Segala yang Perlu Kita Tahu tentang Monkeypox

Sudah dengar tentang monkeypox mommies? Namanya menyeramkan ya!

Monkeypox jadi perbincangan beberapa hari terakhir ini karena ditemukan kasusnya di negeri tetangga Singapura. Seorang Nigeria berusia 38 tahun tiba di Singapura pada 28 April dan positif menderita monkeypox pada 8 Mei.

Dilansir detikcom, pria Nigeria itu datang untuk dua hari lokakarya. Namun ia kemudian demam, nyeri otot, ruam kulit dan menggigil sampai seminggu kemudian dilarikan ke rumah sakit. Saat ini ia sudah stabil dan dirawat di ruang isolasi.

monkeypox

Indonesia sebetulnya bebas monkeypox. Penyakit ini biasa ditemui di negara Afrika Tengah dan Barat. Namun karena Singapura sudah ada yang terkena, tidak ada salahnya kita waspada.

Apa itu monkeypox?

Monkeypox atau cacar monyet adalah penyakit akibat virus yang ditularkan ke manusia melalui binatang (penyakit Zoonosis) seperti monyet, tikus Gambia, dan tupai. Virus ini mirip cacar air, malah lebih ringan. Namun tetap bisa berakibat fatal.

Apa penyebab monkeypox?

Tertular binatang yang terinfeksi seperti tikus dan primata. Juga terkena darah atau memakan daging yang terinfeksi serta tidak dimasak dengan baik.

Monkeypox juga menular antar manusia sehingga harus menggunakan sarung tangan dan pakaian pelindung lainnya saat menangani pasien monkeypox.

Bagaimana gejalanya?

Gejala monkeypox sama seperti cacar. Kulitnya berbintil-bintil serta demam, sakit kepala hebat, sakit punggung, lemas, dan nyeri otot. Menurut WHO, gejala monkeypox baru muncul di hari ke-14 hingga 21 setelah terinfeksi virus. Monkeypox juga menimbulkan ruam di kulit dari wajah dan menyebar ke area tubuh lain.

Pencegahannya sama seperti cacar yaitu dengan vaksin dan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.


Post Comment