Memilih Alat Kontrasepsi Sesuai Usia

Banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih alat kontrasepsi, salah satunya adalah faktor usia.

Seperti yang sudah sempat saya tulis di artikel sebelumnya, perkara memilih kontrasepsi susah susah gampang. Tapi setelah mengumpulkan informasi dan belajar banyak dari pengalaman ke dua kakak dan Mama saya, saya pun mantap memilih IUD. Hasilnya, saya memang merasa cocok dan nyaman, begitu pula dengan suami.

Toh, pada dasarnya semua alat kontrasepsi punya fungsi yang sama yaitu untuk mencegah atau menunda kehamilan. Memang, sih, ketika memilih alat kontrasepsi banyak hal yang jadi pertimbangan. Seperti yang dikatakan dr. Sita Ayu Arumi, SpOG bahwa memilih alat kontrasepsi, ibarat memilih barang di swalayan. Tiap pegunjung tentu punya kebutuhan yang berbeda-beda serta kondisinya.

“Semuanya bagus, untuk itu kami sebagai konselor harus tahu kebutuhan pasangan, tingkat kapatuhan seperti apa, latar belakang sosial serta agamanya seperti apa. Untuk itu semuanya harus diketahui sejak awal.”

IUD istock

Nah, karena sadar diri kalau saya ini termasuk tipe orang yang pelupa, makanya saya akhirnya tidak menggunakan alat kontrasepsi hormonal seperti pil KB tentu kurang tepat dan memilih IUD. Oh, ya, faktor lain yang perlu diperhatikan tentu saja rentang usia. Berkaitan dengan pemilihan alat kontrasepsi sesuai umur, dr. Sita mengungkapkan kalau hal ini tdak terlepas dari tujuan kita menggunakan alat kontrasepsi. Apakah untuk menunda kehamilan (kesuburan), untuk mengatur kesuburan (menjarangkan), atau justru mengakhiri kesuburan (tidak mau hamil lagi).

Pengantin baru yang ingin menunda kehamilan (20 -30 tahun)

“Kalau Anda mau menunda berarti bisa menggunakan yang sederhana, yang cepat mengembalikan fertilitasnya, jadi saat berhenti menggunakannya Anda tetap bisa cepat hamil. Artinya kembalinya kesuburan bisa cepat. Ini penting karena Anda memang belum mempunyai anak.”

Untuk itu, dokter yang praktik di RSIA. Bunda ini menjelaskan biasanya pilihan pertamanya adalah pil KB kombinasi, yang dikonsumsi setiap hari. Kedua pilih kondom, atau kalender. Jika mau pakai KB suntik, pakai yang suntik satu bulan, pilihan terakhir bisa menggunakan IUD.

Bagaimana untuk usia di atas 30 tahun? Ketahui jawaban dr. Sita Ayu Arumi, SpOG di laman selanjutnya.


Post Comment