Doctor Strange, ‘Menu’ Kencan Akhir Pekan Bersama Suami

Mumpung masih akhir pekan, nggak ada salahnya ngajak suami nge-date nonton Doctor Strange dulu. Film besutan Marvel ini punya paket lengkap sebuah film karena nggak cuma menyuguhkan adegan action, namun juga unsur komedi yang bikin tertawa terpingkal-pingkal, plus sisi romantis :D

Pertengahan minggu lalu, saya mendapat undangan dari Disney untuk datang ke press screening film Doctor Strange. Ada yang sudah nonton? Berhubung suami penggemar Marvel, saya pun berencana  untuk mengajaknya nonton. Iya, meskipun sudah nonton, saya mau nonton lagi!

Mungkin, buat Mommies yang doyan dengan Marvel, sudah cukup familar dengan cerita yang mengisahkan perjalanan seorang dokter bedah ini. Berbeda dengan karakter superhero lainnya yang sudah sering dibuat versi layar lebar, karakter Doctor Srange yang sudah muncul dalam komik Strange Tales pada tahun 1963 silam justru belum pernah muncul di layar lebar. Pantas saja, ya, kalau film ini sempat jadi trending topic di Indonesia. Mungkin sudah pada penasaran dan menantikan film ini.

doctor-strange

Film Doctor Strange ini mengisakhan hidup seorang dokter bedah yang diperankan Benedict Cumberbatch. Umh, sebenarnya, sih, nggak cuma dokter bedah biasa, ya, karena Doctor Strange juga sangat ahli. Istilahnya, dia mampu menolong pasien dalam jangka waktu yang sangat cepat berkat ‘keterampilan tangannya’. Hingga pada suatu saat, ia harus mengalami kecelakaan yang membuat dirinya menjadi lumpuh.

Seketika itu juga, ia merasa dunia seakan runtuh, karena segala pengobatan dan operasi yang ia coba lakukan tidak membuahkan hasil. Bahkan sampai membuatnya nyaris bangkrut! Gara-gara  terlalu berambisi untuk kembali hidup normal seperti sebelumnya, hubunganya dengan sanga pacar yang diperankan Rachael McAdams pun jadi berantakan.

Hingga akhirnya ia mendapatkan informasi soal Kamar-Taj, sebuah tempat yang diyakini bisa menyembuhkannya di Himalaya. Di sanalah akhirnya Doctor Strange bertemu sosok suci ‘The Ancient One’ (Tilda Swinton) yang akhirnya membuat hidupnya kian berubah

Buat saya pribadi, film ini sangat menarik. Setidaknya gambaran ‘penyihir’ digambarkan jadi jauh lebih modern, hahahhaa. Di film ini juga  saya setidaknya bisa belajar,  kadang kala dalam hidup memang perlu percaya hal-hal di luar yang kasat mata. Meskipun terlihat nggak logis secara pikiran, namun setidaknya saya jadi punya gambaran soal metafisik. Di menit-menit pertama kita sudah disuguhkan dengan gambaran alam dan dunia dalam dimensi yang berbeda.

Oh, ya, meskipun bisa dibilang film ini mengisahkan cerita metafisika, namun gambarannya jauh dari kesan suram dan menyeramkan, lho,  ya. Film ini justru bisa membuat saya tertawa terpingkal-pingkal lantaran dialog konyol yang diucapkan.

Setelah nonton film ini,  beberapa teman seperti Fia, Managing Editor Mommiesdaily tanya ke saya,  apakah film ini cocok disaksikan anak-anak? IMO , adegan kekerasan dalam film ini memang nggak seberapa,  sih. Masih bisa ditoleransi. Sementara untuk adegan vulgar juga nggak ada.

Penasaran? Nonton, yuk! Jangan lupa ajak suami.


Post Comment