Vintage Dessert Table

Setelah waktu ulang tahun anak merasa sukses bikin sendiri dessert table, kali ini saya penasaran bikin lagi untuk tema selain ulang tahun. Dan pas momennya waktu bulan puasa kemarin kakek dan nenek saya merayakan peringatan ulang tahun perkawinan ke-56. Jadi kenapa tidak saya menghadiahkan mereka sesuatu yang sifatnya personal. Walaupun Ramadan sudah lewat, tapi ide ini bisa, kok, dicoba untuk Idul Adha tahun ini.

Karena untuk acara buka puasa dan temanya Ramadan, jadi saya buat hiasan bentuk kipas dari kertas A4 warna kuning, ditambah print damask baby blue lalu ditempel renda, kemudian terakhir ditambah tulisan ALLAH dan satu lagi MUHAMMAD untuk background di kanan dan kiri kaca.

Makanan yang dipilih adalah makanan tradisional. Karena kebanyakan tamu yang hadir adalah teman-teman kakek nenek yang sudah berusia lanjut. Belanjanya di Pasar Tebet, yang menarik perhatian pertama kali adalah kue clongor (benar, tidak, ya namanya, hehe … lupa). Saya taruh di gelas-gelas kecil punya nenek.

Walau temanya makanan tradisional, tapi entah kenapa rasanya tidak afdol kalau tidak ada cupcakes, lantas saya tambahkan dengan mini roll cake Dapur Cokelat yang warna warni.

Tak ketinggalan juga saya menaruh klepon dan puding bolu buah. Keduanya ditaruh di atas talenan kayu.

Saya juga beli Sosis Betawi dan kurma.

Ditambah dengan miniatur masjid dari Dapur Cokelat. Lucu banget!

Untuk mengisi bagian tengah saya pilih Bolu Tape memakai mini bunting gratis unduh dari The tomkat studio.

Rumah kakek dan nenek adalah surganya barang-barang vintage. Jadi, saya tidak perlu pusing soal detail lainnya, tinggal ambil barang yang ada, sudah sangat mendukung tema.

Dress code-nya kaftan warna pastel, sayang karena Zahra rewel minta main kamera jadi tidak sempat terfoto.

Setelah Tarawih bersama dan ceramah, para tamu pun menyerbu dessert table. Perasaan paling menyenangkan adalah waktu para tamu (terutama ibu-ibu) berbinar dan buru-buru mendekat ke dessert table, mereka sibuk berkomentar. Beberapa tanya bikin di mana, dan minta nomor teleponnya. Senangnya kalau karya kita dihargai. Dan satu lagi, saya merasa tepat pakai kue tradisional, karena tamunya juga “vintage”. Hehe. Bahkan ada seorang bapak yang antusias mendatangi meja dan bilang, “Nah, ini dia, nih … enak, klepon!”

Why don’t you try to make your own dessert table? Di forum Female Daily ada thread khususnya, lho. I’m so excited to meet many talented lady there.


11 Comments - Write a Comment

Post Comment