15 Ways To Boost Your Baby’s Brain Power (Part 2)

Ditulis oleh: Nayu Novita

Baiklah, kemarin saya sudah menulis tentang 15 cara menstimulasi otak si kecil bagian pertama. Nah, selanjutnya masih ada 7 cara lagi untuk melengkapi tulisan yang kemarin.

  1. Hindari mainan yang terlalu canggih

Seringkali kita sebagai orangtua terperangkap dalam anggapan bahwa sesuatu yang canggih sudah pasti baik. Sayangnya, ini tidak berlaku untuk mainan super canggih yang seringkali tidak sesuai dengan tahapan usia anak. Berhubung saya adalah produk anak yang bertumbuh dengan permainan sederhana (dan terbukti baik-baik saja), jadi sebisa mungkin saya memanfaatkan berbagai hal yang ada di dekat si kecil saja untuk bermain, seperti selimut, atau soft book.

  1. Jadwal makan teratur

Begitu si kecil lulus tahapan ASI eksklusif, asupan susu saja tak mampu lagi mencukupi kebutuhan gizi untuk proses tumbuh kembangnya. Supaya pertumbuhan si kecil optimal, tepati jadwal makan 2-3 kali ditambah 3-4 kali jadwal minum ASI dalam sehari. Kebutuhan bayi akan ASI bisa disesuaikan dengan usianya lho moms. Jangan lupa juga untuk memberikan jenis makanan yang bervariasi demi kelengkapan asupan nutrisi bagi tubuhnya.

food-sehat-soup

  1. Cukupi asupan zat besi

Masih menurut dokter anak Rendra, asupan zat besi yang cukup penting bagi perkembangan mental dan motorik anak. Katanya, asupan zat besi yang kurang akan berdampak negatif pada kapasitas memori dan kemampuan belajar anak. Makanya sejak dulu hingga sekarang, saya berusaha memberikan makanan yang banyak mengandung zat besi, seperti sereal, sayuran berdaun hijau, daging, dan kacang-kacangan.

  1. Makanan untuk otak

Selain zat besi, konsumsi DHA juga penting bagi pertumbuhan otak. Bagi ibu yang masih menyusui, rajin-rajinlah menyantap makanan yang mengandung lemak baik seperti buah avokad, telur, ikan, dan sebagainya. Kandungan DHA yang terdapat di dalam makanan tersebut akan dikonsumsi pula oleh si kecil melalui ASI.

Jangan buru-buru mengangkat si kecil keluar dari bak mandi, karena dari kegiatan mandi pun, otak si kecil bisa distimulasi!


Post Comment