan semakin banyak kotoran yang mengendap. Saringan udara yang kotor akan menghambat proses sirkulasi udara dan menjadi tempat yang nyaman bagi kuman, bakteri, maupun jamur, sehingga udara yang dihasilkan tidak bersih dan sehat.

2. Dispenser
Baiknya dibersihkan: 1x dalam 3-6 minggu. Selain membersihkan dispenser bagian luar dengan tisu khusus setiap mengganti botolnya, bagian dalam dispenser merupakan bagian yang juga wajib bersih. Apabila masih menggunakan guci air minum, Anda dapat dengan mudah membersihkannya seperti mencuci piring, sehabis mencuci jangan lupa bilas air panas. Apabila menggunakan mesin elektronik, matikan dulu listriknya, bersihkan penampung/selang penghubungnya. Bersihkan dengan kain atau sikat lembut dengan cairan pembersih. Sehabis itu rendam dengan air hangat selama 10 menit.

Dampaknya apabila kotor: tidak perlu dijelaskan lebih detil sepertinya. Tempat yang kotor menyimpan banyak bakteri/kuman sehingga dengan mudah mereka dapat masuk ke dalam tubuh Anda melalui minuman. Risikonya sudah dapat ditebak sendiri, dong?

3. Instalasi saluran air bersih (air kamar mandi/wastafel) dan instalasi air kotor septik tank

6 Hal yang harus dicek berkala di rumah
Baiknya dibersihkan:
• Untuk saluran air bersih 1x dalam 3-4 minggu dengan serbuk pembersih khusus yang dapat menghancurkan benda-benda yang menyangkut di area yang tidak terlihat.
• Untuk instalasi air kotor tergantung kapasitas septik tank dan musim yang sedang berlangsung, biasanya kalau musim hujan kotoran semakin cepat naik. Penyedotan bisa dilakukan 1x dalam 4-6 bulan.

Dampaknya apabila kotor:
• Kita tidak bisa melihat dengan jelas apa yang sebenarnya ada di dalam saluran air yang tersambung dengan wastafel atau area mandi. Tapi sudah jelas banyak benda lain yang berada di saluran tersebut selain air. Sehingga apabila benda tersebut berukuran cukup besar dan tidak bisa hancur begitu saja atau benda bertekstur lengket, dapat menyebabkan saluran tersebut tersumbat. Akibatnya air tidak terbuang lancar dan tergenang di permukaan. Rajinlah memberikan serbuk kusus yang dapat memecahkan benda-benda tidak terlihat tersebut. Serbuk tersebut juga mensterilkan area saluran sehingga aman dari bakteri yang akan naik ke permukaan.

• Untuk septik tank, apabila tidak dilakukan penyedotan rutin maka di area toilet akan lebih berbau menandakan kotoran sudah tinggi dan berarti bakteri/kuman semakin dekat dengan permukaan.

4. Toren

Baiknya dibersihkan: 1x dalam 6 bulan.

Dampaknya apabila kotor: tempat penampungan dapat menjadi sarang lumut, cacing atau binatang-binatang air lainnya, dan penumpukan bakteri/kuman. Air ini sehari-hari Anda gunakan untuk cuci tangan/peralatan rumah tangga, mandi, dan memasak. Jadi kalau selama ini Anda tidak pernah membersihkan dan merasa sering gatal-gatal serta sakit perut, mungkin sudah tahu salah satu solusinya.

5. Atap rumah

Baiknya dicek: 1x dalam 6 bulan

Dampaknya apabila dicek:
• Menghindari bocor karena genteng bagian dari atap dapat bergeser/retak/pecah. Keadaan ini tidak langsung disadari, karena masih minim dampaknya, tapi akumulasi yang dihasilkan bisa membuat kerusakan besar. Contoh, pabila penampungnya tidak kuat dia akan langsung pecah dan mengakibatkan kerusakan pada langit-langit dan bocor.

• Menjaga talang air dari dedaunan dan benda/kotoran yang terbawa angin yang dapat menyumbat talang air hujan sehingga dapat pecah/jebol.

Jadi coba tanya suami, apakah semua area ini sudah rutin diperiksa?