Now Reading
5 Pelajaran yang Bisa Diambil dari Film Cruella

5 Pelajaran yang Bisa Diambil dari Film Cruella

Film Cruella sudah tayang di Disney+ Indonesia sejak 5 September lalu. Dari film tersebut, ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil. 

Apakah Mommies ingat dengan Cruella de Vil, tokoh antagonis dari kartun 101 Dalmatians? Memiliki rambut hitam dan putih serta sering menggunakan mantel berbulu, Cruella digambarkan sebagai tokoh eksentrik. Ia juga sering disebut sebagai “penyihir” dan “wanita jahat” karena memakai kulit 99 anak anjing Dalmatian untuk membuat mantel bulu bertotol hitam putih.

Kini, Disney membuat prekuel dan live action dari kisah tersebut dengan judul Cruella. Dibintangi oleh Emma Stone, film ini menceritakan asal-usul Cruella de Vil yang memiliki nama asli Estella. Dalam Cruella, kita akan diajak untuk melihat bagaimana masa kecil Estella yang malang, bakatnya di dunia mode, hingga obsesinya dengan anjing Dalmatian.

Meskipun memiliki tema crime-thriller, tetapi film ini masih aman untuk ditonton anak-anak. Tentunya dengan pendampingan ya, Mommies. Selain itu, ada pula beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari Cruella.

Tidak takut menjadi berbeda

Sejak lahir, Estella (nama asli Cruella) sudah memiliki hal berbeda dari anak-anak lainnya. Ia memiliki rambut hitam dan putih di masing-masing sisi. Selain itu, ia juga memiliki sifat yang membuatnya selalu menjadi sorotan banyak orang. Meski begitu, Estella tidak pernah merasa minder, ia merangkul setiap keunikan yang dimilikinya.

Bahkan, kepercayaan diri Estella sudah ditunjukkan di awal film. Dalam narasinya, Estella mengatakan: “Sejak awal, aku selalu memberi kesan tertentu”, “Aku bukan untuk semua orang”, dan “Sejak usia dini, caraku melihat dunia berbeda dari orang lain”.

Karena tidak takut menjadi berbeda, Estella pun selalu menjadi dirinya sendiri. Ia tidak pernah berpura-pura demi diterima di masyarakat. Kepercayaan diri yang tinggi membuat Estella berkembang menjadi lebih kreatif dan pantang menyerah menggapai impiannya sebagai perancang busana.

Jangan biarkan masa lalu menghambat masa depan kita

Cruella diceritakan memiliki masa kecil yang kurang menyenangkan. Sejak bayi, Estella dirawat oleh ibu tunggal dengan ekonomi yang kurang baik. Kemudian, saat SD, Estella juga harus kehilangan ibunya. Ia pun terpaksa hidup luntang-lantung dan berhenti sekolah.

Meskipun awalnya sedih, tetapi Estella tidak pernah putus asa. Kondisi serba kekurangan juga tidak menghambat Estella untuk menggenggam mimpinya. Dan ketika kesempatan baik datang, Estella langsung maju tanpa ragu. Ia tidak pernah pesimis dan membiarkan masa lalu menghambat masa depannya.

Teman sejati adalah keluarga

Setelah ditinggal ibunya, Estella kecil dan anjingnya berkelana hingga sampai di kota London. Tanpa sengaja, ia bertemu dengan dua anak yang umurnya tak jauh berbeda, yaitu Jasper dan Horace. Keduanya juga sudah tidak memiliki keluarga. Estella pun akhirnya tinggal bersama dengan Jasper dan Horace hingga dewasa. Mereka bertahan hidup bersama-sama.

Trio ini membentuk ikatan kuat yang sulit untuk dirusak siapa pun, meskipun tidak memiliki hubungan darah sama sekali. Ketika dunia seakan memusuhi, mereka saling menjaga satu sama lain. Dari sana, kita bisa mengambil pelajaran bahwa orang yang awalnya benar-benar asing, bisa melindungi dan membuat kita merasa nyaman seperti keluarga sendiri. Meskipun baru bertemu dengan Estella, tetapi Jasper dan Horace membuka hati mereka untuk menerimanya sejak awal.

Tidak melupakan orang yang berjasa dalam hidup

Terkadang saat sudah berada di puncak kesuksesan, banyak orang lupa dengan orang-orang di sekitarnya. Mereka terlalu terbuai dengan keberhasilan yang didapat. Hal ini juga sempat terjadi pada Cruella.

Setelah berhasil menjadi perancang busana dan dipuji banyak orang, Cruella segera menunjukkan sikap haus kekuasaan yang sebelumnya telah digambarkan pada film 101 Dalmatians. Meski begitu, ia kemudian menyadari bahwa teman-temannya adalah pendukung utama dan menjadi kekuatan supernya selama ini.

Selalu ada alasan di balik sesuatu

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, film ini menjelaskan latar belakang Cruella sehingga kita bisa lebih mengenal karakternya yang nyentrik. Meskipun ia bertindak kejam dan perilakunya juga tidak bisa ditolerir, tetapi ada alasan mengapa Cruella sangat membenci anjing Dalmatian. Pelajaran terakhir yang bisa kita ambil dari film ini mungkin sesuai dengan kutipan yang selama ini sering didengar: “Everyone you meet is fighting a battle you know nothing about”.

Itu dia lima pelajaran yang bisa diambil dari film Cruella. Jika Mommies belum menontonnya, bisa segera streaming di Disney+, ya!

BACA JUGA:

Rekomendasi Film dan Serial di Disney+ Hotstar

Netflix dan Disney+, Mana yang Lebih Bagus untuk Anak-anak?

View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top