Kena PHK Tapi Tidak Memiliki Dana Darurat, Apa yang Perlu Dilakukan?

Ditulis oleh : Prita Hapsari Ghozie

Pemutusan hubungan kerja atau PHK tentunya suatu hal yang sangat diluar dari rencana. Jika situasinya demikian, apa yang masih dapat dilakukan untuk menyelamatkan keuangan?

Mengalami PHK, hal terburuk adalah terhentinya pendapatan seseorang atau rumah tangga.

Hal ini tentunya akan sangat menakutkan untuk Mommies yang tidak memiliki dana darurat atau dana cadangan, apalagi aset investasi yang dapat dijual. Jika situasinya demikian, apa yang masih dapat dilakukan untuk menyelamatkan keuangan?

PHK - Mommiesdaily

Atur ulang anggaran bulanan

Mari evaluasi pos pengeluaran bulanan. Les ekstra untuk anak sebaiknya dihentikan sementara. Selain itu, atur anggaran seketat mungkin dengan hanya menyisakan kebutuhan yang bersifat wajib saja seperti bayar listrik, makan, dan seterusnya.

Hentikan pengeluaran yang tidak perlu

Efisiensi terhadap aktivitas di rumah tangga. Misalnya Mommies memiliki 2 kendaraan dengan 2 supir, atau jumlah penolong di rumah tangga yang sebenarnya terlalu banyak, bisa dikurangi. Jika salah satu kendaraan yang dimiliki belum lunas cicilannya, sebaiknya kendaraan tersebut dijual. Aturlah jadwal antar jemput anak atau gunakan bantuan kendaraan umum agar lebih hemat.

Kurangi berlangganan paket yang tidak produktif

Saat ini, dana yang ada sebaiknya tidak digunakan untuk membayar langganan paket yang sifatnya “nice to have”. Arisan walaupun memiliki ide awal akan menerima uang dalam jumlah tertentu, namun hati-hati juga atas pengeluaran bocor halus seperti biaya makan dan juga dandan.

Restrukturisasi utang

Apabila Mommies memiliki utang-piutang, maka tagihlah piutang yang dimiliki, atau alihkan untuk membayar utang yang tersisa. Kredit pemilikan rumah misalnya bisa dinegosiasi ulang untuk direstrukturisasi dengan tujuan mendapatkan keringanan pembayaran cicilan. Mommies juga dapat mengajukan permohonan perpanjangan waktu agar cicilan bulanan bisa diperkecil

Jual barang yang menyebabkan utang konsumtif

Apabila ada utang kartu kredit akibat pembelian barang konsumtif, maka barang tersebut sebaiknya dijual. Hasil penjualan dapat digunakan untuk menutup utang kartu kredit.

Live A Beautiful Life!


Post Comment