banner-detik
LIFESTYLE

Drama Korea Terbaik 2020, Sudah Nonton yang Mana?

author

erryandriyati26 Dec 2020

Drama Korea Terbaik 2020, Sudah Nonton yang Mana?

Di dunia nyata, tahun 2020 terasa sangat suram karena kita harus terisolasi di rumah. Namun tidak demikian halnya dengan di Kdramaland yang terasa hiruk pikuk dan gegap gempita karena hampir semua bintang besar di Kdramaland turun gunung di tahun 2020! Apa drama Korea terbaik 2020?

Para Bintang Besar di Tahun 2020

Awal tahun dimulai oleh Hyun Bin yang membintangi Crash Landing on You, dilanjutkan dengan Lee Min Ho The King of Eternal Monarch, kemudian Park Seo Joon di Itaewon Class, Ji Chang Wook gak mau ketinggalan di Backstreet Rookie, sambung lagi dengan Park Bogum di Record of Youth, ditambah lagi dengan Kim Soo Hyun di Its Okay not to be Okay, kemudian tahun 2020 ditutup dengan drama yang telah memecah belah umat yaitu Start Up dibintangi oleh Bae Suzy, Nam Joo Hyuk dan Kim Seon Ho.

Siklus baper berkesinambungan tiada henti melanda para Kdramalover di tahun 2020.

Drama Korea yang Berhasil Menembus Batas di tahun 2020

Tahun 2020 juga merupakan tahun di mana lumayan banyak judul drama Korea yang diperbincangkan di luar circle Kdramalover.

Ketika Crash Landing on You ditayangkan respon penonton heboh sekali dan mendapat banyak sekali sorotan. Berbagai meme dan video kocak yang memparodikan sebagian adegan tertentu bertebaran di mana-mana dan bukan hanya di akun fanbase drama korea saja. Sepertinya semua cewek mulai terkaptenisasi oleh Kapten Ri, alias terkena demam Kapten Ri. 

Lalu drama yang tidak disangka-sangka telah melejit ratingnya sehingga berhasil meraih rating tertinggi di Kdramaland dan mengalahkan semua rating drama favorite kita adalah The World of The Married yang tayang di JTBC dengan rating 24,3%.

Drama ini menceritakan tentang drama perselingkuhan terkeji abad ini sehingga telah berhasil menciptakan public enemy yang bisa kita benci dan cerca bersama-sama secara online. Saking happening-nya drama ini bahkan sempat ditayangkan di Trans TV lho!

Akhir tahun 2020 ditutup dengan drama yang mengisahkan tentang perusahan rintisan Start Up dengan atmonsfer perdebatan online ala pilkada oleh para penonton saking kentalnya persaingan antara 1st lead dan 2nd lead.

Drama Korea Meraup Banyak Fans Baru di tahun 2020

Intinya semua drama yang telah disebutkan di atas telah berkontribusi untuk menciptakan fans-fans kdrama baru JALUR PANDEMI hahaha. Banyak sekali yang mulai terjebak untuk menonton drama Korea karena terjebak harus di rumah saja.

Karena mengalami kegabutan hakiki selama di rumah dan timeline dipenuhi dengan berbagai konten seputar drama Korea, akhirnya mereka pun mulai menonton dan mudah-mudahan terjebak dan terperangkap selamanya di Kdramaland hahaha.

Selain itu, trend plot drama Korea saat ini memang mulai berubah ke tema yang lebih relate-able. Jika dahulu plot drama Korea identik dengan kisah cinta ala Cinderella story, ugly duckling atau si miskin VS si kaya, namun saat ini sudah berbeda karena plot di kdrama sudah mengikuti perkembangan zaman.

Tema seperti keluarga dan persahabatan (Reply Series dan Hospital Playlist) atau mental health (Its Okay but Its Not Okay) menjadi lebih digemari.

Bahkan saat ini plot di drama Korea secara spesifik banyak menyasar ke kawula muda yang tengah mengalami quarter life crisis sehingga labil sekaligus galau dalam memilih arah dan tujuan hidupnya. Seperti Start Up, Itaewon Class, Do You Like Brahms atau Start Up.

