Lakukan 5 Hal Ini Jika Pasangan Mommies Terlalu Sibuk Kerja

Nggak usah ngambek yang berkepanjangan, atau malah melakukan tindakan yang berdampak buruk terhadap pasangan mommies jika dia terlalu sibuk bekerja. Lakukan saja, 5 hal berikut ini.

Sesekali mengajukan keberatan, kalau pak suami sudah terlalu sibuk dan di luar batas wajar, karena kesibukannya bekerja, sih, menurut saya nggak masalah, ya. Tapi kalau terus-terus merongrong, nantinya malah bisa berisiko membahayakan hubungan mommies berdua.

Baca juga: Apa yang Sesungguhnya Diharapkan Orang dari Pernikahan?

Lakukan 5 Hal Ini Jika Pasangan Mommies Terlalu Sibuk Kerja - Mommies DailyImage: www.justrunlah.com

Kalau dalam kasus saya dan pak suami, pasangan saya juga wartawan. Tapiii, yang jadi masalah, karena kebanyakan berjibaku liputan politik dan hukum, jam kerjanya jadi bisa menggila. Sering kali, jika ada kasus-kasus anyar di KPK, pasangan saya bisa pulang hampir adzan subuh, dan itu berlangsung berhari-hari *__*. Belum lagi habis pulang malam, terus hanya jeda sehari, sudah harus terbang liputan luar kota atau luar negeri.

Baca juga: 7 Hal yang Bisa Kita Lakukan Bersama Pasangan Setiap Pagi

Sempat sih kesal, tapi saya mengajukan kembali pertanyaan klise yang bisa membuat hati saya tenang, “Dari awal masa-masa pendekatan, sudah tahu kan profesi calon suami?”. Nah, ya sudah, saya anggap ini adalah bagian dari risiko saya, menerima pasangan utuh, isitilah orang-orang, “satu paket.”

Baca juga: Mau jadi Istri Cerdas atau Istri Bijaksana?

Nah, kalau lagi merasa kehadiran pak suami kok lagi jarang di rumah, masih sibuk berjibaku sama deadline pekerjaannya. Biasanya saya melakukan beberapa hal berikut ini:

1. Ambil hikmah atau sisi baiknya

Kalau kata orang-orang bijak di luar sana, “Udaaah, ambil aja hikmahnya.” Ini hal klise selanjutnya, tapi kalau benar-benar diresapi maknanya, bisa banget membuat hati lebih tenang, dan pikiran juga jadi “waras.” Coba aja bayangin, jika mommies ada di posisi sebaliknya. Suami bukannya sibuk kerja, tapi malah hanya di rumah? Tanpa melakukan kewajibannya mencari nafkah untuk keluarga? Kan lebih bangga, kalau ada tanya dan kita menjawabnya dengan, “Iya, nih, suami masih liputan malam.” Daripada, dia cuma berdiam diri di rumah, kan?

2. Melakukan yang jadi hobi bersama

Seminggu pasti dong, ada waktunya pak suami libur? Manfaatkan waktu ini, untuk melakukan sesuatu yang disenangi bersama. Kalau saya, sesederhana makan di luar! Hahaha. Tapi pilih makanan, yang benar-benar digemari berdua, jangan hanya salah satu aja yang gandrung. Di momen itu, suasana hati juga kemungkinan adem ayem, nah, bisa kan dijadikan ajang ngobrol segala hal yang perlu diobrolin. Mulai dari yang ringan-ringan dulu, baru yang agak serius. Tapi pilih-pilih juga, ya, mommies. Jangan yang berisiko memacu pertengkaran :D

3. Me time

Adakalanya jatah libur suami saya, jatuh di hari kerja. Jadi, pas weekend, dia masuk liputan. Kalau keadaan rumah lagi memungkinkan, saya titip anak saya sama pengasuh dan orangtua, lalu saya izin me time ketemu dengan sahabat-sahabat, atau pergi aja ke mal tertentu sama si kecil. Intinya, cari kesibukan lain, supaya nggak merapati, akhir pekan tanpa suami dan jadinya nggak bisa quality time dalam formasi lengkap.

4. Tetap jalin komunikasi

Mau apapun masalahnya, salah satu jalan keluarnya pasti terselip “lakukan komunikasi.” Ini yang jadi komitmen kami berdua. Setidaknya, sehari tuh, minimal sekali deh, teleponan. Jangan blasss, nggak ada kabar. Pas pacaran bisa kan, intens banget? Kenapa pas sudah menikah harus ditinggalkan kebiasaan baik itu? Yaaa, meski kalau telepon nanyain kabar anak, gpp dong? Setidaknya pasangan kita kan, menaruh perhatian sama keluarganya.

5. Cari waktu kencan dadakan

Dari 30 hari dalam sebulan, Tuhan pasti memberikan kita beberapa hari untuk melakukan kegiatan bareng. Dan momen berharga itu, memang harus diciptakan kan? Bukan waktu-waktu sisa. Pasti ada kalanya, waktu pasangan dan kita memungkinkan, untuk sehabis pulang kerja, makan bareng atau syukur-syukur juga bisa nonton. Just do it! Minta izin sama orang rumah atau pengasuh, mau pulang larut malam. Sebagai orangtua, juga butuh quality time, supaya nantinya punya energi positif mengurus si keci, kan?

Baca juga: 8 Rekomendasi Film yang Bikin Hubungan dengan Suami Jadi Mesra

Ada mau menambahkan? Silakan, lhooo :)


Post Comment