Misteri Bahasa Bayi

Ditulis oleh: Kurnia Midiasih

Si bayi mungkin lapar, atau dia ingin diaper-nya diganti, atau mungkin dia hanya sedang merasa tidak nyaman dan ingin dipeluk? Mari kenali bahasa bayi untuk mengetahui apa maunya.

Setiap bayi sebenarnya mempunyai bahasa sendiri untuk menyampaikan keinginannya. Bahasa bayi atau “kode”  ini bisa berbeda tergantung budaya dan kebiasaan keluarga si bayi. Namun, ada beberapa “kode” yang biasa dilakukan bayi-bayi untuk mengungkapkan maksudnya.

Saya ingat waktu saya pertama kali punya bayi. Saya selalu khawatir bahwa saya salah mengerti dengan maksud si bayi. Saat dia mendadak menangis keras, mengusap-usap mukanya, atau menghentak-hentakkan kakinya, saya mencoba mengerti apa yang dia inginkan di balik perilakunya itu.

Nah, supaya tidak salah membaca “kode”, mari kenali apa saja yang biasa dilakukan bayi untuk mengungkapkan maksud tertentu.

babyletters

*Gambar dari sini

  1. Mengucek-ucek mata

Kalau kode ini kemungkinan yang paling jelas bagi semua ibu. Iya, ini adalah kode pertanda bahwa si bayi mengantuk. Level kode mengantuk ini akan bertambah jika dia sudah menguap, lalu jika ibu tak juga menidurkannya atau ruangan tidak nyaman untuk tidur, dia akan menangis bahkan menjerit. Segera tidurkan ia dalam suasana nyaman saat kode pertama muncul.

  1. Mengangkat-angkat kaki ke perut

Biasanya ini adalah tanda bahwa ada yang sakit di perutnya, umumnya hanya masalah gas. Bayi kolik biasanya mengangkat kaki ke perut sambil menjerit-jerit. Untuk mengatasinya, posisikan bayi tengkurap di pangkuan Anda dan usap-usap punggungnya untuk membuat sakit di perutnya berkurang dan gas cepat keluar.

  1. Mengerutkan alis dan merengutkan bibir atau menolehkan kepala

Kalau Anda terus-terusan memainkan rattle di depannya lalu tiba-tiba dia menolehkan kepala dan tidak mengacuhkannya, itu adalah pesan penting. Artinya, berhentilah! Mungkin dia overstimulated atau dia capek bermain. Berhentilah mengajaknya bermain, gendong dan ajaklah jalan-jalan dalam diam atau peluk dengan tenang.

  1. Mengerutkan muka ditambah geraman

Dia sedang merasa tidak nyaman, apalagi jika dia juga menangis. Cek apakah bajunya basah oleh keringat, diapernya terlalu basah, atau Anda memakaikan sesuatu yang tak nyaman baginya. Jika tanda ini ditambah dengan mata membesar, itu artinya dia sedang pup. Bisa juga dia hanya butuh dipeluk atau diangkat dan diajak berjalan-jalan.

  1. Menghentak-hentakkan kaki

Seringkali disertai senyum lebar atau tawa terkekeh, ini adalah tanda bahwa dia sedang bersemangat atau ada sesuatu yang menarik baginya. Jika itu adalah mainan barunya atau binatang yang sedang dia lihat, jangan hentikan kegiatan itu sampai dia puas.

  1. Memperhatikan satu titik terus menerus

Jangan salah sangka bahwa dia sedang melihat “makhluk halus”, ya. Bisa jadi tadi ada sesuatu yang menarik di titik itu. Misal cahaya matahari yang jatuh di dinding atau kelebatan bayangan Anda lewat. Bayi suka memerhatikan sesuatu dan menunggunya untuk bisa melihatnya lagi. Untuk meresponnya, ajak dia berbicara tentang apa yang dia lihat, buat dia mengerti bahwa Anda juga tertarik dengan yang dilihatnya.

  1. Menangis tanpa sebab, menjerit-jerit, atau melempar sesuatu

Ini adalah biang keladi kesalahpahaman yang sering terjadi. Tahukah Anda, ternyata ini adalah tanda bahwa dia sedang bosan! Dia sedang mencoba menarik perhatian Anda dan ingin ditemani secara intensif. Cobalah ajak dia bermain atau nyanyikan lagu kesukaannya untuk membuat dia tenang dan ceria kembali.

  1. Menghisap-isap bibir

Tanda ini jelas, si bayi lapar. Menghisap-isap bibir dan mengeluarkan bunyi seperti menyedot adalah tanda awal. Jika sang ibu tidak segera memberinya ASI, dia akan mulai menghisap tangan. Jika tidak diberi juga, dia akan mulai menoleh-noleh mencari puting, dan jika ibu tidak mengerti juga, dia akan mulai menangis. Menangis adalah tanda terakhir bayi merasa lapar.

  1. Melepaskan puting tiba-tiba

Jangan salah, tidak ada yang mengkhawatirkan jika si bayi yang sedang asyik menyusui tiba-tiba melepaskan mulutnya dari puting. Ini pertanda bahwa dia sudah kenyang. Selanjutnya dia akan menempelkan wajahnya di payudara ibu dan tidur.

  1. Memundurkan tubuhnya atau menolak apapun yang Anda sodorkan

Biasanya ini disebabkan karena Anda melewatkan kode terakhir, misal Anda tidak mengganti diapernya saat dia sudah meronta minta diganti. Hasilnya, pada langkah berikutnya, dia ngambek dan tidak mau mengikuti permintaan Anda. Solusinya, cek semua hal yang bisa jadi Anda lewatkan lalu buatlah dia merasa nyaman atau alihkan perhatiannya dengan memberinya mainan/buku favoritnya.

Nah, sudah lebih jelas dengan kode-kode yang ditunjukkan si bayi. Semoga Anda tidak salah paham lagi ya dengan si bayi. Have great moments with the baby, Mommies!

Sumber:

www.thebump.com

www.todaysparent.com