Drama Korea Terbaik 2020

Berhubung saya telah banyak membahas drama super nge-heits sebagai pembukaan, izinkanlah saya untuk membahas dan merekemondasikan beberapa drama yang jarang diperbincangkan selama tahun 2020 tapi mampu menempati posisi tertentu di hati saya.

Apa saja drama Korea terbaik 2020? Klik halaman selanjutnya ya! Siapa tahu bisa jadi watchlist drakor mommies selanjutnya!

Find Me in Your Memory

Bagi yang sudah malang melintang di Kdramaland sepertinya sudah mengetahui bahwa plot amnesia sering sekali dipergunakan. Tidak hanya sebagai plot utama saja, tapi terkadang sebagai sub-plot. Hal menarik dari drama Find Me in Your Memory adalah justru karakter utamanya mengidap penyakit yang berbanding terbalik dengan amnesia yaitu Hyperthymesia.

Diperankan oleh Kim Dong Wok yang memiliki profesi sebagai pembaca berita atau biasa dipanggil anchor-nim, ia mengidap sebuah penyakit yang membuatnya mampu mengingat setiap moment dalam hidupnya secara terperinci, alias gak pernah bisa lupa!

Hal ini mengakibatkan kenangan yang menumpuk tak terkendali dalam jiwanya. Mulai dari kenangan indah mantan sampai kenangan buruk dicaci ayahnya dan dikurung dalam lemari ketika masih kecil. Walau sudah lewat bertahun-tahun yang lalu, tapi semua moment tersebut masih teringat jelas dalam ingatan seperti baru saja terjadi.

Berbanding terbalik dengan karakter wanita Yeo Hajin yang diperankan oleh Moon Gayong. Ia adalah artis femes yang justru secara bawah sadar melupakan sepenggal moment paling menyedihkan dalam hidupnya sebagai bentuk mekanisme pertahanan diri. Ketika mengingat kejadian tersebut, saking sedihnya ia berasa pengen mati aja.

Dua karakter yang kontradikitif ini menjadi pondasi yang menarik untuk drama ini. Menonton drama ini membuat kita menyadari bahwa ternyata bisa melupakan sesuatu adalah sebuah anugerah besar. Kita tidak perlu berlarut-larut dalam duka karena waktu terkadang bisa menyembuhkan.

My Unfamiliar Family

Sesungguhnya menonton drama My Unfamiliar Family membuat hati nurani saya bagai ditujes-tujes belati saking banyaknya karakter yang sangat relate-able. Salah satu drama Korea terbaik 2020!

Plotnya sangat sederhana tentang konflik keluarga dengan 3 anak yang karakternya bagaikan cerminan diri kita. Silakan direnungkan karakter manakah kira-kira yang paling relate dengan diri kita.

Kim Eun Joo cantik menawan walau memiliki ekspresi dingin yang sangat khas di wajahnya. Ia adalah tipikal anak sulung yang kuat dan bisa diandalkan. Ia selalu merasa bahwa ia akan sanggup menanggung seluruh beban di semesta raya ini di pundaknya.

Kim Eun Hee memiliki ciri khas anak tengah yang sering ‘merasa’ kurang dicintai. Makanya ia sering nge-badut, menjadi penengah konflik, selalu terlihat ceria dan memilih untuk menyembunyikan lukanya dalam-dalam. “Pura-pura bahagia adalah jalan ninjaku”, ujar si anak tengah!

Kim Jiwoo mengidap sindrom anak bungsu yang selalu dilindungi dan dilimpahi cinta, tapi di sisi lain ia sering merasa disepelekan dan tidak dianggap. Sepanjang hidupnya ia selalu merasa bahwa ia harus membuktikan sesuatu.

Sang ayah dan ibu pun gak kalah problematik dan memiliki permasalahannya masing-masing. Mereka terlalu fokus menjadi orang tua sampai-sampai melupakan diri mereka sendiri, ujungnya merasa gak bahagia karena hidupnya terasa hampa. Kita bisa belajar banyak nilai parenting dari drama ini lho moms!

