Amblyopia Di Mata Anak Saya

Doctor Examining Child's Eyes In Doctor's Office*Gambar dari sini

Dua minggu yang lalu, dokter memvonis anak saya dengan kelainan bernama ‘amblyopia,’ dan menyayangkan kedatangan saya yang dianggap sangat terlambat ke tenaga kesehatan ahli (!!). Walaupun jantung saya langsung ‘mencelos’ karena merasa bersalah, saya berharap lewat tulisan ini, teman-teman tidak perlu mengulangi kesalahan saya dan dapat memberikan yang terbaik ke buah hati masing-masing.

Apa sih Amblyopia?

Sering juga disebut sebagai mata malas, merupakan memburuknya kemampuan melihat yang disebabkan kurangnya koordinasi antara otak dan mata. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kurangnya nutrisi pada saat si anak masih kecil sehingga memengaruhi pertumbuhan sistem penglihatannya ataupun disebabkan faktor keturunan. Namun, apapun yang menghalangi penglihatan juga dapat meningkatkan faktor amblyopia pada anak. Termasuk misalnya jika salah satu kelopak mata anak lebih menurun daripada kelopak mata sebelahnya.

Sangat penting bagi para orangtua untuk menyadari kelainan mata ini pada anak usia dini. Amblyopia akan lebih mudah ditangani jika usia anak masih di bawah 8 tahun, di mana sistem penglihatan masih terbangun dan dapat diperbaiki sehingga penyembuhan juga berlangsung dengan lebih cepat.

Anak yang mengalami gangguan amblyopia harus melakukan terapi tertentu, terapi yang harus dilakukan umumnya berlangsung dari jangka waktu bulanan sampai tahunan. Terapi mata dapat berupa asupan vitamin/suplemen atau menggunakan kacamata atau melaksanakan terapi penglihatan (misal; menutup mata yang lebih sehat dengan eye patch/tutup mata dalam periode tertentu), atau dalam kasus yang lebih berat, dapat pula berakhir dengan tindakan operasi.

Selanjutnya: Apa ciri-ciri ambliyopia? >>