Baby Gears: Sewa atau Beli?

Waktu Langit berusia 1 tahun, saya yang saat itu tidak bekerja akibat tidak ada pengasuh untuk Langit, menemukan kesulitan jika ingin bepergian. Tidak ada yang pegang Langit selama saya menyetir mobil. Memang, sejak bayi Langit tidak biasa duduk di car seat, rewelnya minta ampun! Tapi saat itu masih ada pengasuhnya, jadi ya masih belum terpikir betapa pentingnya car seat ini (selain alasan keselamatan tentunya).

Saya pun berpikir untuk membeli car seat, sudah cari sana-sini kok ternyata lumayan mahal ya tipe yang untuk balita? Nanti kalau Langit nggak betah gimana? Sudah beli mahal-mahal eh tidak terpakai, kan sayang .…

Lalu kakak saya memberikan solusi, gimana kalau menyewa saja? Hmm, boleh juga tuh! Lumayan kan … sekalian uji coba ke Langit gitu. Kalau nggak betah, ya tinggal dikembalikan saja!

Akhirnya saya menyewa ke sebuah penyewaan peralatan bayi, Alhamdulillah waktu itu dapat barangnya yang baru dibeli sama pemiliknya. Waktu sewa minimal per-3 bulan dengan harga tentunya jauh lebih murah dibandingkan kalau saya harus membeli. Setelah seminggu pertama, eh ternyata Langit adem ayem saja. Dan kegiatan saya misalnya belanja bulanan, hadir ke acara-acara misalnya arisan, resepsi pernikahan, atau ada panggilan pekerjaan freelance pun tidak terganggu. Pssttt … car seat-nya sekarang sudah saya beli loh!

Usaha penyewaan peralatan anak belakangan ini makin menjamur. Sebut saja yang mau disewa; car seat, high chair, baby box, sitting and walking trainer hingga mainan-mainan besar macam slide atau ayunan juga ada.

Tentu ada pro dan kontranya ya. Bagi saya pribadi pro-nya antara lain:

  • Berguna untuk alat-alat yang harganya relatif agak mahal dan waktu pakainya tidak terlalu lama.
  • Mencoba alat baru yang tapi sangsi anak akan betah atau  suka. Misalnya sitting trainer (bumboo chair) dan walking trainer (dulu saya terlanjur beli, tak tahunya Langit lebih suka mendorong kursi plastik ala tukang bakso saat berlatih jalan).
  • Solusi untuk mereka yang rumahnya tidak ada ruang penyimpanan (alias gudang), kalau sewa kan bisa langsung dikembalikan begitu masa pinjam selesai.

Sementara kontranya, kalau yang saya lihat di thread tentang penyewaan alat-alat anak sejauh ini berkaitan dengan kebersihan alat-alat sewa. Ya mungkin ada ya mommies yang merasa “tega banget sama anak dipakein alat-alat sewaan” apalagi kalau anak pertama biasanya semuanya harus punya, hehehe.

Tapi percaya deh, dengan semakin tingginya aneka harga peralatan anak  belum lagi biaya pendidikan sekolah :D, menurut saya tidak ada salahnya dicoba kan?

Kalau mau melihat-lihat daftar dan review tempat penyewaan peralatan anak, bisa dilihat di thread ini ya, moms!

*Gambar bumbo dari sini, carseat dari sini, high chair dari sini dan mainan dari sini


14 Comments - Write a Comment

Post Comment