Acroyoga, Mampu Mengharmoniskan Hubungan

“Acroyoga is about connection, creation, exploration, and most importnatly, the acceptance of trust.” – Daniel Scott

acro*foto dari sini

Siapa di antara Mommies yang berminat untuk mencoba Acroyoga? Atau bahkan sudah mulai rutin melakukannya? Bisa dibilang, Acroyoga sudah masuk dalam trend masa kini, bahkan sudah jadi bagian dari gaya hidup masyarakat kota besar. Yoga memang sangat dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, baik mental ataupun fisik.

Bagaimana dengan Acroyoga? Saya sendiri dibuat penasaran dengan Acroyoga. Melihat foto beberapa pesohor yang bisa melakukan pose Acroyoga yang ‘melayang’ ataupun gerakan lainnya, membuat saya takjub. Tapi mengingat postur tubuh yang tidak lentur, membuat saya jadi pesimis. “Mana bisa, tubuh kaku seperti saya ini bisa Acroyoga?,” begitu pikir saya.

Ternyata, menurut Fajar Putra, Acroyoga bisa dilakukan siapa saja. Termasuk buat tubuh yang tidak lentur seperti saya ini. Tua, muda, termasuk orang yang memiliki tubuh tambun pun bisa melakukan Acroyoga. Wah, jadi penasaran!

Kebetulan, beberapa waktu lalu saya sempat menghadiri peluncuran buku Acroyoga yang ditulis oleh Fajar Putra. Dalam buku ini Fajar Putra memaparkan kalau olahraga yang berasal dari Arco (acrobatik) dan Yoga ini bisa dilakukan oleh siapa pun juga, tanpa terkecuali, termasuk perempuan hamil. “Perempuan yang sudah terbiasa melakukan yoga, jika ingin Acroyoga, bisa saja, kok” ungkap Fajar.

Apa kunci para pemula untuk bisa melakukan Acroyoga? Menurut  Daniel Scott, guru Acroyoga senior dari California, “Acroyoga bukanlah sekadar seni mengangkat atau menerbangkan flyer. Acroyoga merupakan koneksi yang terbentuk antara base, dan flyer, kreasi dan eksplorasi pose, dan saling memberi kepercayaan.”

Perbedaan Acroyoga dengan yoga pada umumnya memang bukan sekadar pada gerakan Acroyoga yang terdapat unsur akrobat saja, namun Acroyoga bisa dilakukan jika kita memiliki partner saat melakukannya. Karena Acroyoga baru bisa dilakukan oleh minimal dua orang. Oleh karena itu, dibutuhkan rasa percaya satu sama lain. “Dengan trust, kita memberikan kekuatan pada partner, begitu juga sebaliknya,” kata Fajar Putra.

Karena Acroyoga bisa dilakukan berdasarkan rasa percaya pada partner, maka Acroyoga ini sangat bermanfaat untuk sebuah hubungam, baik itu hubungan dengan suami isteri, keluarga, ataupun persahabatan. Acroyoga dapat melatih kepercayaan, chemistry, dan komunikasi yang  terjalin. Semua pose bisa dilakukan dengan partner karena adanya kerja sama.

Berbicara mengenai role dalam Acroyoga, pasti akan menyinggung ke pemilihan partner. Menurut Fajar tinggi badan memang tidak terlalu berpengaruh. Namun, alangkah baiknya untuk pemula agar mencari partner yang memiliki tinggi badan tidak jauh berbeda, begitu juga untuk berat badan sehingga tidak terlalu timpang.

Selain bermanfaat untuk mengharmoniskan sebuah hubungan, dalam bukunya, pemilik akun Instagram @penyogastar ini ada 9 manfaat Acroyoga lainnya. Apa saja? Baca di laman selanjutnya, ya.