Yuni Jie, “Always able to prioritize, for me family come first”

Yuni Jie, salah satu sosok yang begitu lekat dengan dunia interior design. Maklum saja, perempuan yang selalu tampil stylish dan sangat dekat dengan keluarganya ini sudah sukses membangun ‘kerajaan’ bisnisnya, Jie Design, dan seringkali menuangkan idenya dengan menelurkan beberapa buku Interior Design.

Rasanya, sudah tidak terhitung lagi berapa ratus karya yang sudah dibuat oleh sosok perempuan di balik brand Jie Design ini. Setelah lulus S-1 dengan predikat cum laude dari Cornish College of The Arts, Seattle, Yuni Jie pun menamatkan gelar Master of Industrial Design dengan predikat honor of excellence dari Pratt Institute New York pada 2001 silam, dirinya langsung memutuskan untuk membangun perusahaannya sendiri.

Yuni Jie - Mommiesdaily

Keputusan ini jelas tidak pernah menimbulkan sesal, apalagi ia mengakui dengan menjadi mompreneurs membuatnya memiliki privilege mendapatkan waktu yang lebih untuk mengurus kedua buah hatinya. Ada banyak insight menarik yang saya dapatkan saat melakukan wawancara lewat email dengan sosok istri sekaligus ibu yang memiliki moto hidup, ‘Work smart not work hard. Always able to prioritize. For me, family come first’

Sebagai mompreneurs, untuk mempermudah pekerjaan, ada nggak, sih,  tools atau apps yang digunakan untuk me-manage karier dan family?

Saya tidak terlalu mengandalkan teknologi untuk membantu mengatur schedule saya sehari-hari. Yang jelas I have a really good skill of time management. Cara bekerja saya memang sangat effisien dan itu bukan rahasia lagi di kalangan kolega dan teman-teman seprofesi. Work smart not work hard. Always able to prioritize. For me, family come first.

Sebagai mompreneurs yang bergerak di bidang desain interior apa saja tantangannya?

Saya memang sengaja memilih untuk menjadi seorang entrepreneur yang memiliki perusahaan sendiri agar agar time flexibility. Saya masih mengantar dan menjemput kedua anak saya sekolah, karena menurut saya hal tersebut tidak kalah pentingnya dibanding pekerjaan dan karier. Anak-anak tumbuh sangat cepat and I don’t want to loose that moment. Di sela-sela pekerjaan saya baru saya set meeting dengan client saya dan mengurus pekerjaan saya. Tantangannya tidak terlalu besar karena memang waktunya sangat flexible, namun tetap a good time management is the main key.

3 tips yang kerap Mbak lakukan untuk tetap fokus kerja di tengah kesibukan?

  1. Bekerja dengan efisien.
  2. Mengutamakan skala prioritas.
  3. Curi start. Saya selalu mencuri start jauh-jauh hari baik itu membuat kostum untuk anak saya di sekolah atau mempersiapkan ulang tahun anak, maupun mempersiapkan presentasi interior design ke client. I almost never do anything on a last minute.

Apa rahasia yang Mbak lakukan untuk bisa melakukan segala aktivitas agar lebih efisien?

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, Namun dapat saya tambahkan bahwa when I work, saya selalu tahu persis kapan harus berhenti. Sehingga design yang diciptakan pun tidak overdone. Perumpamaannya sama seperti ketika orang memasak, kita harus tahu persis kapan harus berhenti agar tidak setengah matang atau terlalu matang. Hal kedua yang dapat saya tambahkan mungkin adalah, kedispilinan pada diri sendiri.

Bagimana dengan dukungan suami terhadap karier, keterlibatan pada pola asuh yang diterapkan untuk anak-anak?

Anak kami ada 2 sekarang yaitu JoJo dan Gia. JoJo 8 tahun dan Gia 2 tahun. Kami sangat hands-on ketika mendidik anak, dan cukup strict. Menurut kami kedispilinan memang harus ditanamkan dari kecil karena character building itu tidak dapat diciptakan secara instant. Anak-anak kami tidak bermain gadget. Tapi bukan berarti mereka gaptek.

JoJo merupakan anak yang sangat bertanggung jawab, tidak perlu disuruh untuk membuat PR atau bangun pagi untuk sekolah. Suami saya dangat mendukung dalam membentuk karakter anak sejak dini. Tanpa dukungan suami saya, saya rasa akan sulit sekali untuk mendidik anak dengan prinsip yang sama.

IMG_20170913_073924

Exercise routine yang Mbak kerap lakukan, apa saja?

Saya berusaha melakukan pilates rutin seminggu dua kali. Saya bukan orang yang menyenangi sport. Juga bukan orang yang menyenangi alam. Saya lebih suka travelling ke kota-kota besar dan explore the urban life.

Buku yang lagi dibaca dan jadi favorit? Bisa seputar karier atau parenting?

Sebenarnya saya sudah lama tidak membaca buku tepatnya.  Kebanyakan buku yang saya baca adalah buku tentang design dan fashion. Saya menyukai buku biografi tetapi sudah lama tidak membaca juga. But I always love the book The Art of Happiness by Dalai Lama.

Bagaimana dengan me time?

Me time mostly pilates. Saya orang yang tidak bisa makan sendiri. Jadi tidak pernah makan siang atau makan malam sendiri. Selain itu saya juga rutin melakukan facial. Dan memasak! I love to cook.

3 hal yang Mbak lakukan ketika merasa stuck atau bosan dengan rutinitas?

Hampir tidak pernah karena I walk design, I live design and I breathe design. Sebegitu cintanya dan passion-nya terhadap design saya hampir tidak merasa kalau mendesign itu seperti bekerja. Karena memang hampir tidak pernah merasa terbebankan.

—-

Bagaimana, benar nggak apa yang saya bilang bahwa banyak insight menarik yang bisa didapatkan dari Mbak Yuni Jie? Kalau saya pribadi, sih, lebih ke soal manajemen waktu. Soalnya, sampai sekarang saya masih suka mengerjakan sesuatu di saat last minute.

Terima kasih, sudah mau sharing Mbak Yuni :)

 


Post Comment