10 Bagian Tubuh Suami yang Bikin Istri Bergairah, Yang Mana Ya?

Sex

Fannya Gita Alamanda・04 Sep 2023

detail-thumb

Bagian tubuh suami yang gampang dirangsang bukan cuma penis lho, Mommies. Masih ada banyak lagi titik kenikmatan yang bisa dieksplor. Let’s get the party started.

Pernah nggak Mommies merasakan sensasi luar biasa nikmat ketika lidah pasangan bermain di area lubang dan daun telinga? Nggak nyangka kan? Iya, itu karena telinga juga merupakan zona sensitif seksual, bukan cuma payudara dan vagina. Begitu pula halnya dengan pria. Mereka juga punya beberapa bagian tubuh lain yang mudah dirangsang selain kepala penisnya. Oke, mari kita mulai.

Zona erogenous di tubuh manusia

Erogenous berasal dari kata Yunani “eros” (cinta) dan “genous” (menghasilkan). Jadi, zona erogenous adalah area yang mudah menghasilkan gairah seksual bila dirangsang. Area-area tersebut memiliki ujung-ujung saraf dan reseptor yang lebih peka terhadap sentuhan ringan atau gelitikan lembut.

Seks itu nggak semudah yang kita lihat di film-film dewasa. Seolah-olah gampang banget bikin pasangan kita orgasme. Tinggal belai sedikit atau tekan sana, pencet sini dan voila, orgasme pun terjadi. Faktanya, zona panas pada setiap orang berbeda-beda, harus dicari. Apa yang terasa luar biasa bagi satu orang mungkin biasa banget buat orang lain. Itu sebabnya komunikasi dan niat untuk saling menyenangkan adalah kuncinya.   

Peta zona erogenous di tubuh pria

Sekarang setelah tahu apa itu zona erogenous, Mommies mungkin penasaran di mana bisa menemukannya. Area sensitif ini dapat dibagi menjadi zona sensitif seksual genital vs. zona sensitif seksual ekstragenital. Meskipun zona sensitif seksual dapat berbeda dari orang ke orang, sepuluh titik ini adalah zona sensitif seksual atau bagian tubuh suami yang paling mudah dirangsang.

BACA JUGA: 9 Hal Berbahaya yang Jangan Dikatakan Pria Beristri Kepada Perempuan Lain!

1. Jari jemari

Saking biasanya Mommies melakukan banyak hal dengan tangan saat berhubungan seks, tangan pun gampang diabaikan dan tak dianggap sebagai bagian tubuh yang sensual. “Andai Mommies tahu, jari jemari pasangan penuh dengan ujung-ujung saraf dan akibat banyaknya aktivitas dengan tangan, jari-jemari bisa tegang. Mommies dapat bantu hilangkan ketegangan dengan memijatnya,” kata pelatih seks bersertifikat Gigi Engle. Saran tambahan, elus-elus lembut jari-jemari pasangan dengan jari atau mengisap ujung-ujung jarinya dengan mulut.

2. Bagian belakang lutut

Tanyakan terlebih dulu apakah dia merasa geli enak atau geli sebel. Setelah mendapatkan jawaban positif, cium atau belai zona yang mudah dirangsang ini. Kulit di sana sangat sensitif, kata Engle, sehingga gerakan-gerakan sensual akan merangsang sarafnya, membuatnya bergairah.

3. Tengkuk

Area ini mungkin nggak tampak seksi ya Mommies, tapi dengan perlakuan yang tepat, tetap berpotensi membuat suami girang bukan kepalang. “Stimulasi leher mengirimkan sinyal ke sistem peredaran darah Anda dan meningkatkan aliran darah,” kata terapis seks Gloria Brame, PhD, penulis Sex for Grown-Ups: A Sex Primer for the 21st Century. Cobalah dengan lembut membelai atau mencium area ini saat foreplay dan ketika berhubungan seks.

4. Scrotum

Jaringan lembut dan sensitif di sekitar testisnya ini juga dipenuhi dengan ujung-ujung saraf. “Memegang, menggenggam, dan menggosok atau memijat dengan lembut scrotum adalah aksi yang sangat sensual bagi pria,” kata Brame. Pastikan untuk bertanya kepadanya berapa besar tekanan yang dia sukai—sama halnya dengan menggarami masakan, lebih baik dikasih sedikit dulu, jika kurang, Mommies bisa tambahkan lebih banyak sesuai keinginan.

5. Paha bagian dalam

Area berkulit tebal dan berotot ini menjadi salah satu bagian tubuh suami yang dapat menahan tekanan yang lebih besar dibandingkan area lain, jadi Brame menyarankan untuk membelai, memijat, atau menelusuri secara perlahan sepanjang paha bagian dalam suami dengan ujung kuku Mommies.

BACA JUGA: 9 Alasan Body Mapping Baik untuk Kehidupan Seks dan Cara Membuatnya

6. Puting

Meskipun beberapa pria memiliki puting yang sangat sensitif, yang lain tidak terlalu hepi jika area ini disentuh (baca: dirangsang). Jadi, Brame menyarankan untuk melakukannya secara perlahan. Jika suami suka, lanjuuut. Telusuri area ini dengan perlahan menggunakan jari, ciumi dengan bibir, dan jilati dengan lidah. Untuk meningkatkan sensasi, jepit lembut putingnya dengan bibir saat dia orgasme untuk membuat klimaksnya lebih WOW.

7. Perineum

Ini adalah area di antara anus dan penis pria. Ujung-ujung saraf di area ini terbentang mulai dari tulang kemaluan hingga anus dan paha. Salah satu titik yang sangat sensitif berada tepat di bawah skrotum—cobalah menekannya dengan sangat lembut atau dengan menggunakan lidah Anda di titik ini, kata Brame. Awalnya memang bakal terasa geli, tapi setelah terbiasa, suami pasti suka. Konon, ini yang disebut “G-spot”-nya pria.

8. Sepanjang garis rambut kemaluan

Sebagai wanita, Mommies mungkin sadar bahwa area di sekitar tulang kemaluan adalah zona sensitif yang mudah dirangsang, namun sebenarnya zona ini juga berlaku untuk pria. Ini area yang sangat mudah bikin pria terangsang. “Saat pasangan Anda berbaring, mulailah beraksi tepat di bawah pusarnya. Buat gerakan-gerakan melingkar di sekitar area tersebut,” kata Brame.

9. Daerah belakang lehernya

Mirip dengan tengkuk, area ini dipenuhi ujung-ujung saraf yang mengirimkan sinyal erotis ke otak pria. Mommies kepingin suami lebih betah di kamar daripada di ruang meeting kan? “Ciumi, pijat lembut, dan embuskan udara di belakang lehernya saat foreplay,” saran Brame. Beberapa pria bahkan suka sangat ketika pasangannya menggaruk-garuk lembut zona ini.

10. Telinga dan lubang telinga

Mommies pernah coba membisikkan rencana-rencana ‘nakal’ di telinga suami? Aksi itu pasti sukses membuat suami penasaran. Nah, selain berbisik, Mommies juga bisa membelai atau menggigit-gigit lembut daun telinganya. Oh ya, jangan lupa bagian kulit tepat di belakang telinganya. Satu lagi, bagian dalam atas lubang telinga. Mommies bisa menjilati lubang telinga suami tapi dengan catatan jangan sampai lidah masuk terlalu dalam karena bisa menyakiti dan membahayakan gendang telinganya.

BACA JUGA: Senang Bermain dengan Payudara Pasangan? Hati-hati, Hindari 5 Kesalahan Ini!

Cover: Photo by Andrea Piacquadio on Pexels