Arti Kehadiran

mom_son_in_smiling_nose_snuggle_-_shutterstock_3395304*Gambar dari sini

Pernah mencoba menukar kehadiran kita di acara penting anak dengan sogokan lain? Mainan, traktiran makan atau ke playground, hadiah-hadiah? Lalu apakah sogokan tersebut membuat anak lupa ketidakhadiran kita? Tentu tidak. Sama dengan saat suami melupakan tanggal ulang tahun peringatan penting dan menggantinya dengan hadiah atau makan malam di restoran, kita tidak akan melupakannya walau kita akan menganggapnya lalu.

Kehadiran di acara anak ini nggak cuma kegalauan working moms, lho, stay at home moms juga. Mungkin masih harus mengurus si adik yang masih bayi, mungkin kakaknya juga ada lomba, mungkin harus merawat keluarga yang kebetulan sedang sakit, dll yang sebetulnya sama pentingnya. Apapun itu, kenyataannya kita harus memilih dan pilihannya adalah ketidakhadiran kita.

Seberapapun penting kesibukan kita yang mengalahkan kehadiran kita, guilty feeling will still rise. Pun bagi anak yang mungkin ingin kemenangannya disaksikan orangtuanya, atau menjadi penambah semangat berlomba atau pentas, atau ingin memamerkan profesi orangtuanya di Career Day. Pokoknya Mommy nggak datang.

Nah, saat di rumah dan sedang santai, boleh, dong, anak memonopoli kita? Atau nggak juga karena kalah dengan gadget yang tangtingtung? :D 30 menit atau sejam saja tapi fokus, the whole time only for him/her? Main lego, membantu merakit mobil-mobilan yang sudah dibeli dua minggu lalu tapi belum sempat dibuat, atau mencoba resep simpel yang Mommies janjikan bulan lalu. Masa, sih, nggak bisa? :)

Kalau masih susah juga, kalah dengan pesan-pesan LINE dan Whatsapp jualan, atau email urusan pekerjaan yang terus masuk, mungkin perlu coba aplikasi baru punya Cadbury, Joy is You. Walau aplikasi ini dibuat untuk pasangan, saya lihat, kok, masih relevan untuk Ibu/Ayah dan anak. Tapi memang koneksinya hanya 1 to 1. Nggak bisa 1 to many kalau anaknya banyak seperti saya …haha.

Ada fitur yang mengukur jarak masing-masing. Jadi misalnya janjian dengan anak di tempat makan mal, akan terlihat saat pasangan yang terkoneksi mendekat. Jadi nggak bisa berbohong juga, bilang sudah dekat tapi aplikasi tidak mendeteksi dalam jarak tertentu. Fitur ini mulai aktif saat jarak memasuki 20 meter atau kurang.

Ada juga semacam timer yang membantu menghitung waktu berkualitas yang bisa Mommies gunakan selama bermain dengan anak. Timer ini akan mati dan reset otomatis bila Mommies membuka aplikasi lain seperti chat. Harus ulang dari awal, deh, timernya. Miris nggak, sih, kalau ternyata timer menunjukkan waktu beberapa menit saja bersama anak?

Belum punya anak atau anak sudah besar dan mandiri? Justru aplikasi ini lebih cocok untuk yang perlu menata kembali relasi dengan pasangannya. Yuk, ah, mumpung menjelang Valentine, boleh mulai rencana dari sekarang kencannya *wink*. Nggak perlu bawa hadiah kejutan atau bunga. Karena…

…there’s no better present than your presence :).


Post Comment