Mike’s Pregnancy Journal

 

Menjelang penghujung tahun 2011 ini, kami mendapat beberapa berita bahagia. Salah satu (eh, dua, deng!) kehamilan editor kami, Kirana, dan moderator forum bagian fashion, Mike Okta. Untuk itu, kami akan mencatat kehamilan mereka setiap bulannya. Mungkin bisa dijadikan referensi untuk mommies yang sedang hamil juga.

Setelah 3-4 bulan merencanakan kehamilan, Mike yang sebelumnya tidak menggunakan kontrasepsi apa pun, akhirnya hamil anak kedua.

Kontrol ke dokter: 1 Oktober

Usia kehamilan: 8w 5d

Panjang janin: +/- 15mm

Berat janin: lupa dan dicari di buku kehamilan ternyata tidak dicatat pula oleh dokternya :p

Denyut jantung janin: +/- 180 bpm

Di usia kehamilan sekarang (10w) sudah mulaiterasa sempit kalau pakai skinny jeans (ya, pastinya lah, agak tidak tahu diri, sih, ini :p) jadi pilihan baju sudah mulai berkurang dan … saatnya belanjaaa :))

Sebenarnya baju-baju waktu hamil si sulung Dante masih disimpan, tapi di rumah orangtua dan belum sempat dibawa pulang. Jadi, sementara utilizing legging dan boyfriend’s jeans saja, deh, haha ….

 

O, ya, berat badan sekarang 51kg atau naik sekitar 3 kilogram dari sebelum hamil. Lumayan banyak, maklumlah hamilnya memang “badak”. Makan apa saja hayuuk, Puji Tuhan tidak mengalami mual & muntah. Mudah-mudahan sama seperti waktu hamil Dante.

Perubahan lain yang mulai terasa adalah penciuman yang jadi lebih sensitif dibanding hamil pertama. Dulu, sih, cuek-cuek saja mencium bau apa pun. Sekarang ada beberapa bau yang kurang bisa diterima hidung saya, termasuk body fragrance punya sendiri. Tapi efeknya tidak sampai bikin mual, sih, cuma malas kalau berada di dekat sumber bau-bauan itu.

“Ibu hamil biasanya juga mengalami perubahan terhadap indra penciuman yang menjadi lebih sensitif. Kondisi ini disebabkan oleh meningkatkan kadar hormon estrogen di dalam tubuhnya. Studi tahun 2002 yang dilakukan oleh Philadelphia’s Monell Chemical Senses Center menunjukkan bahwa perempuan dengan kadar hormon estrogen tinggi memiliki sensitivitas yang lebih besar.”

Idam pun bisa dibilang tidak ada. Normal-normal saja lah, kalau lagi ingin sekali makan sesuatu lalu tidak terpenuhi, ya, tidak apa-apa. Oh, hamil kali ini saya lebih senang makan buah-buahan dibanding sebelumnya.

Perubahan berikutnya: sayah jadi malas baking! Haha ….

Kehamilan di trimester pertama memang suka membingungkan, ya. Selain kondisi tubuh yang baru menyesuaikan dengan kehamilan, trimester pertama juga dibilang sebagai masa rawan. Supaya tidak bingung, cari teman yang hamilnya berbarengan akan sangat membantu, lho! Nah, mommies yang sedang hamil trimester pertama, gabung untuk berdiskusi di thread ini, yuk!

 


19 Comments - Write a Comment

  1. sama nih, aku jg lg hamil anak ke dua. baru aja lewatin trimester pertama. semoga berjalan lancar semuanya hehhehe…. tp ada yg ngeganjel di hati nih, yg tau mohon jwbnya ya. 1 bln pertama kan aku gak tau klo hamil, jd aku tetep make krim dr dokter termasuk serum jg, vitamin buat kulit jg. jd luar dlm diksh obat semua. parahnya lg aku minum panadol, ultraflu, krn wkt itu lg flu. aku udh nanya ama dokter, ktnya sih gak papa, tp hati kok ky msh ragu ama jwban dokter. ada yg pernah ngalamin gak ya?? mskh sblmnya

Post Comment