15 SMP Negeri Unggulan di daerah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur

Education

Fannya Gita Alamanda・19 Aug 2022

detail-thumb

Ini dia 15 SMP negeri unggulan daerah Jawa, semoga bisa membantu para mommies yang sedang mencari sekolah untuk anaknya, ya!

Setelah menuliskan mengenai SMP unggulan di Jabodebatek, baik itu yang SMP negeri dan SMP Swasta, kali ini Mommies Daily mau kasih daftar SMP negeri unggulan di daerah Jawa.

Mommies, perlu diingat, daftar SMP Negeri terbaik di bawah ini diambil dari data nilai UN 2019, karena seperti yang kita tahu dalam 2 tahun terakhir UN ditiadakan akibat pandemi Covid-19. Dilansir dari kemdikbud.go.id, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memutuskan untuk meniadakan ujian nasional (UN) dan ujian kesetaraan di tahun 2021.

Baca juga: 15 SMP Swasta Unggulan di Daerah Jawa

Ini dia 15 SMP Negeri Unggulan di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur

JAWA BARAT

1. SMP Negeri 1 Bekasi
Rata-rata Nilai UN= 88,65
2. SMP Negeri 1 Bogor
Rata-rata Nilai UN= 88,01
3. SMP Negeri 1 Cimahi
Rata-rata Nilai UN= 87,40
4. SMP Negeri 4 Bogor
Rata-rata Nilai UN= 85,72
5. SMP Negeri 5 Bandung
Rata-rata Nilai UN= 85,30

JAWA TENGAH

1. SMP Negeri 1 Magelang
Rata-rata Nilai UN: 92,04
2. SMP Negeri 1 Boyolali
Rata-rata Nilai UN: 91,56
3. SMP Negeri 1 Muntilan
Rata-rata Nilai UN: 91,31
4. SMP Negeri 2 Purworejo
Rata-rata Nilai UN: 91,30
5. SMP Negeri 2 Semarang
Rata-rata Nilai UN: 90,95

JAWA TIMUR

1. SMP Negeri 1 Surabaya
Rata-rata Nilai UN: 93,52
2. SMP Negeri 1 Tuban
Rata-rata Nilai UN: 90,29
3. SMP Negeri 6 Surabaya
Rata-rata Nilai UN: 90,15
4. SMP Negeri 2 Jember
Rata-rata Nilai UN: 89,59
5. SMP Negeri 1 Gresik
Rata-rata Nilai UN: 88,44

Tips Memilih Sekolah Menengah Pertama

Ini beberapa faktor yang perlu Mommies pertimbangkan saat memutuskan sekolah menengah mana yang tepat untuk anak Anda.

Lingkungan Sekolah

• Ini adalah lingkungan di sekitar sekolah dan lingkungan sekolah itu sendiri. Mommies bisa mengamati warga di sekitar sekolah. Apakah lingkungannya aman? Apakah warga di sekitar sering terlibat tawuran? Apakah sering terjadi tindak kriminal? Apakah lingkungan di dalam sekolah bisa menunjang keamanan dan kenyamanan kegiatan belajar mengajar?
• Fasilitas yang lengkap dan bersih seperti ruang kelas, lapangan olahraga, kantin, perpustakaan, UKS, toilet, dan taman bermain.
• Perbandingan jumlah murid-guru sesuai sehingga anak akan mendapatkan perhatian yang cukup.
• Sekolah punya kebijakan yang Anda setujui dalam menangani tindakan dan perilaku buruk dan kasar. Punya program pencegahan dan cara menangani tindakan kekerasan, pelecehan, intimidasi, dan perundungan.
• Ketahui cara sekolah mencegah dan menangani masalah narkoba, alkohol, dan tembakau.
• Sekolah memiliki cara untuk mencegah agar siswa tidak diskors atau dikeluarkan.
• Sekolah memiliki sistem pertemanan untuk membantu anak-anak merasa nyaman di lingkungan baru.

Staf di sekolah

• Sekolah memiliki psikolog atau terapis untuk membantu murid-murid.
• Guru dan spesialis dilatih untuk mengenali dan bekerja dengan baik dengan anak-anak yang belajar dan berpikir secara berbeda.
• Sekolah paham bagaimana menangani masalah disiplin dan perilaku, serta memiliki kebijakan tertulis.
• Guru-guru menguasai mata pelajaran yang mereka ajarkan.

Kenyamanan anak

• Ini penting. Libatkan anak dalam memilih sekolahnya meskipun keputusan terakhir tetap ada di tangan orang tua.
• Jarak sekolah tidak terlalu jauh dari tempat tinggal.
• Jika harus naik kendaraan umum, pastikan anak Anda kenal baik rute perjalanannya dan ada yang menemani (minimal 1 bulan pertama).
• Metode mengajar para guru dapat mendukung kebutuhan belajar para murid.

Kenyamanan Anda

• Sekolah tidak terlalu jauh dari rumah agar mudah saat mengantar dan menjemput anak.
• Komunikasi yang terjalin baik antara wali kelas dan orang tua murid.
• Ada kebijakan untuk menginformasikan kepada orang tua mengenai kemajuan belajar dan masalah anak di sekolah.

Kegiatan belajar mengajar

• Jumlah pekerjaan rumah dan jam belajar yang masuk akal.
• Sekolah memiliki visi dan misi yang jelas, terukur, dan realistis.
• Ada kegiatan seni, laboratorium sains praktis, dan laboratorium komputer.
• Mata pelajaran ilmu sosial, ilmu budaya, dan ilmu pasti diberikan dengan seimbang tanpa menganakemaskan salah satu dan menyepelekan yang lainnya.
• Tersedia kegiatan kelompok olahraga dan klub-klub sekolah (fotografi, film, biologi, debat, bahasa asing, dan lain lain).
• Menjadi siswa berprestasi di SMU setelah mereka lulus dari SMP.

Sumber artikel satu