Aman dan Nyaman Meng-Uber Transportasi Berbasis Aplikasi

Sebagai ibu plus working mom yang nggak bisa mengendarai mobil sendiri, saya sangat terbantu dengan moda transportasi berbasis aplikasi. Supaya lebih aman dan nyaman ada beberapa hal yang perlu kita ketahui saat meng-Uber transportasi berbasis aplikasi .

Siapa di antara Mommies yang senang dan merasa terbantu dengan adanya transportasi berbasis aplikasi? Baik itu motor ataupun mobil? *ngacung . Saya pribadi sangat bersyukur dengan kemajuan teknologi yang kian pesat. Lima tahun lalu, saya, sih, nggak pernah kepikiran kalau bisa memesan transportasi hanya dengan menyentuh layar ponsel. Tinggal ketik, alamat lokasi kita berada dan tujuan, lalu dalam hitungan menit tahu-tahu sudah ada kendaraan yang menjemput. Seorang teman mengistilahkannya dengan naik angkot secara eksklusif, hehehe…

???????????????????????????????

Belum lama ini saya sempat datang ke acara media gathering yang diadakan Uber, seperti yang kita ketahui, Uber merupakan sebuah bukti kemajuan teknologi yang dilahirkan tahun 2010 lalu. Sampai saat ini aplikasi Uber sudah dimanfaatkan di 40 negara, salah satunya Indonesia. Bersama beberapa rekan media yang lain, ada beberapa hal menarik yang ingin saya share di sini. Siapa tahu, bermanfaat, ya!

Sebelum perjalanan

Dengan menggunakan teknologi bisa dibilang nggak ada perjalanan yang anonim. Maksudnya, kita bisa mendapatkan informasi secara transparan, mulai dari nama pengemudi, fotonya, sampai jenis kendaraan serta pelat mobil sudah diketahui dengan jelas. Namun, supaya lebih aman, jangan lupa untuk memastikan pelat mobil, nama, dan foto pengemudi sesuai dengan aplikasi. Kalau nggak sama, sebaiknya nggak usah diteruskan atau tolak saja. Lalu, jangan lupa lapor, ya!

Selama perjalanan

Dengan adanya teknologi, kita sudah tahu dengan jelas lokasi dan arah tujuan. Artinya kita bisa tahu apakah rute sudah benar apa belum. Nah, kalau biasanya kita sharing screen shoot pada teman atau keluarga untuk keamanan, di aplikasi Uber sebenarnya hal ini nggak perlu dilakukan lagi. Kita hanya perlu menggunkan fitur ‘Bagikan PWT saya’ untuk membagikan detail perjalanan dengan teman dan keluarga. Dengan begitu, mereka dapat memantau rute perjalanan secara langsung dari peta.

Manfaatkan rating

Siapa yang malas memberikan rating pada pengemudi? Jika, ya, ada baiknya kebiasaan ini diubah, soalnya dengan memberikan rating, tanpa disadari kita akan ikut membantu membuat ekosistem yang sehat. Jadi, pengemudi yang baik atau buruk bisa diketahui secara cepat. Jika punya pertanyaan dan keluhan jangan ragu untuk melaporkan masalah apa  pun. Lagi pula, aplikasi Uber juga membuat kita belajar dan mengetahui apakah sebagai penumpang kita sudah berlaku sopan atau belum. Jadi jangan sampai lupa untuk memperlakukan pengemudi secara baik dan sopan, sebagaimana kita ingin diperlakukan dengan baik. toh, mereka sama seperti kita juga kan?

Lebih hemat

Namanya juga ibu-ibu, ya, jadi semua pengeluaran harus dipikirkan secara bijak. Nah, supaya lebih aman, nggak ada salahnya, lho, menggunakan pilihan uber pool. Soalnya dengan Uber pool, kita bisa menghemat biaya perjalanan hingga 25%. Malas ngobrol atau nggak mau privacy terganggu? Tenang saja, pada dasarnya menggunakan Uber Pool sama saja dengan menggunakan Uber X atau Black, kok. Kalau nggak mau berbincang dengan teman seperjalanan juga nggak dilarang. Kalau soal keamanan, sebenarnya kita akan mendapat informasi juga mengenai teman perjalanan. Tapi kalau buat saya yang senang ngobrol, menggunakan Uber Pool memberikan kesempatan saya untuk bersosialisasi. Siapa tahu saja, teman perjalanan kita ini  bisa diajak bekerja sama mengerjakan sebah proyek baru? Selain itu, dengan Uber Pool, kita pun bisa berkontribusi membuat lingkungan jadi lebih ramah. Menurut data yang dikeluarkan Uber, Selama bulan Juli, uberPOOL di Jakarta telah berhasil mengurangi perjalanan sepanjang 315.000 KM, menghemat 7.500 liter BBM, dan mengurangi emisi CO2 sebesar 18 metrik ton.

Jadwalkan perjalanan

Buat saya yang sering lupaan, ada kabar baik dari Ubuer yang meluncurkan fitur “Schedule A Ride” /

“Jadwalkan Perjalanan” sejak Agustus lalu. Jadi, kalau ada perjalanan dinas dan harus berangkat subuh-subuh, kita bisa menggunakan fitur ini. Fitur ini bisa digunakan untuk perjalanan dari 30 menit hingga 30 hari di depan, lho. Mommies hanya perlu memilih uberX dan gunakan fitur ‘Schedule A Ride”  atau “Jadwalkan Perjalanan”. Lalu atur tanggal, waktu, lokasi dan tujuan. Selanjutnya, konfirmasikan detil perjalanan dan ketik ‘Jadwalkan uberX’. kalau pun ternyata Mommies ingin membatalkan bisa dilakikan kapan saja sebelum kendaraan tiba. Nanti akan ada sistem yang akan mengingatkan 24 jam dan 30 menit sebelum dijemput. selain itu Mommies akan diberitahu ketika kendaraan sudah akan menjemput, termasuk kalau Mommies terkena ‘petir’.

Semoga bermanfaat, ya, Mommies!


Post Comment