
Siapa bilang menu utama untuk buka puasa yang disukai anak tidak bisa sehat? 10 ide menu dan resepnya ini bisa dicoba. Pasti sehat dan anak suka.
Setelah menyantap takjil saat berbuka puasa, Mommies tetap saja butuh menyajikan menu utama saat buka puasa, ya, kan? Meski sudah menikmati sebut saja, bubur sumsum, bakwan, sampai lupis, keluarga terutama anak-anak tetap butuh asupan utama.
Menu utama untuk buka puasa ini sebaiknya memang memiliki kandungan lengkap, yaitu karbohidrat, protein, dan serat yang berasal dari sayuran dan buah. Usahakan juga tidak terlalu berminyak dan rasanya familiar di lidah anak.
Pada prinsipnya, kita terutama anak-anak, butuh protein agar energinya bertahan lama. Selain itu, karbohidrat kompleks bikin anak nggak cepat lapar. Sayur pun bisa diolah dalam bentuk yang “ramah anak”. Akan lebih baik bila memiliki tekstur lembut dan mudah dikunyah.
![]()
Rasanya yang manis, gurih, dan tidak pedas pasti bikin anak suka.
Bahan:
Cara membuat: Tumis bawang putih, masukkan ayam hingga matang. Tambahkan saus teriyaki, masak hingga kuah mengental. Masukkan tauge, oseng-oseng sebentar agar tauge tetap crunchy saat dimakan. Sajikan dengan nasi hangat

Rasanya hangat dan ringan setelah berbuka dengan hidangan takjil yang cukup berat.
Bahan:
Cara membuat: Iris-iris bawang putih. Di dalam panci, panaskan sedikit minyak, lalu tumis bawang putih hingga kecoklatan. Masukkan jahe. Setelah harum masukkan air. Tunggu mendidih, baru masukkan ayam dan kentang. Setelah ayam matang, masukkan dulu wortel, setelah itu baru tomat.
Siapa, sih, yang nggak suka pasta. Apalagi spaghetti bolognese mudah dibuat, sehat, dan anak-anak umumnya suka.
Bahan:
Cara membuat: Tumis daging dan bawang, tambahkan pasta dan saus tomat. Setelah mendidih masukkan tomat cincang. Tunggu hingga mendidih. Beri bumbu, koreksi rasa. Campur dengan spaghetti matang. Sajikan dengan parutan keju.

Teksturnya lembut, dan rasanya yang gurih membuat anak-anak pasti berselera saat menyantapnya.
Bahan:
Cara membuat: Susun di dalam wadah ayam, jamur, lalu beras. Tuang air kaldu dengan ukuran seperti menanak nasi, 1:1. Tim atau kukus hingga matang. Sajikan dengan irisan daun bawang dan kuah kaldu.
Baca juga: Hidangan Sahur dan Berbuka dari Sosis dan Nugget
Yang namanya ayam panggang, pasti jadi favorit semua orang, termasuk anak-anak.
Ayam:
Tumis buncis:
Cara membuat: Marinasi ayam dengan madu, kecap asin, bawang putih, lada. Diamkan minimal 30 menit. Didiamkan semalaman akan lebih baik. Panggang 25 menit di oven 180°C (atau teflon tertutup).
Untuk buncis, tumis bawang putih, masukkan buncis, beri sedikit garam, gula pasir, masak 3–4 menit.
Bahan:
Cara membuat: Lumuri ikan dengan lemon, lada, dan garam. Lalu panggang 15 menit (atau pan-seared tanpa banyak minyak). Sajikan dengan kentang rebus dan salad segar.
Full protein, hangat, dan biasanya jadi favorit sekeluarga. Boleh ditambah telur puyuh rebus.
Bumbu Sop:
Cara membuat: Rendam bumbu sop sebentar. Lalu masukkan ke dalam 1 liter air. Rebus hingga mendidih. Masukkan daging, garam, masak hingga empuk. Akan lebih praktis dengan panci presto. Setelah empuk masukkan bawang putih goreng, wortel, kentang. Tambahkan tomat di akhir. Masak hingga sayur lunak.

Sudahlah, yang ini dijamin sehat. Tanpa goreng, tanpa tepung. Cus, dibikin malam ini.
Bahan:
Cara membuat: Pan-sear salmon 3–4 menit per sisi. Lalu tambahkan saus teriyaki di akhir. Kukus brokoli 5 menit. Sajikan bersama nasi hangat.
Baca juga: Ide Menu Sahur untuk 30 Hari di Bulan Puasa. Mudah dan Bergizi
Chinese food mana pernah salah, sih? Apalagi sajian capcay kuah ayam ini. Lengkap semua mulai dari serat hingga protein.
Bahan:
Cara membuat: Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Lalu masukkan ayam suwir dan sayuran. Tambahkan air, saus tomat. Masukkan garam dan gula pasir. Jangan lupa koreksi rasa. Masak hingga sayur empuk.
Bahan:
Cara membuat: Tumis bawang bombay, lalu masukkan daging hingga berubah warna. Tambahkan paprika, lada hitam, saus tiram. Lalu sajikan di atas nasi hangat.
Cover: Freepik