7 Silly Things to Make Your Kids Happy

Nggak usah terlalu serius memikirkan bagaimana cara agar membuat anak bahagia. Cukup dengan 7 hal simple namun ‘bodoh’ ini, dijamin si kecil tertawa.

Menjadi orangtua sering kali membuat kita harus kembali menjadi anak kecil lagi.  Ini berarti tak jarang kita harus pandai melihat sesuatu dari sudut pandang si kecil, atau rela terlihat konyol karena kita tahu hal itu dapat membuat anak kita tertawa dan bahagia.

IMG20150517160649

Kalau anak lanang saya lagi ngajak main, saya sering kali membatin, “Ya ampuuun.. gue kok kelihatan konyol banget, sih?”. Pernah suatu kali Bumi menyodorkan saya sebuah bantal. Kemudian dia pun langsung bilang, “Ibu, kita main jadi kura-kura, yuk. Lalu kita balapan”. Untungnya, sih, kegiatan konyol seperti ini selalu dilakukan di rumah, gimana kalau anak lanang saya ini minta main saat lagi berkunjung ke rumah saudara? Bisa repot, hahaha.

Sementara, Fia pernah cerita bahwa salah satu kekonyolan yang sering ia lakukan adalah dengan membuat kumis ketika sedang minum susu bersama anak-anak. “Buat kita yang orang dewasa, hal ini kelihatan sepele, sih, ya. Tapi, kegiatan ini bisa bikin anak-anak gue ketawa,” ujarnya.

Lain lagi dengan Thatha, salah satu teman ‘penjaga gawang’ di Mommiesdaily mengatakan kegiatan yang sering ia lakukan adalah dengan mengeluarkan suara-suara unik yang bisa membuat anaknya tertawa. “Buat gue juga terhibur banget, dan merasa forever young, hahaha.”

Seperti yang sudah Fia paparkan di artikel ini, seringkali karena ingin menjadi orangtua yang benar membuat kita lupa bagaimana caranya menjadi orangtua yang menyenangkan. Sebagai orangtua ada masanya kita tak hanya  perlu belajar untuk menjadi figur pelindung, ataupun role model bagi anak. Penting bagi kita untuk bisa memosisikan diri sebagai partner layaknya sahabat.

Kebayang nggak, kalau kita jadi orangtua yang kaku, yang selalu memberikan jarak terlalu besar? Bisa-bisa ketika anak sudah besar ia nggak punya memori masa kecil yang menyenangkan bersama orangtuanya. Buat saya dan suami, hal semacam ini juga merupakan sebuah investasi. Investasi buat anak itu kan nggak melulu soal menyiapkan dana pendidikan, tapi bagaimana ia bisa memiliki memori yang indah tentang keluarga dan masa kecilnya.

Putri Maharani Ardy Langka sebagai seorang psikolog juga mengingatkan agar kita harus pintar memainkan peran, kapan saatnya jadi ibu, dan kapan bisa jadi sahabat bagi anak-anak. Dengan begitu, kita pun jadi tahu bagaimana harus bertindak.

Harapannya, sih, saya ingin menjadi orangtua yang menyenangkan. Lagi pula, setelah sibuk dengan kerjaan di kantor ataupun urusan domestik, sesekali kita pun perlu melakukan hal-hal konyol sehingga bisa jadi orangtua yang lebih playful. Apa yang bisa dilakukan, lihat di laman selanjutnya, ya.


3 Comments - Write a Comment

Post Comment