Perjalanan Dinas Bersama Anak, Bolehkah?

Saat mendapat tugas dinas dari perusahaan tempat kita bekerja, sebenarnya boleh nggak sih, kalau sekali-kali kita membawa anak turut serta?

Sebagai ibu bekerja di perusahaan atau instansi, saya yakin banyak dari Anda, seperti saya, sering ditugaskan untuk melakukan perjalanan dinas baik luar kota, dalam kota maupun luar negeri. Penugasan luar kantor tersebut bisa saja memakan waktu berhari-hari. Dalam kasus saya, saya harus meninggalkan anak dengan Asisten Rumah Tangga (ART) kami, mengingat suami pun juga sering mendapatkan tugas luar kota. Namun, tak jarang saya mendapati rekan kerja saya yang membawa anak-anaknya ikut menginap di hotel tempat kami harus bertugas bersama asistennya.

travel-luggage-644x320

*Gambar dari sini

Kadang-kadang ada yang bertanya kepada saya, apakah anak saya dibawa atau tidak, atau kenapa tidak ikut menginap. Biasaya saya melihat situasi dan lokasi tempat kegiatan, saya juga melihat mood dari pimpinan saya. Bukan pimpinan saya tidak mengizinkan, tapi jika pekerjaannya akan memakan waktu dan sangat hectic, saya malah merasa kasihan kalau anak-anak ditinggal di kamar hotel seharian. Tapi jika lokasinya menyenangkan dan anak-anak tidak terikat dengan sekolah, akan menyenangkan membawa anak ikut serta. Apalagi jika anak-anak masih dalam usia menyusui atau MPASI. Saya sebenarnya sudah punya rencana apabila anak-anak sudah bisa mengurus diri sendiri, saya akan mengajak mereka ikut dinas keluar kota sebagai bagian dari pelajaran di luar sekolah. Tetap dalam koridor apabila memungkinkan.

Dari sisi etika bekerja, apakah profesional untuk membawa anak dalam perjalanan dinas? Saya sih melihat banyak rekan-rekan saya cukup profesional untuk memisahkan saat work time dan family time. Sama seperti bekerja dalam kantor, sebagai ibu rumah tangga sekaligus wanita pekerja kantoran, drawing a line between work and family time is a must. Membawa anak di perjalanan dinas bukan selalu berarti aji mumpung liburan gratis lho, apalagi jika para ibu ini membayar transportasi ‘borongannya’ sendiri tanpa memanfaatkan fasilitas kantor.

Working while parenting saat ini sudah menjadi hal yang umum dalam dunia bekerja. Bagi saya kehidupan berkeluarga dapat digabungkan dengan pekerjaan selama kita bisa menyeimbangkan dan memisahkan secara tepat tanpa kehilangan profesionalisme kita dan tanpa meninggalkan tanggung jawab kita sebagai orang tua. Dan business trip with kids merupakan bagian working while parenting.

Ini dia 10 tip dari saya untuk ibu bekerja yang berniat membawa anak dalam perjalan dinas.


Post Comment