Beda Sekolah Nasional dan Sekolah Nasional Plus

Ditulis oleh: Nayu Novita

Para mommies yang telah memasuki fase berburu sekolah pasti sudah familiar dengan istilah sekolah nasional dan nasional plus. Tapi tahu nggak bedanya apa?

“Karier” sebagai seorang ibu itu memang penuh tantangan. Mulai dari tantangan memberikan ASI eksklusif, toilet training, sampai memilih sekolah yang tepat bagi si kecil. Untuk urusan memilih sekolah, saya ingat pengalaman berburu SD untuk si kakak yang saat ini sudah duduk di kelas 4. Saking banyaknya jenis sekolah yang tersedia, kami sempat bingung hendak memilih yang mana: sekolah negeri, sekolah nasional, sekolah nasional plus, sampai sekolah internasional.

Untungnya, sejak tahun 2014, pemerintah sudah menetapkan pembagian status sekolah menjadi empat, yaitu:
– Sekolah Negeri (sekolah yang didirikan dan dikelola oleh pemerintah)
– Sekolah Swasta (sekolah yang didirikan dan dikelola oleh yayasan mandiri)
– Satuan Pendidikan Kerjasama (sekolah swasta yang menggunakan kurikulum nasional dan kurikulum tambahan yang diakui secara internasional)
– Sekolah Internasional (sekolah khusus bagi anak-anak para diplomat asing yang menggunakan kurikulum negara setempat).

Meski sudah ada pembagian kategori sekolah yang baru, tapi tetap saja hingga kini masih banyak juga sekolah yang mencantumkan status sekolahnya sebagai Sekolah Nasional ataupun Sekolah Nasional Plus. Sebenarnya, apa sih pengertian dan perbedaan di antara kedua jenis sekolah tersebut?

sekolah nasional dan nasional plus

 

*Image dari publicdomainvectors.org

Hanya sebutan informal

Istilah Sekolah Nasional dan Sekolah Nasional Plus sebenarnya adalah sebutan informal—bukan berasal dari pemerintah, yang mengacu pada jenis sekolah dengan standar kualifikasi tertentu. Sekolah Nasional adalah sekolah yang menggunakan standar kurikulum nasional dalam proses belajar mengajar sehari-hari.

Sedangkan, yang disebut Sekolah Nasional Plus (setara dengan definisi Satuan Pendidikan Kerjasama), adalah jenis sekolah yang menggunakan kurikulum nasional sekaligus mengadopsi kurikulum yang diakui secara internasional, misalnya kurikulum International Baccalaureate (IB) dan Cambridge International Examinations (CIE). Bahasa pengantar yang digunakan juga terdiri dari bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

Nah, FYI, nih, kriteria atau kualitas dengan penambahan “plus” ini dibentuk oleh sebuah organisasi, yaitu Association of National Plus Schools (ANPS)—yang kini berganti nama menjadi Association of National and Private Schools. Organisasi yang didirikan pada tahun 2000 inilah yang menetapkan kriteria dan akreditasi sebuah sekolah yang menyandang label Sekolah Nasional Plus.

Kurikulum “plus”, fasilitas “plus”

Penerapan kurikulum nasional sekaligus pengadopsian kurikulum internasional adalah ciri khas yang paling membedakan antara Sekolah Nasional Plus (SNP) dengan Sekolah Nasional (SN). Dari segi kualitas isi sih, banyak yang berpendapat tidak terlalu jauh beda. Yang membedakan adalah penekanan dan metodologi belajar yang digunakan. Selain mengasah kemampuan berbahasa asing, penggunaan kurikulum internasional juga menekankan pada pembentukan pola pikir yang aktif dan kritis.

Mengenai penerapan kurikulum internasional ini, kita mesti ekstra berhati-hati. Pasalnya, ada sejumlah sekolah yang menyatakan dirinya SNP dan menggunakan kurikulum internasional, namun belum menyandang lisensi dari organisasi penyelenggara pendidikan yang dimaksud. Akibatnya, siswa sekolah tersebut tidak bisa mengikuti ujian internasional untuk mendapatkan ijazah yang bersangkutan.

Ciri khas lain dari SNP adalah jenis kegiatan ekstrakurikuler yang lebih bervariasi dan umumnya memiliki fasilitas pendukung yang lebih unggul. Oh iya, satu lagi, berhubung menggunakan kurikulum internasional—yang berarti wajib membayar lisensi kepada organisasi penyelenggara pendidikan internasional dan menyelenggarakan training bagi para guru, serta memiliki fasilitas pendukung yang lebih lengkap, tentunya iuran SPP juga jauh lebih tinggi. Menurut saya pribadi, itu juga salah satu poin penting yang membedakan SN dengan SNP! ;)


Post Comment