Mystic Pop Up Bar

Penggemar drama fantasi wajib hukumnya menonton drama Mystic Pop up Bar.

Seperti yang kita ketahui bahwa genre fantasi memungkinkan kita untuk bisa menonton sebuah drama dengan imajinasi tanpa batas. Drama Korea sempat dilanda oleh berbagai karakter absurd seperti Malaikat Pencabut Nyawa, Dewa Air, Alien, Tokoh Komik, Siluman Kera, Robot dan masih banyak lagi.

Mari kita tambahkan barisan karakter mahluk astral tersebut dengan karakter Titisan Pohon Keramat dan Batu Goa yang akhirnya berhasil menjalin tali kasih setelah terpisah selama ribuan tahun di kehidupan sebelumnya di drama Mystic Pop Up Bar. Udah absurd belum nih karakternya? Hahaha.

Plot utamanya sih tentang pengorbanan seorang ibu yang rela dihukum selama 500 tahun untuk menuntaskan dendam 100.000 orang demi menyelamatkan nyawa anak yang belum pernah dilihatnya. Motherhood beats everything yah moms!

Berawal dari trio kocak yang mengemban misi untuk memburu arwah pendendam yang berakhir dengan membangun keluarga samawa yang rela berkorban satu sama lain. Beneran banyak plot twist sih dramanya!

Ditayangkan di JTBC, drama ini merupakan drama pamungkas Yook Sung Jae sebelum ia menjalankan wajib militer. Jadi buat para mommies yang kangen sama Sungjae boleh banget marathon drama ini yah!

When My Love Blooms

Menonton drama tentang perselingkuhan membuat hasrat kita untuk mencerca jadi membumbung tinggi yah. Tapi tidak demikian halnya ketika menonton drama When My Love Bloom.

Genre drama ini adalah melodrama dengan plot yang lambat tapi menyentuh hati. Alur diceritakan secara maju mundur mengisahkan awal pertemuan yang berbunga-bunga di masa kuliah, kemudian menceritakan kondisi masa kini yang getir.

Yoon Jiso yang diperankan oleh Lee Boyoung merupakan janda yang memiliki seorang anak. Sementara mantan kekasihnya di masa kuliah Han Jae Hyun yang diperankan oleh Yoo Jitae telah menikahi anak chaebol tapi rumah tangganya sedang berada di jurang kehancuran.

Kedua alurnya cukup menarik. Percintaan di usia 20-an yang impulsif dan penuh gelora. Usia indah yang serba menggebu-gebu dan menempatkan cinta di atas segalanya. Dengan naif berpikir bahwa cinta bisa menyelesaikan semua masalah kehidupan.

Sementara cinta di usia 40-an telah berevolusi menjadi cinta yang matang, solid dan penuh perhitungan. Jatuh cinta di usia segitu harus memikirkan banyak hal. Mulai dari perasaan anak, mantan suami sampai gosip ibu-ibu POMG di group WhatsApp hahaha.

Drama dengan tema perselingkuhan sering kali membuat saya merasa dilematis.  Sama sekali tidak ingin menjustifikasi tindakan selingkuh, karena ditinjau dari segi mana pun selingkuh itu tetap salah. Tapi permasalahannya adalah hidup ini bukanlah sekadar benar atau salah saja. Hidup ini tidak hanya hitam dan putih, tapi terdiri atas berbagai spektrum dan gradasi.

Paling tidak melalui drama ini kita jadi lebih bisa memahami tentang situasi dan kondisi yang bisa memicu seseorang untuk berselingkuh, sehingga bisa melakukan antisipasi dan mengambil hikmahnya yah Moms! Drama ini bisa membuat kita merenungkan kembali tentang arti pernikahan dan cinta lho moms, wajib nonton yah!

Itulah drama Korea terbaik 2020 versi saya. Versi mommies, drama apa saja?

Baca:
6 Makanan Khas Korea yang Ada di Drakor, Mana Favorit Mommies?
Kuis: Drakor Netflix yang Sesuai Kisah Hidupmu

PAGES:

Share Article

author

erryandriyati

-


COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan