banner-detik
FINANCIAL WELLNESS

Kebiasaan Baru Investasi Para Millennial di Masa Pandemi

author

Dhevita Wulandari02 Dec 2020

Kebiasaan Baru Investasi Para Millennial di Masa Pandemi

Sejak pandemi, millennial punya kebiasaan baru dalam melakukan investasi. Apa saja jenis investasinya dan apa sih alasannya memilih investasi tersebut?

Dari riset yang dilakukan online pada Juli-Agustus 2020 oleh Pluang yang melibatkan 5.500 responden di kota-kota besar di Indonesia tentang perilaku menabung dan investasi milenial di masa normal baru, ternyata alokasi milenial untuk berinvestasi setelah masa pandemi lebih kecil dibandingkan alokasi sebelumnya. Ini berarti milenial mencari alternatif investasi yang lebih terjangkau dengan tetap mencari return yang menjanjikan bagi mereka.

Berdasarkan informasi dari Humprey, VP Business Development Pluang by PT PG Berjangka, sebanyak 32% generasi milenial mencoba investasi baru yaitu emas, dan ini merupakan persentasi tertinggi dibandingkan dengan investasi lain seperti reksadana (16%), saham (15%), deposit (8%), pasar valuta asing atau Forex Trading (6%), property (6%), P2P Lending (4%), obligasi/surat hutang (4%).

Setiap bulannya mereka mengalokasikan hingga 40% dari penghasilan bulanan untuk menabung dan melakukan investasi. Ada peningkatan pada alokasi menabung sekitar 41%, sedangkan alokasi investasi menurun dan 69% disalurkan ke jenis investasi lainnya. Milenial juga cukup memiliki info dan pengetahuan soal investasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok usia lainnya, namun bukan berarti milenial memiliki banyak produk investasi dan produk finansial.

Dari total 5.500 responden, sebanyak 73% responden mengaku khawatir dengan kondisi pandemi Covid-19. Isu terkini lainnya dikarenakan resesi ekonomi, keamanan global, gejolak pasar keuangan, tingkat pertumbuhan global, pekerjaan, penurunan suku bunga, konflik Amerika Serikat dan China, serta minyak dan gas.

Selama pandemi, 53% koresponden juga mengubah alokasi mereka untuk membeli suplemen, vitamin dan mineral yang lebih banyak daripada sebelum pandemi. Kemudian alokasi untuk cek kesehatan dan menabung juga lebih besar, sedangkan alokasi untuk liburan dan transportasi umum mengalami penurunan.

Dalam alokasi menabung, tiga teratas target finansial responden survei adalah untuk tabungan keluarga, dana emergensi, dan dana pensiun. Dan dalam mencapai target ini, mayoritas responden memilih untuk menabung uang tunai dibandingkan dengan melakukan investasi.

Nah, kalau Mommies mau pilih investasi yang mana nih?

Baca juga:

4 Rekomendasi Investasi Saat Resesi

Infografik: Semua Tentang Investasi Emas

Cover: Pexel

Share Article

author

Dhevita Wulandari

-


COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan