
Kenali 7 kebiasaan boros yang bikin uang cepat habis menjelang gajian, mulai dari jajan kecil hingga belanja impulsif, serta cara mengatasinya.
Mommies, pernah nggak, merasa baru kemarin gajian, tetapi sekarang saldo rekening sudah mulai menipis? Padahal rasanya nggak habis belanja barang mahal atau membeli sesuatu yang besar. Kok, bisa?
Bisa jadi, penyebabnya justru kebiasaan kecil yang dilakukan hampir setiap hari. Nominalnya terlihat sepele, tetapi kalau terus berulang selama sebulan, jumlahnya bisa lumayan besar. Yuk, cek apakah ada kebiasaan yang bikin uang cepat habis berikut ini yang masih sering Mommies lakukan!

Ngopi sebelum mulai kerja, beli camilan sore, lalu mampir membeli minuman favorit saat perjalanan pulang. Masing-masing mungkin hanya menghabiskan belasan hingga puluhan ribu rupiah. Namun, kalau dilakukan hampir setiap hari, total pengeluarannya bisa mengejutkan.
Misalnya, Mommies menghabiskan Rp25.000 untuk jajan setiap hari kerja. Dalam 20 hari kerja, totalnya sudah mencapai Rp500.000.
Tips: Mommies nggak harus berhenti jajan sama sekali. Coba tentukan anggaran khusus untuk jajan mingguan agar tetap bisa menikmati hal-hal kecil tanpa mengganggu kebutuhan lainnya.
Lagi sibuk bekerja, malas memasak, atau ingin memberikan hadiah kecil untuk diri sendiri setelah hari yang melelahkan. Pesan makanan online memang praktis, tetapi biaya layanan, ongkos kirim, dan biaya tambahan lainnya bisa membuat total belanja lebih mahal daripada perkiraan.
Tips: Coba bandingkan harga makanan setelah semua biaya ditambahkan. Mommies juga bisa menentukan batas berapa kali pesan makanan dalam seminggu dan menyiapkan makanan sederhana di rumah sebagai alternatif.
Awalnya hanya ingin membeli satu kebutuhan, tetapi akhirnya menambah barang lain karena ada promo, flash sale, atau gratis ongkir dengan minimum belanja tertentu. Rasanya sayang kalau kesempatan diskonnya dilewatkan, ya, Mommies?
Padahal, diskon tetap membuat kita mengeluarkan uang. Kalau barang tersebut sebenarnya tidak dibutuhkan, pengeluaran itu justru menambah beban anggaran.
Tips: Masukkan barang ke keranjang dan tunggu 24 jam sebelum membayar. Cek kembali apakah barangnya memang dibutuhkan atau hanya menarik karena sedang promo.
BACA JUGA: Kebiasaan Setelah Gajian, Mommies Termasuk Tim Hemat atau Tim Boros?

Fitur Buy Now, Pay Later (BNPL) memang memungkinkan kita membeli barang sekarang dan membayarnya nanti. Masalahnya, ketika beberapa transaksi dilakukan sekaligus, tagihan yang muncul pada bulan berikutnya bisa terasa jauh lebih besar daripada yang dibayangkan.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship pada 2025 mengkaji hubungan penggunaan SPayLater dengan perilaku belanja impulsif pada 100 responden Generasi Z di Semarang. Temuannya relevan sebagai pengingat untuk lebih bijak menggunakan layanan pembayaran tunda, meski hasil penelitian tersebut tidak bisa langsung digeneralisasi kepada semua kelompok usia.
Tips: Sebelum memakai PayLater, pastikan Mommies sudah menghitung seluruh cicilan dan tagihan yang akan jatuh tempo. Jangan menganggap limit kredit sebagai bagian dari gaji.
Setelah menghadapi pekerjaan yang padat, mengurus anak, dan menyelesaikan urusan rumah, membeli sesuatu untuk diri sendiri memang bisa terasa menyenangkan. Self-reward juga bukan kebiasaan yang salah, kok, Mommies.
Namun, menurut financial planner F. D. V. Wulandari, CFP., dari QM Financial, apresiasi diri sebaiknya dilakukan secara terencana dan disesuaikan dengan kemampuan finansial. Terlalu sering melakukannya, tanpa anggaran atau alasan yang jelas, justru bisa membuat pengeluaran membengkak.
Tips: Sisihkan anggaran khusus untuk self-reward sejak awal bulan. Dengan begitu, Mommies tetap bisa menikmati hasil kerja keras tanpa mengorbankan kebutuhan rumah tangga, cicilan, atau tabungan.
Pernah berlangganan layanan streaming untuk menonton satu serial, mencoba aplikasi olahraga selama sebulan, atau membayar aplikasi premium yang akhirnya jarang dibuka? Kalau lupa membatalkannya, saldo rekening tetap terpotong secara rutin.
Nominal satu langganan mungkin tidak terasa besar. Namun, beberapa langganan sekaligus bisa menjadi pengeluaran rutin yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.
Tips: Cek mutasi rekening dan riwayat pembayaran digital setiap bulan. Batalkan langganan yang jarang digunakan dan pertahankan layanan yang memang memberikan manfaat.

Ini salah satu kebiasaan yang sering luput dari perhatian. Mommies mungkin ingat membayar cicilan, listrik, atau belanja bulanan, tetapi lupa menghitung uang parkir, jajan, biaya aplikasi, dan pembelian kecil lainnya.
Akibatnya, kita merasa pengeluaran masih aman, padahal uang yang tersisa ternyata lebih sedikit dari perkiraan.
Tips: Catat semua pengeluaran selama tujuh hari, sekecil apa pun nominalnya. Bisa melalui aplikasi pencatat keuangan, spreadsheet, atau catatan di ponsel. Dari sana, Mommies bisa melihat kebiasaan mana yang paling banyak menghabiskan uang dan mulai menentukan prioritas.
BACA JUGA: Tips Menghadapi Pasangan Boros
Nggak harus langsung mengubah semua kebiasaan sekaligus, Mommies. Mulai dari satu atau dua pengeluaran yang paling mudah dikendalikan, lalu evaluasi setelah gajian berikutnya. Sedikit perubahan yang dilakukan secara konsisten bisa membantu keuangan terasa lebih teratur.
Cover: Magnific