Now Reading
10 Tanda Anda Adalah Seorang Pemimpin yang Buruk

10 Tanda Anda Adalah Seorang Pemimpin yang Buruk

Ini 10 tanda pemimpin yang buruk yang dapat menghancurkan sebuah perusahaan tempat dia bekerja

Ditulis oleh: Anita Desyanti

Jika akhir-akhir ini mommies mendapati lead di kantor mempunyai perilaku di bawah ini, ada baiknya segera konsultasi ke HRD, ya. Karena dampaknya tidak hanya merugikan kantor, tapi juga membuat tim yang awalnya baik-baik saja, berujung “gila” – kata Ronald E. Riggio, Ph.D., Profesor Kepemimpinan dan Psikologi Organisasi Henry R. Kravis di Claremont McKenna College.

Baca juga: Tips Membangun Jiwa Kepemimpinan Anak Perempuan

Berikut 10 tanda pemimpin yang buruk, hati-hati jangan sampai kita yang seperti ini

  1. Semuanya tentang “saya”

Pemimpin seperti ini dinamakan narsistik, ia hanya peduli pada dirinya sendiri dan hanya mencapai hasil yang menguntungkan pemimpin. Mengincar penghargaan yang ujung-ujungnya hanya untuk kemajuan pribadi. Ada sih perhatian yang diberikan ke tim, tapi porsinya sedikit. 

  1. Tidak menjalankan tanggung jawabnya dengan mumpuni

Nyaris tidak ada inisiatif untuk membuat berbagai skenario, atas masalah-masalah yang mungkin saja muncul. Jadi deh, kalau ada masalah datang, senangnya melempar kesalahan. Bahkan bisa lho menolak untuk bertindak jika sedang diperlukan. 

  1. Mengandalkan orang yang salah

Dia dikelilingi para penjilat, atau mereka yang inkompeten. Karakter lead seperti ini, tidak akan membawa timnya ke mana-mana, alias tidak bertumbuh.

  1. Keluar dari “rel”

Ada dua tipe pemimpin yang buruk yang kerap keluar dari jalur:

  • Saat mengalami kesulitan bukannya memberikan arahan solusi, tapi malah menyerang karyawannya.
  • Membuat ide gila alias tidak logis untuk dijalankan. Tapi menuntut timnya untuk merealisasikan hal tersebut. 
  1. Mengabaikan saran dan kritik

Padahal koreksi yang diberikan disampaikan dengan cara profesional, dan manusiawi, tapi malah membuat kesalahan yang sama berulang kali. Karena yang ada di benaknya, “kenapa saya yang harus bertanggung jawab?”

  1. Tidak mampu berpikir untuk jangka panjang

Terlalu fokus pada hasil jangka pendek, tidak memerhatikan konsekuensi jangka panjang. Padahal yang dia lakukan bertentangan dengan kepentingan tim dan organisasinya. 

  1. Tidak mampu berkomunikasi

Di level mana pun dalam organisasi yang namanya komunikasi, kan, hal yang sangat krusial yah? Apa jadinya jika pemimpin tidak lihai dalam kemampuan ini? Bahaya!

Contohnya seperti ini, jika ada kabar terbaru mengenai proyek yang sedang digarap, dan harus segera dikerjakan. Tapi tidak disampaikan dengan tim, dan baru dikerjakan ketika sudah mepet deadline, nah, bisa runyam kan urusan?

  1. Tidak mampu “pasang badan”

Salah satu aspek terpenting dari sosok pemimpin adalah mengambil alih tanggung jawab ketika terjadi kesalahan, bahkan ketika mayoritas masalah hasil perbuatan timnya, padahal sudah mendapatkan arahan yang jelas. Dia akan mencari kambing hitam masalah tersebut, terutama ketika dia sendiri adalah penyebab utamanya.

  1. Tidak menepati janji

Mengumbar kenaikan gaji, promosi dan macam-macam fasilitas kepada timnya. Realitanya? Tidak pernah ditepati.

  1. Having no substance

Ternyata banyak orang yang mencapai posisi lead, hanya karena mereka terlihat baik, mengatakan hal-hal yang benar. Tapi kalau sudah bicara substansi, yaaa tidak ada. Dia tidak tahu apa yang dirinya lakukan, tidak ada jiwa pemimpin dalam dirinya.

Artikel diadaptasi dari sini

Baca juga: 9 Alasan Kenapa Punya Pemimpin Perempuan Itu Menyenangkan

View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top