WingStop, Sayap Bermacam Rasa

Saya nggak habis pikir sama teman-teman yang lebih suka makan sayap ayam ketimbang dada *lirik Swany Sugarenspice*. Bagi saya makan sayap ayam itu antara capek nyuwirinnya sama makannya gak imbang! Haha. Tapi katanya rasanya lebih sedap, ya? Yah, saya sih tetap pilih bagian dada yang dagingnya banyak. Maklum sepotong bisa dibagi buat lauk banyak anak :D.

ws5-1

Nah, buat yang suka sayap ada tempat makan baru, nih, yang wajib dicoba, WingStop. Restoran dari Amerika Serikat ini di area Jakarta dan sekitarnya sudah buka tiga outlet. Di Mal Kota Kasablanka, Mal Margo City Depok, dan Setiabudi One. Konsepnya berbeda dengan fried chicken fastfood yang sudah akrab dengan masyarakat Indonesia. Lebih mirip per-ayam-an Korea menurut saya, tapi dengan pilihan rasa lebih beragam. WingStop memang mengklaim bukan fastfood, karena saat kita memilih menu dan bayar di kasir, makanan tidak langsung tersaji melainkan harus diolah dulu. It is made to order. Rentang waktu yang diperlukan untuk meracik WingStop hingga sampai di meja kita antara 9-15 menit tergantung bumbunya. Yah, lumayan mengurangi rasa bersalah buat ibu-ibu yang ‘anti fast food’ :D

WS1-1

Nggak terasa, kok, menunggu makanan dihidangkan. Karena WingStop mendesain outlet-nya dengan kitchen theater, di mana pelanggan bisa melihat apa yang dilakukan di dapur.

Ada 10 rasa berbeda yang ditawarkan WingStop, termasuk 4 tingkat rasa pedas, sebagian bercampur rasa asam. Sisanya ada gurih keju, manis teriyaki, smoked, dll. Penasaran?

ws4-1

O, ya, untuk yang seperti saya yang nggak suka sayap, WingStop punya pilihan boneless wing juga. Bentuknya lebih seperti kepalan kecil daging ayam, sekitar 2-3 jempol besarnya. Lumayan, lah, tinggal gigit haha. Beda dengan kebiasaan di Indonesia di mana ayam sebagai lauk, sebenarnya WingStop ini lebih mirip cemilan. Karena memang ada tiga macam saus , yang satu berbasis mustard agak manis, cocok untuk bumbu pedas asam. Yang mayo, lebih cocok untuk bumbu yang agak manis atau gurih, dan satunya lagi saus keju.

ws2-1
Selain sayap sebagai menu utama, nasi cajunnya juga wajib coba, lho! Ini lebih mirip nasi goreng, tapi di lidah saya bumbunya seperti…pizza. Nasi rasa pizza? Apalagi itu? Ada juga kentang goreng dengan topping saus keju dan potongan jalapeño (akhirnya tahu juga kayak apa itu jalapeño..haha). Jangan lupa juga coba Double Choco Melt-nya, ya.
WS3

Pengen coba tapi nggak sempat-sempat perginya? Dari gerai Kota Kasablanka sudah bisa delivery order, kok! Nih, sekalian daftar menu dan nomor teleponnya :D.


Post Comment